Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Warga Simomulyo Mengeluhkan Masalah Bangunan Liar dan Limbah Potong Ayam

Warga Simomulyo Mengeluhkan Masalah Bangunan Liar dan Limbah Potong Ayam

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Warga Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, menghadapi beberapa masalah yang memengaruhi kualitas hidup mereka. Masalah utama yang mereka laporkan adalah keberadaan bangunan liar (bangli) di atas tanah milik Pemerintah Kota Surabaya serta aktivitas pemotongan unggas yang diduga mencemari lingkungan sekitar. Hal ini menjadi perhatian serius dari Komisi B DPRD Surabaya, yang mengadakan rapat dengar pendapat untuk menangani keluhan warga.

Permasalahan Bangunan Liar di Tanah Milik Pemkot

Lahan yang menjadi sumber masalah merupakan aset milik Pemerintah Kota Surabaya. Namun, di atas tanah tersebut berdiri bangunan-bangunan yang dibangun oleh pihak lain tanpa izin resmi. Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Muhammad Machmud, menjelaskan bahwa pengelola lama memiliki kewajiban kepada Pemkot Surabaya yang hingga kini belum dilunasi. Nilai kewajibannya diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

“Telah ditagih sejak 2023 sampai sekarang 2026, tapi belum segera dibayar. Sebagian bangunan sudah dibongkar, sedangkan sisanya diminta melunasi sekitar Rp400 juta,” ujar Machmud.

Menurutnya, bangunan yang berdiri di atas lahan tersebut bukan milik Pemkot karena dibangun oleh pengelola lama. Karena itu, pihak yang ingin memanfaatkan atau membeli stan harus berhubungan dengan pemilik bangunan sebelumnya.

[Tabel: Detail Kewajiban Pengelola Lama]
– Total kewajiban: Rp500 juta
– Sudah dibayar: Rp100 juta
– Sisa yang masih harus dibayar: Rp400 juta

Aktivitas Pemotongan Ayam yang Menyebabkan Pencemaran Lingkungan

Selain masalah bangunan liar, warga juga mengeluhkan aktivitas pemotongan ayam yang berlangsung di lokasi tersebut. Berdasarkan informasi dari Camat Sukomanunggal, aktivitas pemotongan ayam mencapai sekitar 900 kilogram per malam. Komisi B DPRD Surabaya merekomendasikan agar aktivitas tersebut segera dipindahkan.

“Apalagi lokasinya persis di depan kantor kecamatan, tapi tidak ditindak,” kata Machmud.

Ia juga menyampaikan bahwa pembuangan limbah dari aktivitas pemotongan ayam, seperti darah, masih dilakukan secara sembarangan hingga menimbulkan bau menyengat dan diduga mengalir ke sungai. Ini jelas melanggar aturan yang ada.

Tindakan yang Dilakukan oleh Pemkot Surabaya

Pemkot Surabaya memberikan batas waktu hingga Juni 2026 bagi pengelola untuk melunasi kewajibannya. Jika tidak dipenuhi, pemerintah akan menempuh jalur hukum. Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Muhammad Machmud, menjelaskan bahwa dari total 144 bangunan di lokasi tersebut, enam di antaranya sudah dibongkar. Sisanya masih menunggu pelunasan kewajiban dari pengelola lama.

“Kalau sampai akhir Juni tidak dilunasi, maka akan ditempuh jalur hukum. Itu sudah menjadi langkah terakhir,” ujarnya.

Di sisi lain, warga melalui Koperasi Merah Putih Simorejo Timur menyatakan ketertarikannya untuk mengelola lokasi tersebut secara resmi melalui mekanisme sewa kepada Pemkot. Namun proses tersebut masih terkendala karena pengelola lama belum memiliki izin resmi atas bangunan yang berdiri di lokasi tersebut.

Langkah yang Diperlukan untuk Menyelesaikan Masalah

Komisi B DPRD Surabaya menyarankan agar aparat penegak Perda, khususnya Satpol PP, segera bertindak untuk menekan pencemaran lingkungan. Mereka menilai bahwa tindakan cepat diperlukan agar kondisi lingkungan dapat segera diperbaiki.

Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan tindakan terhadap pelaku-pelaku yang melanggar aturan. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan yang mencemari lingkungan harus segera dihentikan.

Dengan adanya komitmen dari Pemkot Surabaya dan DPRD, diharapkan masalah yang dialami warga Simomulyo dapat segera terselesaikan. Proses pengelolaan lahan yang lebih transparan dan terstruktur diharapkan dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat sekitar.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Tiket Masuk Citumang Pangandaran 2025, Termasuk Paket Body Rafting dan Fasilitasnya

    Harga Tiket Masuk Citumang Pangandaran 2025, Termasuk Paket Body Rafting dan Fasilitasnya

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Citumang Pangandaran hingga saat ini tetap menjadi salah satu tempat wisata alam yang paling diminati di Jawa Barat. Keunikan kawasan ini terletak pada aliran Sungai Citumang yang jernih, tenang, serta dikelilingi oleh tebing batu kapur dan pepohonan hijau yang segar. Kombinasi ini memberikan pengalaman wisata alam yang berbeda dibandingkan dengan pantai biasanya. Di akhir […]

  • Sejumlah 12 Kandidat Lolos Seleksi Akhir Calon Anggota Kompolnas Periode 2024-2028

    Sejumlah 12 Kandidat Lolos Seleksi Akhir Calon Anggota Kompolnas Periode 2024-2028

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 222
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panitia Seleksi Calon Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2024-2028 telah mengumumkan 12 kandidat yang dinyatakan lolos seleksi tahap akhir. Pengumuman ini disampaikan setelah Pansel menggelar rapat pleno pada 9 September 2024 lalu. Ketua Pansel Calon Anggota Kompolnas, Hermawan Sulistyo, menyatakan bahwa 12 peserta yang lolos berasal dari berbagai profesi, seperti dosen, purnawirawan […]

  • Ari Askhara, Direktur Utama, Humpuss Maritim

    Perubahan Kepemimpinan di Humpuss Maritim: Ari Askhara Jadi Direktur Utama

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) mengalami perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinannya. Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., I Gusti Ngurah Askhara atau lebih dikenal dengan nama Ari Askhara, resmi menjabat sebagai Direktur Utama HUMI. Pengangkatan ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 14 Januari […]

  • Partai Gerakan Rakyat ,Gema Bangsa, Anies Baswedan

    Strategi Politik Baru: Partai Gerakan Rakyat dan Gema Bangsa Menggandeng Tokoh Sentral Anies Baswedan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam dinamika politik Indonesia, muncul dua partai baru yang berupaya membangun identitas kuat melalui penggunaan figur tokoh populer. Partai Gerakan Rakyat dan Partai Gema Bangsa menawarkan pendekatan strategis dengan mengaitkan diri dengan sosok-sosok penting dalam dunia politik nasional. Pendekatan ini diharapkan menjadi kunci untuk menembus ambang batas parlemen dan menciptakan dampak signifikan dalam Pemilu […]

  • KONI Jawa Timur ,Jepang

    Kerja Sama Olahraga KONI Jawa Timur dengan Jepang untuk Meningkatkan Prestasi Atlet

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur sedang menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal yang berada di Surabaya. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk meningkatkan prestasi atlet daerah ke level internasional, khususnya dalam cabang olahraga bela diri dan cabang lainnya. Dukungan Teknis dari Jepang Konsul Muda Konjen Jepang di Surabaya, […]

  • Fenomena Burung Migrasi dari Rusia dan Tiongkok di Jawa Timur

    Fenomena Burung Migrasi dari Rusia dan Tiongkok di Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa waktu lalu, terjadi fenomena yang menarik perhatian para peneliti dan pecinta alam. Burung-burung dari negara-negara seperti Rusia dan Tiongkok terpantau berada di wilayah Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek, Jawa Timur. Kejadian ini menjadi bukti bahwa Indonesia masih menjadi jalur penting dalam migrasi burung global. Jalur Migrasi Burung yang Terbentuk Selama Ribuan Tahun Proses migrasi […]

expand_less