Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Banjir Surabaya: Masalah Struktural yang Tidak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Ekonomi

Banjir Surabaya: Masalah Struktural yang Tidak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Ekonomi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Banjir di Kota Surabaya tidak hanya menjadi masalah musiman, tetapi juga mengungkapkan kelemahan dalam perencanaan kota yang berbasis pada logika ekonomi semata. Peneliti dan aktivis lingkungan menyebut bahwa banjir adalah hasil dari pembangunan yang mengabaikan fungsi ekologis, sehingga memicu kerusakan jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pembangunan Berbasis Ekonomi Membuat Surabaya Rentan Banjir

Surabaya, sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, telah mengalami transformasi pesat dalam beberapa dekade terakhir. Namun, pertumbuhan fisik yang cepat sering kali diiringi oleh penurunan kualitas lingkungan. “Kota ini dibangun dengan prioritas utama pada investasi properti dan infrastruktur beton, bukan pada sistem drainase yang memadai,” ujar seorang perwakilan Walhi Jatim.

Sistem alami penyerapan air, seperti sungai dan daerah resapan, sering kali diabaikan atau diubah menjadi area komersial. Akibatnya, saat hujan deras turun, air tidak dapat diserap secara efektif, sehingga menimbulkan genangan di berbagai sudut kota.

Peran Sistem Alami dalam Mengurangi Risiko Banjir

Sebenarnya, kota-kota besar memiliki mekanisme alami untuk menyerap air hujan, seperti rawa, sungai, dan tanah porus. Namun, di Surabaya, banyak dari sistem ini telah hilang akibat penggunaan lahan yang tidak terkendali. “Jika kita kembali memprioritaskan fungsi ekologis, banjir bisa diminimalkan bahkan dicegah,” tambah sumber tersebut.

Pendekatan seperti konsep sponge city yang dianjurkan oleh pakar Unair mulai menunjukkan potensi. Konsep ini bertujuan untuk membuat kota lebih fleksibel dalam menyerap dan menyimpan air hujan, sehingga mengurangi risiko banjir. Namun, implementasinya masih terbatas dan membutuhkan komitmen jangka panjang dari pemerintah.

Warga Terbiasa Hidup dengan Banjir

Bagi warga Surabaya, banjir bukan lagi hal yang baru. Genangan air sering muncul di jalan-jalan utama, kampung-kampung, dan area permukiman padat. “Kami sudah terbiasa hidup dengan banjir. Ini seperti bagian dari rutinitas harian,” ujar salah satu warga setempat.

Meski begitu, dampaknya sangat terasa. Banjir tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga berpotensi menyebabkan penyakit dan kerugian ekonomi. Kondisi ini menunjukkan bahwa solusi jangka pendek seperti penutupan pintu air atau pembersihan saluran drainase tidak cukup untuk mengatasi masalah.

Perlu Perubahan Pola Pikir dalam Pembangunan

Dari segi kebijakan, pemerintah kota perlu meninjau kembali strategi pembangunan yang selama ini digunakan. Fokus pada pertumbuhan fisik harus diimbangi dengan perlindungan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Jika kita ingin kota ini lebih tahan banting terhadap cuaca ekstrem, maka perlu adanya perubahan pola pikir. Bukan sekadar membangun gedung atau jalan, tapi membangun sistem yang bisa bertahan lama,” kata seorang ahli lingkungan.

Banjir di Surabaya bukanlah bencana alam biasa, melainkan hasil dari kesalahan dalam perencanaan kota yang berfokus pada ekonomi. Untuk mengurangi risiko banjir, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan para ahli lingkungan. Dengan memprioritaskan fungsi ekologis, Surabaya bisa menjadi kota yang lebih layak huni dan tahan terhadap perubahan iklim.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ning Rini Indriyani parade Surabaya Juang 2025

    Parade Surabaya Juang 2025 Usung Tema “Surabaya Epic”, Ning Rini Pimpin Laskar Putri

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar perhelatan kolosal Parade Surabaya Juang 2025 pada Minggu, 2 November 2025. Parade tahunan yang selalu dinanti ini hadir dengan konsep megah bertema “Surabaya Epic”, menyorot kisah heroik para pahlawan perempuan yang selama ini jarang terungkap dalam sejarah perjuangan kemerdekaan. Salah satu kisah yang bakal diangkat adalah legenda […]

  • Dzikir Pagi dan Petang Bahasa Arab/Latin dengan Terjemahan

    Dzikir Pagi dan Petang Bahasa Arab/Latin dengan Terjemahan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banyak amalan sunnah yang dianjurkan dalam ajaran agama Islam. Salah satu amalan tersebut adalah membaca dzikir di pagi dan sore hari. Perbuatan ini menjadi kebiasaan para nabi dan orang-orang shaleh dalam memulai serta mengakhiri hari dengan mengingat Allah SWT. Di tengah kesibukan dan tantangan kehidupan sehari-hari, dzikir pagi dan petang memiliki peran penting dalam […]

  • Ramalan Zodiak, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

    Ramalan Zodiak untuk Hari Senin 9 Februari 2026: Panduan Spiritual dan Peruntungan bagi 6 Tanda Bintang

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ramalan zodiak sering menjadi panduan spiritual bagi banyak orang di seluruh dunia, terutama dalam memahami peruntungan dan dinamika kehidupan sehari-hari. Bagi penggemar astrologi, hari Senin 9 Februari 2026 menjadi momen penting yang penuh makna khususnya bagi enam tanda bintang: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Berikut adalah wawasan mendalam mengenai ramalan ini. LibraPemilik […]

  • Paguyuban RT/RW Surabaya Siapkan Program 2025 Berbasis Gotong Royong

    Paguyuban RT/RW Surabaya Siapkan Program 2025 Berbasis Gotong Royong

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 436
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rapat Koordinasi Tahunan Paguyuban RT/RW se-Kota Surabaya sukses digelar pada Jumat, 24 Januari 2024, bertempat di Graha Sawunggaling, lantai 4 Gedung Pemkot Surabaya. Agenda ini menjadi ajang pematangan berbagai program kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dalam rapat yang dihadiri mayoritas pengurus paguyuban ini, setiap ketua bidang memaparkan rencana kerja mereka. Ketua Bidang […]

  • Mengenal Gaya Hidup Berkelanjutan: Mulai dari Rumahmu

    Mengenal Gaya Hidup Berkelanjutan: Mulai dari Rumahmu

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Gaya hidup berkelanjutan semakin menjadi perhatian di seluruh dunia. Mengadopsi gaya hidup yang ramah lingkungan tidak hanya baik untuk planet kita, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup. Berikut adalah langkah-langkah kecil yang bisa Anda lakukan dari rumah untuk mendukung gaya hidup berkelanjutan. Salah satu langkah pertama menuju gaya hidup berkelanjutan adalah mengurangi penggunaan […]

  • Jelang Nataru Polda Jatim Bentuk Satgas Premanisme

    Jelang Nataru Polda Jatim Bentuk Satgas Premanisme

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun baru 2026 (Nataru) Polda Jawa Timur (Jatim) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Premanisme. Pembentukan Satgas Premanisme ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan kondisi aman jelang Operasi Lilin Semeru 2025, pengamanan Natal dan Tahun Baru. Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si mengatakan pembentukan satgas ini dilakukan […]

expand_less