Ringkasan Berita:
-
Pemkot Surabaya menuntaskan 13.058 dari total 13.091 aduan warga yang masuk via Hotline Lapor Cak Eri sejak 11 Mei hingga 31 Juli 2026, dengan target respon maksimal 1 x 24 jam.
-
Isu parkir liar (2.187 laporan), lalu lintas & PKL (1.207), pendidikan (1.003), serta sosial kemasyarakatan (960) menjadi deretan persoalan yang paling banyak dilaporkan warga.
-
Dinkominfo Surabaya menegaskan data aduan dari Hotline Lapor Cak Eri dan aplikasi Wargaku digunakan sebagai pijakan evaluasi harian serta penentuan prioritas kebijakan Pemkot.
Surabaya, Diagramkota.com — Tingginya partisipasi publik dalam mengawal kinerja pelayanan Pemkot Surabaya terlihat jelas dari masifnya pemanfaatan kanal aduan digital.
Sejak resmi diluncurkan pada 11 Mei hingga 31 Juli 2026, Hotline Lapor Cak Eri mencatat total 13.091 pengaduan masyarakat. Dari jumlah fantastis tersebut, sebanyak 13.058 laporan (99,7%) berhasil dituntaskan, sementara 33 laporan sisa masih dalam proses penanganan teknis di lapangan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menegaskan bahwa tingginya angka aduan bukan menandakan penurunan kualitas layanan, melainkan bukti makin tingginya kepercayaan warga terhadap kecepatan tindakan pemkot.
“Semakin banyak masyarakat menyampaikan laporan, semakin banyak pula persoalan riil yang bisa dipetakan. Data inilah yang menjadi dasar pemerintah menentukan kebijakan dan prioritas pelayanan,” ujar Eddy, Senin (3/8/2026).
Masalah Parkir, Jalan Berlubang, dan PKL Paling Mendominasi
Berdasarkan rekapitulasi data Dinkominfo Surabaya hingga akhir Juli 2026, isu tata kelola perparkiran menjadi aduan yang paling banyak dikeluhkan warga, disusul oleh masalah kemacetan lalu lintas dan perantingan pohon.
| Topik Aduan Utama | Jumlah Laporan | Perangkat Daerah Terbanyak Diberi Laporan |
| Masalah Parkir | 2.187 Laporan | Dishub Surabaya: 3.079 Laporan |
| Lalu Lintas & PKL | 1.207 Laporan | DSDABM (Bina Marga): 1.771 Laporan |
| Pendidikan | 1.003 Laporan | Dinas Lingkungan Hidup: 850 Laporan |
| Sosial Kemasyarakatan | 960 Laporan | Dinas Pendidikan: 847 Laporan |
Selain via Hotline Lapor Cak Eri, Pemkot Surabaya juga merampungkan 1.563 aduan masyarakat melalui Aplikasi Wargaku (periode 6 Mei – 31 Juli 2026) yang didominasi masalah jalan berlubang, Penerangan Jalan Umum (PJU), dan pemangkasan pohon rimbun.
Terapkan Standar Respon 1 x 24 Jam dan Etika Komunikasi Santun
Guna menjamin kepastian penanganan, Pemkot Surabaya mewajibkan seluruh jajaran Perangkat Daerah (PD), camat, hingga lurah untuk memberikan kejelasan respon awal maksimal 1 x 24 jam.
Untuk mempercepat verifikasi lapangan, warga diimbau untuk selalu melampirkan foto dokumentasi serta pin lokasi (drop point) yang presisi saat melapor.
“Evaluasi penyelenggaraan parkir dan layanan publik kami lakukan setiap hari berdasarkan data pengaduan riil, bukan asumsi. Target kami bukan hanya menjawab laporan, tetapi memastikan setiap pengaduan benar-benar ditindaklanjuti dengan solusi konkret dan komunikasi yang santun,” pungkas Eddy.
