Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kebijakan WFH Pemkot Surabaya: Efisiensi, Produktivitas, dan Tanggung Jawab

Kebijakan WFH Pemkot Surabaya: Efisiensi, Produktivitas, dan Tanggung Jawab

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya kembali menunjukkan inovasi dalam pengelolaan sumber daya manusia dengan menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) setiap hari Jumat. Langkah ini tidak hanya menjadi bentuk adaptasi terhadap dinamika kerja modern, tetapi juga strategi untuk meningkatkan efisiensi dan menjaga produktivitas pegawai. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 57 Tahun 2026 yang menjadi dasar transformasi sistem kerja di lingkungan pemerintahan daerah.

Tujuan dan Strategi Kerja Fleksibel

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa kebijakan WFH bukan sekadar relaksasi kerja. Ia menekankan bahwa tujuan utama adalah memastikan kinerja pegawai tetap optimal meskipun bekerja dari rumah. “Yang terpenting adalah kinerja. Setiap pegawai memiliki target harian yang harus diselesaikan. Bekerja dari rumah tidak menjadi masalah, selama output terpenuhi dan tidak mengganggu layanan,” ujarnya.

Implementasi kebijakan ini dilakukan secara bertahap. Tidak semua perangkat daerah dapat menerapkan WFH. Pegawai yang berada di bidang pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, evakuasi, penyelamatan, dan administrasi tetap bekerja di kantor. Pejabat struktural mulai dari kepala dinas hingga lurah wajib hadir pada hari Jumat untuk memastikan pengawasan tetap berjalan.

Pemantauan dan Evaluasi Kinerja

Untuk memastikan efektivitas kebijakan ini, Pemkot Surabaya melakukan pemantauan ketat terhadap kinerja pegawai. Setiap kepala perangkat daerah bertanggung jawab menetapkan target kerja harian serta memastikan capaian pegawai melalui sistem digital. Sistem pemantauan mencakup absensi berbasis lokasi dan rapat koordinasi daring.

Selain itu, kebijakan ini juga diukur dari dampaknya terhadap efisiensi anggaran. Penghematan listrik, air, dan bahan bakar minyak (BBM) menjadi indikator utama. Pengurangan konsumsi BBM dihitung dari berkurangnya mobilitas, baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi pegawai. Pemkot Surabaya juga mendorong penggunaan transportasi non fosil seperti kendaraan listrik atau sepeda, terutama pada hari Selasa sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon.

Disiplin dan Sanksi bagi Pelanggar

Meski kebijakan WFH diterapkan, disiplin tetap menjadi prioritas. ASN yang tidak memenuhi target kinerja akan dikenai sanksi secara bertahap, mulai dari ringan hingga berat. Ketentuan ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN. Sanksi ringan bisa berupa teguran atau penurunan pangkat, sedangkan sanksi berat mencakup pencopotan jabatan hingga pemberhentian sebagai ASN.

Persiapan Digitalisasi yang Matang

Surabaya telah siap menjalankan skema kerja fleksibel ini. Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kota Pahlawan telah mencapai 4,78 dari skala maksimal 5 pada 2025. Ini menunjukkan bahwa mayoritas layanan publik sudah terdigitalisasi. Namun, Eddy menegaskan bahwa literasi digital masyarakat masih perlu ditingkatkan agar layanan daring dapat dimanfaatkan secara optimal.

Respons dari DPRD Surabaya

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menyambut baik kebijakan ini sebagai respons terhadap dinamika global, terutama terkait fluktuasi energi. Menurutnya, WFH efektif menekan konsumsi energi karena mengurangi mobilitas yang bergantung pada BBM. Ia menilai Surabaya memiliki modal kuat untuk menjalankan kebijakan ini, terutama dari sisi digitalisasi dan pengalaman saat pandemi.

Arif Fathoni juga mendorong agar kebijakan ini tidak berhenti sebagai langkah jangka pendek, tetapi menjadi strategi berkelanjutan. Salah satu yang didorong adalah percepatan konversi kendaraan operasional pemerintah dari berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.

Dengan kombinasi pengawasan ketat, target kinerja yang jelas, dan dukungan sistem digital, Pemkot Surabaya mencoba membuktikan bahwa kerja fleksibel bukan berarti menurunkan produktivitas. Sebaliknya, WFH justru diarahkan menjadi instrumen efisiensi tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik. Kebijakan ini menjadi contoh inovasi yang seimbang antara kenyamanan dan tanggung jawab.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazio vs Fiorentina ,Serie A Atalanta , Bologna

    Performa Atalanta di Kandang Bologna: Tiga Laga Terakhir yang Menjadi Catatan Penting

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Atalanta dan Bologna di Serie A Italia selalu menjadi pertarungan menarik, terutama karena kedua tim memiliki kisah masing-masing dalam laga-laga mereka. Pada pekan ke-19 Serie A 2025/2026, Atalanta akan kembali mengunjungi markas Bologna di Stadio Renato Dall’Ara. Pertemuan ini berpotensi menjadi momen penting bagi kedua tim, baik untuk menjaga posisi di papan […]

  • Bhabinkamtibmas Entalsewu Dampingi Warga Rawat Pisang untuk Ketahanan Pangan Nasional

    Bhabinkamtibmas Entalsewu Dampingi Warga Rawat Pisang untuk Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim dan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Aiptu Ichsan Herdianto, turun langsung mendampingi warga dalam merawat tanaman pisang yang ditanam di lahan pekarangan, Rabu (14/5/2025) pagi. Kegiatan […]

  • PMII Jatim Kritisi Usulan PDIP: Polri Harus Tetap Independen

    PMII Jatim Kritisi Usulan PDIP: Polri Harus Tetap Independen

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rencana Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk menempatkan Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau Tentara Nasional Indonesia (TNI) menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur. Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur, Baijuri, menyatakan kekhawatirannya bahwa langkah ini berpotensi mengundang intervensi politik dalam […]

  • Inara Rusli Cabut Laporan, Polisi Tetap Periksa Insanul Fahmi

    Inara Rusli Cabut Laporan, Polisi Tetap Periksa Insanul Fahmi

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Meskipun Inara Rusli telah mencabut laporan penipuan yang ditujukan kepada Insanul Fahmi, pihak Polda Metro Jaya tetap akan memanggil pengusaha tersebut untuk diperiksa. Perselisihan rumah tangga antara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli dan istrinya, Wardatina Mawa berujung pada tindakan saling melaporkan. Diketahui bahwa Mawa telah melaporkan Insan dan Inara terkait tuduhan perselingkuhan serta perzinaan. […]

  • Permintaan Air Bersih di Tulungagung Menurun, Hanya Satu Desa

    Permintaan Air Bersih di Tulungagung Menurun, Hanya Satu Desa

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG – Permintaan bantuan air bersih di Kabupaten Tulungagung mengalami penurunan signifikan sepanjang tahun 2025. Hingga pertengahan Oktober, hanya satu desa yang mengajukan permohonan distribusi air bersih. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana sebanyak 15 desa dari delapan kecamatan mengalami kesulitan air akibat musim kemarau. Penyebab Penurunan Permintaan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD […]

  • Bhayangkara FC vs Dewa United

    Persik Kediri dan Persis Solo Berjuang untuk Bangkit dari Kekalahan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Persik Kediri melawan Persis Solo menjadi momen penting bagi kedua tim dalam upaya bangkit dari hasil buruk yang mereka alami. Laga ini akan digelar di Stadion Brawijaya pada Sabtu (27/12/2025), menjadi pertandingan tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026. Kedua kubu datang dengan beban mental yang berat setelah menelan kekalahan telak dalam beberapa […]

expand_less