Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Mencuat Viral Kepermukaan Pubik” Oknum Jajaran Polres KP3 Surabaya “Menganiaya Anak Dibawah Umur”,

Mencuat Viral Kepermukaan Pubik” Oknum Jajaran Polres KP3 Surabaya “Menganiaya Anak Dibawah Umur”,

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dugaan tindakan kekerasan terhadap anak yang melibatkan oknum anggota kepolisian di kawasan Pacar Kembang, Surabaya, menuai sorotan tajam dan memicu desakan publik agar aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa kompromi.

Seorang anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berinisial Aipda SH diduga melakukan tindakan yang membahayakan anak-anak dengan melempar paving blok saat mereka sedang bermain sepak bola di lingkungan kampung.

Peristiwa ini dinilai tidak hanya berpotensi melanggar hukum pidana, tetapi juga mencederai nilai-nilai Tribrata, yang menjadi dasar moral setiap anggota Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Pelapor sekaligus orang tua korban, Moch Umar, menyebut terdapat empat anak yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Namun, hanya tiga anak yang berani melapor.

“Satu korban tidak melapor karena orang tuanya merasa takut,” ungkapnya, Minggu (3/5/2026).

Tiga korban yang melapor masing-masing berinisial SBR (14), BS (15), dan NG (15). Mereka diduga mengalami tekanan dan trauma akibat tindakan tersebut.

Kejadian bermula saat bola yang dimainkan anak-anak mengenai pagar rumah warga. Diduga tersulut emosi, oknum polisi tersebut keluar rumah dan melempar paving blok ke arah anak-anak.

Meski tidak mengenai korban, tindakan itu dinilai berbahaya dan berpotensi menimbulkan cedera serius.

Secara hukum, perbuatan tersebut berpotensi melanggar:

Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,

Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sebagai anggota Polri, pelaku juga terikat aturan disiplin dan kode etik profesi.

Jika terbukti bersalah, oknum tersebut tidak hanya menghadapi proses pidana, tetapi juga sanksi etik internal hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Bahkan, dalam ketentuan disiplin Polri, tindakan kekerasan, terlebih yang membahayakan keselamatan dapat dikategorikan sebagai pelanggaran berat.

Sudah Dilaporkan, Publik Menunggu Ketegasan Aparat

Pihak kepolisian membenarkan bahwa kasus ini telah dilaporkan.

Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menyampaikan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya, dan saat ini prosesnya menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini juga telah dilaporkan kepada Kapolres Tanjung Perak Surabaya serta Propam, dan oknum yang bersangkutan disebut telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Pihak kepolisian juga membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan anggota aktif Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi institusi Polri. Publik menilai, cara penanganan perkara ini akan menentukan apakah prinsip “tidak ada yang kebal hukum” benar-benar ditegakkan.

Desakan pun menguat agar proses hukum dilakukan secara terbuka, profesional, dan tidak berhenti pada klarifikasi semata.

Jika penanganan berjalan lambat atau tidak transparan, dikhawatirkan akan semakin menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Terlebih, adanya korban yang tidak berani melapor karena takut menjadi indikator bahwa rasa aman masyarakat masih belum sepenuhnya terjamin.

Tuntutan Publik: Tidak Cukup Klarifikasi, Harus Ada Tindakan Nyata

Sejumlah elemen masyarakat sipil menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan persuasif atau mediasi semata.

Publik menuntut:

-Proses hukum yang transparan dan akuntabel

-Penindakan tanpa tebang pilih

-Sanksi tegas, termasuk PTDH jika terbukti bersalah

“Ini bukan sekadar persoalan disiplin internal. Ini menyangkut keselamatan anak dan wibawa hukum. Tidak boleh ada toleransi,” ujar salah satu aktivis.

Anak Butuh Perlindungan, Bukan Ancaman

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab moral yang besar di tengah masyarakat.

Ketika anak-anak yang seharusnya dilindungi, justru merasa terancam, maka yang dipertaruhkan bukan hanya satu kasus, tetapi kepercayaan publik secara luas.

Masyarakat kini menunggu:

apakah hukum akan ditegakkan secara adil, atau kembali tumpul ke atas.

