Insiden Saling Senggol di Tol Kemayoran: Kekerasan dan Pemerasan yang Memicu Laporan Polisi
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kejadian yang memicu perhatian publik terjadi di jalan tol kemayoran, Jakarta. Seorang pengemudi mobil Nissan Grand Livina mengalami insiden saling senggol dengan kendaraan Toyota Kijang Innova. Kejadian ini tidak hanya berujung pada kerusakan fisik kendaraan, tetapi juga dugaan pemerasan yang dilakukan oleh pengemudi Innova.
Pengemudi Livina Mengambil Tindakan Hukum
Pengemudi mobil Nissan Grand Livina, Mishael Widjaja, telah menyatakan niatnya untuk melaporkan pengemudi Toyota Kijang Innova yang terlibat dalam kejadian tersebut. Ia menilai ada indikasi perusakan kendaraan dan tindakan pemerasan yang dialaminya. Dalam keterangan resmi dari pihak kepolisian, kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa Mishael memiliki bukti-bukti seperti visum, kerusakan kendaraan, serta bukti transfer uang sebagai dasar laporan.
“Rencana Saudara Mishael Widjaja akan memperkarakan pengendara Toyota Innova warna silver nopol B-1856-URB dengan bukti yang dibawa visum, perusakan kendaraan, dan pemerasan bukti transfer,” jelas Ojo Ruslani.
Proses Penyelidikan Masih Berlangsung
Meski laporan telah disiapkan, polisi masih mencari pengemudi mobil Innova berkelir silver tersebut. Ojo menyatakan bahwa pihaknya akan meminta klarifikasi lebih lanjut dari pengemudi Innova sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut. “Kami masih melakukan pencarian terhadap kendaraan B-1856-URB dan B-1188-IP untuk dimintai klarifikasi,” tambahnya.
Peristiwa Awal yang Menyebabkan Konflik
Insiden ini terjadi di ruas Tol Kemayoran, Jakarta Utara, antara mobil Nissan Grand Livina berkelir hitam dan Kijang Innova berkelir silver. Dalam keterangan Mishael Widjaja, ia baru saja pulang dari ibadah di wilayah BSD Serpong Tangerang Selatan dan melintasi Tol Wiyoto Wiyono pada Jumat (3/4). Saat itu, ia ingin pindah lajur dari lajur 1 ke lajur 2, namun posisi lajur 2 sedang diantara dua kendaraan.
“Saat itu posisi lajur 2 berada di antara dua kendaraan, kendaraan 1 di depannya Toyota Innova warna silver nopol B-1856-URB dan kendaraan 2 di belakangnya Toyota Innova warna abu-abu nopol B-1188-IP,” jelas Ojo.
Perilaku Pengemudi Innova yang Memicu Ketakutan
Saat Mishael ingin bergeser, kendaraan di depannya, yaitu Toyota Innova warna silver, memberikan isyarat dengan klakson panjang. Hal ini membuat Mishael membatalkan rencananya untuk pindah jalur. Selanjutnya, kendaraan 1 di depannya, yakni Toyota Innova warna silver, memepet mobil yang dikemudikan Mishael hingga membuatnya takut.
“Saudara Mishael Widjaja takut dan menancapkan gasnya, namun tetap saja kendaraan 1 B-1856-URB mengejar sambil memepet,” kata Ojo.
Pemerasan dan Transfer Uang
Mendekati pintu keluar Tol Kemayoran, mobil Mishael diberhentikan secara paksa oleh pengemudi Innova berwarna silver. Pengemudi tersebut turun dari mobilnya dan langsung ingin mengambil kunci mobil Mishael. “Turun satu orang laki-laki ingin merampas kunci dan berbicara kotor ke Saudara Mishael Widjaja,” jelas Ojo.
Setelahnya, pengemudi Innova meminta ganti rugi sebesar Rp 2 juta. Meskipun Mishael menawarkan harga Rp 1 juta, permintaan tersebut tidak diindahkan. “Setelah kurang lebih lima menit argumen, pengendara satu meminta tuntutan untuk mengganti hasil lecet kendaraannya sebesar Rp 2 juta, namun dilakukan nego Rp 1 juta, namun tetap meminta Rp 2 juta,” ungkap Ojo.
Akhirnya, Mishael menyetujui permintaan tersebut dan mentransfer uang sebesar Rp 2 juta ke rekening bank atas nama Stephen. Setelah itu, kedua pihak melanjutkan perjalanan masing-masing.***

>
>
Saat ini belum ada komentar