Dukcapil Prima Award, Pemkot Surabaya Tembus 10 Besar Nasional Aktivasi IKD

Ringkasan Berita:

  • Pemkot Surabaya meraih penghargaan “Dukcapil Prima Award” dari Kemendagri RI untuk kategori kabupaten/kota berpenduduk besar atas komitmen pelayanan adminduk cepat dan berbasis digital.

  • Surabaya berhasil menembus 10 besar nasional dalam aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang telah menyentuh angka 37,24 persen per 3 Agustus 2026.

  • Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan data adminduk sebagai fondasi prinsip One Data, One Map, One Policy, di mana integrasi layanan jemput bola telah diperluas hingga tingkat Balai RW.

Jakarta, Diagramkota.com — Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menghadirkan transformasi digital administrasi kependudukan (Adminduk) yang mudah, cepat, dan transparan kembali membuahkan apresiasi bergengsi di tingkat nasional.

Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kota Surabaya resmi menyabet penghargaan “Dukcapil Prima Award” dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia untuk kategori kabupaten/kota dengan jumlah penduduk besar.

Tropy dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penyerahan IKD Dukcapil Prima Award di Jakarta, Senin (3/8/2026).

“Data kependudukan adalah pintu pertama bagi pemerintah untuk mengetahui siapa warganya, bagaimana kondisinya, apa persoalannya, serta intervensi apa yang harus diberikan. Karena itu, Surabaya membangun prinsip One Data, One Map, One Policy,” ujar Wali Kota Eri usai menerima penghargaan di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Tembus 10 Besar Aktivasi IKD Nasional Hingga 37,24 Persen

Tak hanya memboyong Dukcapil Prima Award, Kota Surabaya juga sukses menembus jajaran 10 besar nasional dalam capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Berdasarkan data mutakhir per 3 Agustus 2026, persentase capaian aktivasi IKD warga Kota Pahlawan telah melonjak hingga 37,24 persen.

Beberapa poin kunci keberhasilan dan inovasi Disdukcapil Surabaya:

  • Penilaian Dukcapil Prima Award: Cakupan kepemilikan dokumen adminduk yang mutakhir, percepatan perekaman KTP-el, penerbitan akta pencatatan sipil, hingga masifnya implementasi IKD.

  • Layanan Jemput Bola di Balai RW: Mendekatkan akses perekaman KTP-el dan aktivasi IKD hingga ke garda terdepan di lingkungan Balai RW agar tidak terkendala jarak dan waktu.

  • Integrasi Kebijakan Publik: Pemanfaatan data kependudukan digital secara akurat sebagai basis penyaluran bantuan sosial, kesehatan, dan pendidikan tepat sasaran.

Dorong Kemudahan Akses Adminduk Berbasis Digital

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad, mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi pemicu semangat jajarannya untuk terus memperluas jangkauan layanan digital kependudukan di seluruh sudut kota.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemkot Surabaya serta dukungan masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan adminduk, memperluas pemanfaatan layanan digital hingga Balai RW, serta mendorong warga aktif memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital,” kata Irvan.

Ke depan, Disdukcapil Kota Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan integrasi sistem adminduk guna mewujudkan ekosistem pelayanan publik yang serba praktis, aman, dan transparan bagi seluruh warga Surabaya.