Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Jika Sering Menggunakan 8 Frasa Ini, Mereka Bukan Orang Baik Secara Psikologis

Jika Sering Menggunakan 8 Frasa Ini, Mereka Bukan Orang Baik Secara Psikologis

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Banyak orang terlihat ramah, sopan, dan selalu tersenyum. Namun psikologi modern mengingatkan kita akan satu hal penting: kebaikan yang sebenarnya tidak selalu terlihat dari sikap luar, tetapi dari pola bahasa yang konsisten.

Kata-kata menjadi cerminan cara seseorang berpikir, melihat orang lain, dan—yang paling penting—bagaimana mereka bersikap terhadap sesama ketika tidak ada keuntungan pribadi.

Ahli psikologi sosial sepakat bahwa bahasa sehari-hari sering kali menjadi indikasi dari sifat seseorang.

Seseorang mungkin dapat memperlihatkan kebaikan secara sekali-sekali melalui tindakan, namun ucapan yang sering muncul dalam percakapan alami sulit untuk disembunyikan.

Dilaporkan oleh Geediting pada Kamis (18/12), terdapat delapan frasa yang, menurut psikologi, sering muncul pada orang yang tidak benar-benar berniat baik, meskipun mereka tampak biasa atau bahkan menyenangkan di permukaan.

1. “Aku hanya jujur, kok”

Frasa ini terdengar mulia, namun dalam bidang komunikasi psikologi, sering kali digunakan sebagai alasan untuk berkata kasar, merendahkan, atau menyakiti. Seseorang yang benar-benar baik menyadari bahwa kejujuran tidak selalu harus menyakitkan.

Studi menemukan bahwa individu yang memiliki empati tinggi cenderung mengatur kejujuran mereka dengan mempertimbangkan perasaan orang lain. Di sisi lain, orang yang bersembunyi di balik “kejujuran” sering kali lebih fokus pada penyampaian pendapat pribadi daripada dampaknya terhadap orang lain.

2. “Kamu terlalu sensitif”

Ini merupakan salah satu bentuk penyangkalan emosional yang paling sering terjadi. Kalimat ini tidak menyelesaikan masalah—justru menghentikan perasaan orang yang berbicara.

Dalam psikologi, ini merupakan metode pengaruh halus yang menyebabkan orang lain meragukan perasaan mereka sendiri. Seseorang yang baik akan berusaha memahami emosi, bukan mengolok-olok atau mengabaikannya.

3. “Semua orang juga melakukannya”

Kalimat ini menunjukkan pengelakan dari tanggung jawab moral. Dengan menyamakan diri dengan “semua orang”, seseorang berusaha menghilangkan perasaan bersalah atau kritik.

Psikologi moral mengistilahkan hal ini sebagai penyebaran tanggung jawab. Seseorang yang memiliki integritas justru berani mengatakan, “Aku salah,” tanpa perlu menyembunyikan diri di balik tindakan kebanyakan orang.

4. “Itu bukan salahku”

Tentu, tidak semua hal selalu disebabkan oleh kesalahan diri sendiri. Namun, orang yang terus-menerus mengucapkan frasa ini biasanya memiliki pola pikir yang cenderung menempatkan sumber masalah di luar dirinya—selalu menyalahkan kondisi, orang lain, atau takdir.

Di sisi lain, seseorang yang sehat secara psikologis mampu mengakui peran mereka, meskipun kecil, dalam suatu masalah. Tanggung jawab merupakan dasar dari kepribadian.

5. “Aku melakukannya untuk kebaikanmu”

Frasa ini terdengar baik hati, namun sering dimanfaatkan sebagai alat pengendali emosional. Dalam psikologi hubungan, hal ini bisa berupa bentuk membangkitkan rasa bersalah.

Kebaikan yang sesungguhnya tidak mengharapkan balasan secara emosional. Jika suatu tindakan terus disebut sebagai “pengorbanan”, kemungkinan besar bukanlah kejujuran, melainkan sebuah transaksi yang disembunyikan.

6. “Aku memang seperti itu”

Ini merupakan penolakan terhadap perkembangan pribadi. Psikologi kepribadian menekankan bahwa manusia bersifat fleksibel—dapat berubah, belajar, dan tumbuh.

Orang yang menggunakannya biasanya menutup pintu kritik dan kesempatan belajar. Mereka memanfaatkan “kepribadian” sebagai alasan untuk tetap bersikap negatif tanpa merasa harus berubah.

7. “Kamu berlebihan”

Sama halnya dengan “terlalu sensitif”, frasa ini mengabaikan pengalaman pribadi seseorang. Secara jangka panjang, hal ini bisa merusak rasa percaya diri dan kenyamanan emosional.

Psikologi menyatakan bahwa seseorang yang baik akan bertanya, “Apa yang membuatmu merasa demikian?” alih-alih langsung menilai respons orang lain sebagai berlebihan.

8. “Baiklah, abaikan saja” (tanpa menyelesaikan permasalahan)

Berpacu pada kedamaian memang baik, namun menghindari perselisihan dengan cara menghentikan komunikasi menunjukkan ketidakmatangan emosional.

