Kecelakaan Moge di Kulon Progo: Seorang Siswa Sepak Bola Terluka Parah
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan motor gede (moge) dan kendaraan bermotor lainnya terjadi di Jalan Purworejo-Jogja, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Insiden ini menimpa seorang pelajar SD berinisial DN (10), yang merupakan anggota Sekolah Sepak Bola (SSB) Karangwuluh. Korban mengalami luka serius, termasuk patah kaki kanan terbuka.
Latar Belakang Kejadian
Korban bersama ayahnya, Abdullah alias Aab, sedang dalam perjalanan menuju tempat penjual takjil saat kecelakaan terjadi. Saat itu, DN dan Aab hendak menyeberang jalan, namun tiba-tiba sebuah moge melaju kencang dari arah timur dan langsung bertabrakan dengan motor yang dikendarai Aab. Akibat benturan keras tersebut, DN terpental hingga masuk ke sungai di dekat jalan nasional.
“Pas ditabrak itu, anak saya kelempar sampai ke kali. Deva tulangnya keluar di kanan. Sekarang masih dipantau dokter,” ujar Aab, ayah korban, saat ditemui di RSUD Wates.
Kondisi Korban dan Perawatan
DN dan ayahnya sama-sama mengalami cedera parah. Aab mengalami patah tulang terbuka di tungkai kanan bawah serta patah pergelangan tangan. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Menurut kerabat korban, Iyas, DN dan Aab harus menjalani operasi tulang pada hari Senin pagi akibat luka serius yang dialami.
“Keduanya harus melakukan operasi tulang pagi ini,” kata Iyas. Pihak keluarga berharap proses pemulihan berjalan lancar agar DN dapat kembali berlatih sepak bola dan mewujudkan ambisinya sebagai striker di SSB Karangwuluh.
Kehidupan dan Ambisi DN Sebelum Kecelakaan
Sebelum insiden terjadi, DN dikenal sebagai atlet belia yang berprestasi. Ia sempat mencetak dua gol dalam turnamen di Stadion Cangkring beberapa waktu lalu. Ayahnya, Aab, mengingat bahwa sebelum kecelakaan, DN sempat mengatakan lemes dan tidak jadi berlatih. Namun, setelah itu ia kembali semangat dan ingin terus berlatih.
“Tadinya ada SSB, tapi dia bilang lemes. Jadi enggak jadi latihan. Dia semangat banget setelah itu. Katanya mau terus latihan,” tutur Aab.
Komentar dan Reaksi Masyarakat
Kecelakaan ini memicu reaksi dari warga sekitar. Salah satu kerabat korban, Sarah, mengaku ngeri melihat kondisi motor milik Aab yang remuk hingga ban motornya terlepas akibat tabrakan tersebut. Meski air di kali tidak deras, situasi tersebut tetap menjadi peringatan tentang bahaya berkendara di jalan raya.
Langkah dan Harapan Masa Depan
Pihak keluarga berharap DN dapat segera pulih dan kembali berlatih sepak bola. DN juga memiliki impian untuk menjadi pemain profesional dan membawa nama SSB Karangwuluh ke level yang lebih tinggi. Dengan kondisi kaki yang patah, proses pemulihan akan menjadi tantangan besar bagi DN dan keluarganya.
Selain itu, kecelakaan ini juga menjadi peringatan penting bagi pengendara motor, khususnya di daerah-daerah yang ramai lalu lintas. Kesadaran akan keselamatan berkendara dan penggunaan alat pelindung diri seperti helm dan jaket sangat penting untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

>
>
>

Saat ini belum ada komentar