Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Surabaya Dipercepat, Target Selesai Juni 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kota Surabaya terus dimaksimalkan untuk memenuhi target penyelesaian pada 20 Juni 2026. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan tersebut dan menegaskan bahwa proyek ini menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Progres Pembangunan yang Menjanjikan
Saat ini, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya telah mencapai sekitar 45 persen. Kualitas pekerjaan dinilai baik, dengan partisipasi 571 tenaga kerja yang terus dioptimalkan agar proyek berjalan lebih cepat.
Menteri Dody menyampaikan bahwa secara umum, pekerjaan konstruksi yang dikerjakan oleh Waskita dan mitra berjalan dengan baik. Ia juga menyebutkan bahwa di Kabupaten Sampang, progres pembangunan SR Tahap II mencapai sekitar 40 persen. Meskipun ada beberapa lokasi yang masih tertinggal, secara keseluruhan situasi masih terkendali dan terus dikejar.
Fasilitas Lengkap untuk Mendukung Pendidikan Berkualitas
Sekolah Rakyat Tahap II di Kota Surabaya akan dibangun di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak. Lokasi ini memiliki luas lahan sekitar 6,6 hektare dengan status hak pakai Pemerintah Kota Surabaya.
Proyek ini dilaksanakan oleh kontraktor Waskita-CAG KSO melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur. Fasilitas yang disediakan mencakup ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas hingga 1.000 siswa. Selain itu, tersedia asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, instalasi air bersih, serta sarana olahraga seperti lapangan basket dan mini soccer.
Komitmen Pemerintah dalam Peningkatan Sumber Daya Manusia
Menteri Dody menekankan bahwa pembangunan SR merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
“Caranya ya dengan menyekolahkan putra-putri mereka di sekolah yang proper dan baik, diasramakan, diberikan baju dan makanan bergizi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga komitmen penyelesaian pekerjaan agar percepatan konstruksi dapat berjalan optimal. Dengan progres yang baik saat ini, ia optimis proyek akan selesai sebelum 20 Juni 2026 sehingga fasilitas bisa digunakan pada tahun ajaran baru.
Pengawasan dan Koordinasi Lapangan
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dody juga mengingatkan pentingnya penguatan koordinasi dan pengawasan di lapangan. Ia menekankan bahwa proyek yang masih tertinggal harus segera dikejar dengan langkah konkret, termasuk penambahan tenaga kerja dan penguatan pengawasan.
Kementerian PU berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan SR di berbagai daerah agar dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Tantangan dan Langkah Percepatan
Meski progres secara keseluruhan cukup baik, Menteri Dody mengakui adanya tantangan dalam pembangunan SR Tahap II. Ia menegaskan bahwa perlu adanya inovasi dan strategi tambahan untuk mempercepat penyelesaian proyek.
Dengan dukungan penuh dari pihak terkait, Menteri Dody yakin bahwa SR Tahap II Surabaya akan menjadi salah satu contoh sukses dalam pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkelanjutan.***

>
>
Saat ini belum ada komentar