Seseorang yang baik tidak merasa takut menghadapi percakapan berat. Mereka menyadari bahwa menyelesaikan masalah lebih penting daripada hanya menjaga suasana tetap “damai” di permukaan.

Kesimpulan: Keunggulan Terlihat dari Bahasa yang Konsisten

Psikologi tidak menilai seseorang hanya dari beberapa kalimat yang diucapkan saat emosi sedang tinggi. Namun, ketika frasa-frasa di atas muncul secara berulang, hal itu membentuk suatu pola—dan pola tersebut mencerminkan kepribadian.

Seseorang yang benar-benar baik mungkin tidak sempurna, tetapi mereka:

Mau bertanggung jawab

Menghargai perasaan orang lain

Bukan menjadikan kejujuran sebagai senjata

Bersedia bertumbuh dan berubah

Pada akhirnya, kebaikan yang asli tidak memerlukan sorak-sorai. Ia tidak membutuhkan perlindungan, tidak memaksakan diri, dan tidak merendahkan. Ia muncul melalui pemilihan kata yang penuh perhatian, bahkan ketika sedang berselisih pendapat.

Dan mungkin, psikologi mengingatkan kita tidak hanya untuk waspada terhadap orang lain—tetapi juga untuk jujur pada diri sendiri: frasa apa yang paling sering kita gunakan? ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spora Lumut Tahan Hidup 283 Hari di Luar Angkasa

    Spora Lumut Tahan Hidup 283 Hari di Luar Angkasa

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Para astronot mengikat 20 ribusporaTumbuhan lumut di bagian luar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama 283 hari untuk menguji ketahanannya terhadap kondisi ekstrem luar angkasa. Eksperimen yang dimulai pada 4 Maret 2022 menunjukkan sebagian besar spora tetap bertahan dan mampu tumbuh kembali setelah dibawa kembali ke Bumi melalui kapsul.SpaceX. Tomomichi Fujita dari Universitas Hokkaido, […]

  • Perintah Prabowo untuk Airlangga, Purbaya, dan Danantara soal Utang Kereta Cepat Whoosh

    Perintah Prabowo untuk Airlangga, Purbaya, dan Danantara soal Utang Kereta Cepat Whoosh

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran menterinya untuk mencari skema terbaik menyelesaikan masalah utang kereta cepat Jakarta—Bandung Whoosh. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa perintah itu diberikan oleh Presiden Prabowo kepada jajaran menteri saat rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (29/10/2025) malam. Dikutip dari Antara, Prasetyo mengungkapkan bahwa arahan Presiden […]

  • Informasi Terkini tentang Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, dan Waspada Hoaks

    Informasi Terkini tentang Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, dan Waspada Hoaks

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 masih dalam proses persiapan. Meski belum resmi dibuka, berbagai informasi mengenai syarat, dokumen yang diperlukan, dan tahapan seleksi telah mulai beredar. Masyarakat yang tertarik untuk mendaftar sebaiknya mempersiapkan diri dengan memahami seluruh ketentuan yang berlaku. Syarat Umum yang Harus Dipenuhi Untuk bisa menjadi CPNS, calon pelamar […]

  • 1.606 Keluarga Resiko Stunting Mendapatkan Daging Ayam Dan Telur Di 3 Kecamatan

    1.606 Keluarga Resiko Stunting Mendapatkan Daging Ayam Dan Telur Di 3 Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Plt. Ketua TP.PKK Sidoarjo, Sriatun Subandi terus berkomitmen dalam pengentasan penanganan stunting. Salah satu upaya dengan penyaluran bantuan pangan kepada Keluarga Resiko Stunting (KRS) yang didampingi oleh Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas P3AKB dan Kantor Pos Indonesia. Penyaluran dilakukan di 3 Kecamatan dengan total 1.606 KRS, yaitu Kecamatan Tanggulangin, […]

  • Kabid Kesjas Korbrimob Polri Pimpin Kegiatan Donor Darah Peringati HUT Ke-54 KORPRI Polri Tahun 2025

    Kabid Kesjas Korbrimob Polri Pimpin Kegiatan Donor Darah Peringati HUT Ke-54 KORPRI Polri Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 183
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Polri, Bidang Kesehatan dan Jasmani (Kesjas) Korbrimob Polri menyelenggarakan kegiatan donor darah yang berlangsung di Gedung Fasilitas Umum Lantai 3, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Kelapadua, Cimanggis, Depok. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kabid Kesjas Korbrimob Polri Kombes Pol. Bambang Wiji […]

  • Top Skor Championship Terbaru! Solusi Instan Persebaya Surabaya Tingkatkan Serangan

    Top Skor Championship Terbaru! Solusi Instan Persebaya Surabaya Tingkatkan Serangan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Persebaya Surabaya Mengincar Striker Top Skor Championship untuk Memperbaiki Lini Serangan DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya sedang menghadapi tantangan serius di awal musim Super League 2025/2026. Performa lini depan yang kurang memuaskan menjadi perhatian utama, terutama setelah striker asing mereka gagal menunjukkan ketajaman yang diharapkan. Hal ini membuat manajemen klub mulai mencari solusi cepat agar target juara […]

expand_less