Berdasarkan Informasi Wartawan Saat Konfirmasi Minggu 03 – Mei – 2026 :

“Jawaban dari Suroto” : “karena pihak korban melaporkanya ke Polrestabes Surabaya, jadi nunggu tindakan pemeriksaan dari Polrestabes, yang pasti untuk kasus ini sudah disampaikan oleh pimpinan dan propam untuk tersangka sudah dipanggil dan memang bener pemberitaan tersebut memang anggota polres KP3”. “Dan sudah ada dipanggil dari pihak polrestabes Surabaya karena laporan orang tua korban di Polrestabes Surabaya”.(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Surabaya, Pasar Murah

    Komisi B DPRD Surabaya: Penyebab Pasar Murah Tidak Efektif dan Solusi yang Diperlukan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasar murah sering kali dianggap sebagai program bantuan sosial yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang hari raya. Namun, dalam praktiknya, beberapa tantangan muncul yang mengurangi efektivitas program ini. Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono (Buleks), menyampaikan pentingnya pengawasan yang ketat agar pasar murah benar-benar bisa menjangkau masyarakat […]

  • Bupati Pekalongan , KPK

    Bupati Pekalongan Nonaktif Mengungkap Detik-Detik Ditangkap KPK Saat Ngecas Mobil

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq mengungkapkan pengalaman pribadinya saat ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek. Menurutnya, penangkapan terjadi pada malam hari saat dirinya sedang mengecas mobil listrik bersama keluarga dan staf pribadi. “Saya sedang duduk di tempat cas mobil bersama anak saya, putri saya, dan yang lebih […]

  • Film hutang nyawa

    7 Alasan Film Horor ‘Hutang Nyawa’ Wajib Ditonton

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 636
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film horor “Hutang Nyawa” yang baru saja tayang pada 12 Desember 2024, kini tengah jadi perbincangan panas di dunia maya. Diangkat dari sebuah thread viral di Twitter yang dibaca oleh lebih dari 12,6 juta orang, film ini menawarkan pengalaman menegangkan yang siap mengguncang penonton. Poster yang misterius, teaser yang penuh ketegangan, dan kisah […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-79, 100 Personel Polres Pasuruan Donor Darah untuk Kemanusiaan

    Sambut Hari Bhayangkara ke-79, 100 Personel Polres Pasuruan Donor Darah untuk Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 231
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Pasuruan Polda Jatim menggelar kegiatan bakti kesehatan, donor darah. Pada kegiatan untuk kemanusiaan itu, lebih kurang 100 personel Polres Pasuruan Polda Jatim dan anggota Bhayangkari Cabang Pasuruan menyumbangkan darahnya di Gedung Tribrata Polres Pasuruan pada Senin (16/6/2025). Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla menyampaikan […]

  • Datang untuk Mengabdi, Hadir untuk Menyembuhkan: 9 Taruna Akpol dan SSDM Polri Laksanakan Trauma Healing Perdana di Aceh Tamiang

    Datang untuk Mengabdi, Hadir untuk Menyembuhkan: 9 Taruna Akpol dan SSDM Polri Laksanakan Trauma Healing Perdana di Aceh Tamiang

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tanpa membuang waktu untuk beristirahat, sesaat setelah tiba di Aceh Tamiang, 9 Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) didampingi Biro Psikologi SSDM Polri langsung turun ke lapangan melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengerahan 169 Taruna Akpol yang bertugas selama satu bulan penuh dalam Latihan Integrasi […]

  • LeBron James Pecahkan Rekor Kemenangan di NBA

    LeBron James Pecahkan Rekor Kemenangan di NBA

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – LeBron James, bintang Los Angeles Lakers, telah mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor kemenangan sebagai pemain NBA. Ia kini menjadi pemain yang paling sering berkontribusi dalam kemenangan tim selama kariernya. Dengan total 1.229 kemenangan, James melampaui rekor legenda NBA, Kareem Abdul-Jabbar. Rekor ini terdiri dari 1.045 kemenangan dalam pertandingan reguler dan 184 kemenangan di babak […]

expand_less