Persiapan Menghadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pelabuhan Bakauheni, yang berada di Kabupaten Lampung Selatan, menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan mudik dan balik Lebaran. Tahun ini, pelabuhan tersebut diprediksi akan melayani lebih dari satu juta pemudik yang melintasi jalur penyeberangan ke Jawa. Dengan persiapan yang matang, pihak terkait berupaya memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman.
Kesiapan Infrastruktur dan Sarana
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni telah menyiapkan sejumlah kapal untuk melayani penyeberangan selama masa angkutan Lebaran. Sebanyak 57 kapal siap beroperasi, dengan total 2.949 perjalanan yang direncanakan selama periode layanan. Selain itu, tujuh dermaga aktif, 42 unit loket, serta area parkir yang dapat menampung hingga 6.919 kendaraan juga telah disiapkan.
Untuk mendukung kenyamanan para pemudik, fasilitas seperti posko kesehatan, ruang tunggu, dan personel yang siaga selama 24 jam juga disediakan. Hal ini bertujuan agar pengguna jasa merasa nyaman dan aman selama proses penyeberangan.
Kebijakan Tarif dan Diskon
Salah satu inisiatif utama dalam menyambut arus mudik adalah penerapan diskon tarif dan skema tarif tunggal. Program ini berlaku pada beberapa lintasan penyeberangan, termasuk Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, dan lainnya. Diskon mencapai 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan, terutama untuk pejalan kaki dan kendaraan golongan II dan IV.
Selain diskon, kebijakan tarif tunggal juga diberlakukan. Skema ini menghilangkan perbedaan harga antara layanan reguler dan eksekutif, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi semua pemudik. Kebijakan ini berlaku mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026.
Pembatasan Angkutan Barang
Untuk menghindari kemacetan akibat lonjakan volume kendaraan, PT Hutama Karya menerapkan pembatasan operasional angkutan barang di beberapa ruas Jalan Tol Trans-Sumatera. Kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih dibatasi operasionalnya, terutama yang mengangkut hasil tambang, bahan bangunan, dan komoditas lainnya.
Namun, ada pengecualian untuk kendaraan yang membawa BBM, pupuk, atau bantuan bencana alam. Syaratnya, kendaraan tidak boleh melebihi dimensi dan muatan, serta dilengkapi dokumen kontrak.
Perbaikan Jalan Nasional
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung juga melakukan perbaikan jalan nasional sepanjang 1.298 kilometer. Hingga 6 Maret 2026, sebanyak 5.721 lubang di jalan-jalan tersebut telah ditambal. Tim sapu lubang terus bekerja untuk menyelesaikan sisa 1.918 lubang yang masih ada.
Meski cuaca ekstrem menjadi tantangan, BPJN optimis bahwa seluruh jalan akan siap digunakan oleh pemudik. Perbaikan infrastruktur ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan dan mengurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Jumlah Pemudik
Survei Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa sekitar 143,91 juta orang berencana mudik Lebaran tahun ini. Meskipun realisasi sering kali berbeda dari prediksi awal, pelabuhan Bakauheni tetap bersiap menghadapi lonjakan jumlah pemudik.
Tahun ini, jumlah pemudik di pelabuhan Bakauheni diprediksi meningkat sebesar 2,11 persen dibandingkan tahun lalu. Diperkirakan sekitar 1,3 juta hingga 1,5 juta orang akan melintas melalui pelabuhan tersebut. Sementara itu, sebanyak 353.901 kendaraan dan 108.952 penumpang pejalan kaki diperkirakan akan menyeberang dari Sumatera ke Jawa.
Kolaborasi dan Upaya Bersama
Kesiapan pelabuhan Bakauheni tidak hanya dilakukan oleh pihak ASDP, tetapi juga melibatkan berbagai instansi terkait. Kebijakan yang diterapkan merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan layanan yang terjangkau serta aman bagi masyarakat.
Dengan kombinasi perbaikan infrastruktur, kebijakan tarif yang terjangkau, serta kolaborasi antara pemerintah dan BUMN, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2026 bisa berjalan dengan lancar dan nyaman bagi seluruh pemudik.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar