Masalah Layanan Pengisian E-Money di Tol Makassar Memicu Kekesalan Pengguna
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pengguna jalan tol di Makassar kembali mengeluhkan pengalaman mereka saat melakukan pengisian saldo kartu elektronik (e-Money). Fasilitas yang seharusnya memudahkan transaksi di jalur tol justru dinilai tidak efektif dan kurang profesional. Keluhan ini muncul setelah sejumlah pengguna mengalami gangguan jaringan serta sikap petugas yang dianggap tidak ramah.
Pengalaman Buruk Saat Mengisi Saldo E-Money
Salah satu pengguna, Supahrin, menceritakan pengalamannya pada Selasa (17/03/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Ia mengaku sudah mengikuti prosedur pengisian saldo dengan antre dan memasukkan kartu serta uang ke dalam slot loket. Namun, respons dari petugas justru mengecewakan.
“Saya sudah antre dan mengikuti aturan, tapi cara penyampaian petugas terkesan kasar dan tidak bersahabat,” ujarnya. Menurut Supahrin, dua petugas berada di loket tersebut. Salah satunya memberikan teguran dengan nada tinggi ketika antrean mulai memanjang. Hal ini membuat suasana menjadi tidak nyaman bagi pengguna lain yang sedang menunggu giliran.
Kritik Terhadap Penyebab Gangguan Jaringan
Selain masalah sikap petugas, Supahrin juga mempertanyakan alasan gangguan jaringan yang disampaikan oleh petugas. Saat gilirannya tiba, petugas menyebut bahwa jaringan Bank Mandiri sedang bermasalah dan mengarahkannya untuk mencari lokasi lain.
“Ia menyebut, terdapat dua petugas di dalam loket saat itu. Salah satu di antaranya bahkan memberikan teguran dengan nada tinggi ketika antrean mulai memanjang. Kondisi tersebut membuat suasana di lokasi menjadi tidak nyaman bagi pengguna lain yang sedang menunggu giliran.”
Ia juga menilai bahwa pengalaman gangguan justru lebih sering terjadi pada kartu dari bank lain, bukan pada layanan Mandiri yang selama ini digunakannya.
Beralih ke Aplikasi Digital sebagai Solusi
Karena kekecewaan tersebut, Supahrin memilih meninggalkan lokasi dan beralih ke layanan digital melalui aplikasi perbankan. Ia kini lebih mengandalkan aplikasi seperti Livin’ by Mandiri untuk melakukan pengisian saldo e-Money.
“Saya merasa lebih aman dan nyaman menggunakan aplikasi digital daripada menghadapi situasi yang tidak menyenangkan di loket,” katanya.
Tantangan dalam Penerapan Teknologi di Jalan Tol
Masalah ini menunjukkan tantangan dalam penerapan teknologi di fasilitas jalan tol. Meski e-Money dirancang untuk mempercepat transaksi, beberapa pengguna masih mengalami kesulitan karena keterbatasan infrastruktur dan pelayanan yang kurang optimal.
Beberapa pengguna mengatakan bahwa sistem ini perlu diperbaiki agar lebih efisien dan ramah pengguna. Mereka berharap pihak terkait dapat memperhatikan keluhan dan memberikan solusi yang lebih baik.
Rekomendasi untuk Pengguna Jalan Tol
Bagi pengguna jalan tol yang ingin menghindari kejadian serupa, beberapa rekomendasi bisa dilakukan. Pertama, pastikan untuk memeriksa kondisi jaringan sebelum melakukan pengisian saldo. Kedua, jika mengalami kendala, gunakan alternatif seperti aplikasi digital atau lokasi lain yang lebih stabil.
Selain itu, penting bagi pengguna untuk tetap tenang dan menjaga komunikasi yang baik dengan petugas. Dengan demikian, pengalaman pengisian saldo e-Money bisa menjadi lebih lancar dan nyaman.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar