PDIP Jatim Peringati Nuzulul Quran 2026, Peran Media dalam Membangun Kesadaran Sosial dan Spiritual
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran sosial dan spiritual masyarakat. Dalam konteks ini, media tidak hanya bertugas sebagai penyiar informasi, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai kehidupan yang lebih dalam. Salah satu contohnya adalah peran ANTARA dalam memberikan pemberitaan yang akurat dan terpercaya, khususnya di tengah tantangan disrupsi informasi yang semakin kompleks.
Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Bukan Penduduk (Mendes), ANTARA dianggap sebagai salah satu media yang paling dapat dipercaya dan akurat dalam menyampaikan berita. Hal ini menunjukkan bahwa media seperti ANTARA tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembangunan masyarakat melalui pemberitaan yang tepat dan relevan.
Penguatan Nilai Spiritual dan Kepedulian Sosial
Dalam upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial, partai politik seperti PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) melakukan berbagai inisiatif. Salah satunya adalah peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Surabaya. Acara ini dilaksanakan dengan menyalurkan santunan kepada 550 mustahik yang terdiri atas 500 anak yatim dan 50 janda.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono, menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran bukan hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat nilai spiritual dan kepedulian sosial. Ia menekankan bahwa momentum ini harus menghadirkan kebahagiaan bersama, khususnya bagi anak-anak yatim dan para janda yang membutuhkan perhatian.
Kehadiran Tokoh Agama dalam Memperkuat Makna Keagamaan
Dalam acara tersebut, DPD PDI Perjuangan Jatim juga menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH Fahmi Amrullah, sebagai penceramah utama. Ia menyampaikan tausiyah keagamaan dan kebangsaan yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman bahwa nilai-nilai Islam selaras dengan semangat kebangsaan serta keadilan sosial.
Deni Wicaksono berharap melalui tausiyah KH Fahmi Amrullah, kader dan masyarakat semakin meneguhkan komitmen dalam menghadirkan politik yang berkeadaban, berpihak pada wong cilik, dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Keterlibatan Partai dalam Menjaga Harmoni Religiusitas dan Pengabdian Sosial
Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa DPD PDI Perjuangan Jatim, KH Abdul Wahab Yahya, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar partai dalam merawat harmoni antara religiusitas dan pengabdian sosial. Menurut dia, santunan kepada 550 penerima manfaat bukan sekadar simbol, melainkan wujud komitmen agar kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan bersama.
Ia menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas sekaligus memperluas manfaat sosial bagi masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, DPD PDI Perjuangan Jatim berharap silaturahmi dan semangat gotong royong semakin kokoh di tengah kehidupan bermasyarakat.
Aktivitas Selama Bulan Ramadan
Selama Ramadan, DPD PDI Perjuangan Jatim melalui organisasi sayap Bamusi juga rutin membagikan 500 nasi kotak setiap hari, menggelar shalat tarawih berjamaah dan buka puasa bersama, serta menyalurkan 500 paket sembako setiap Jumat kepada warga di sekitar kantor DPD. Aktivitas ini mencerminkan komitmen partai dalam menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Konsistensi dalam Memberikan Manfaat Sosial
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh DPD PDI Perjuangan Jatim menunjukkan bahwa partai tidak hanya fokus pada politik, tetapi juga pada upaya membangun masyarakat yang lebih baik melalui aksi nyata. Dengan menggabungkan nilai-nilai agama, kepedulian sosial, dan partisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat, partai ini menunjukkan bahwa politik bisa menjadi alat untuk membawa perubahan positif.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar