Dedi Mulyadi Mulai Rekonstruksi Situs Gunung Padang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 16 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencanangkan dimulainya rekonstruksi Situs Gunung Padangdi Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, pada Senin, 15 Desember 2025. “Saya mengucapkan terima kasih, rekonstruksi Gunung Padangdikawitan(dimulai), kata dia dilaporkan dari pernyataan pers Humas Jabar, Selasa, 16 Desember 2025.
Dedi tidak menjelaskan secara rinci besaran biaya yang diperlukan untuk merekonstruksi Situs Gunung Padang. Namun, ia menyatakan bahwa APBD Jawa Barat bersedia berpartisipasi dalam membiayai proses rekonstruksi situs tersebut bersama pemerintah pusat dan Kabupaten Cianjur. “Negara bertanggung jawab sepenuhnya terhadap berbagai rekonstruksi peninggalan sejarah. Biaya harus tersedia, bahkan jika tidak tersedia maka harus disediakan,” ujar Dedi Mulyadi.
Dedi berharap proses pemugaran Situs Gunung Padang berjalan dengan lancar dan aman. “Semoga hari ini bisa tercapai. Kita tidak lagi membicarakan siapa yang memiliki kewenangan dari Kementerian Kebudayaan, pemerintah provinsi, atau pemerintah kabupaten. Semuanya adalah tanggung jawab kita dalam menjaga. Yang membedakan hanyalah nama pengelolaan dana saja,” ujarnya.
Ia menyatakan Situs Gunung Padang sebagai bukti peradaban leluhur yang menciptakan tempat untuk melihat gambaran alam secara menyeluruh. “Gunung berarti puncak tertinggi dari sebuah peradaban. Padang berarti alam yang luas,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan menyatakan pemerintah provinsi sepenuhnya mendukung upaya rekonstruksi Situs Gunung Padang yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. “Kegiatan ini pasti akan mengungkap informasi sejarah yang lebih mendalam mengenai masyarakat pada masa lalu,” ujarnya dalam pernyataan yang dirilis, Selasa.
Iendra menyatakan bahwa rekonstruksi Situs Gunung Padang tidak hanya menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga meningkatkan daya tarik pariwisata. “Terlebih lagi kita telah didukung oleh akses kereta api melalui program West Java Traincation,” ujarnya. ***

>
>
Saat ini belum ada komentar