Investasi Jombang Tumbuh Pesat, Capai Rp 2,5 Triliun pada 2025
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Realisasi investasi di Kabupaten Jombang pada tahun 2025 mencatatkan pencapaian yang menggembirakan. Angka yang diraih mencapai sekitar Rp 2,5 triliun, melebihi target yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi. Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan positif dan kinerja yang baik dalam pengelolaan investasi di wilayah tersebut.
Kinerja Investasi yang Mengesankan
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang, Bayu Pancoroadi, menyampaikan bahwa realisasi investasi tahun lalu berada dalam rentang target yang telah ditentukan. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut tidak hanya memenuhi target pemerintah kabupaten, tetapi juga melampaui target dari pemerintah provinsi.
“Untuk 2025 kemarin, realisasi investasi di Jombang sekitar Rp 2,5 triliun. Itu masih dalam rentang target pemkab dan juga sudah melampaui target provinsi,” ujar Bayu.
Target Investasi yang Fleksibel
Pemerintah Kabupaten Jombang menetapkan target investasi untuk setiap tahunnya dalam kisaran antara Rp 1,6 triliun hingga Rp 2,8 triliun. Sementara itu, target dari pemerintah provinsi Jawa Timur berada di kisaran Rp 2,3 triliun. Meski capaian tahun 2025 melebihi target provinsi, pemerintah daerah belum menaikkan target secara signifikan untuk tahun 2026.
Bayu menjelaskan bahwa meskipun tren data menunjukkan peningkatan, pihaknya masih mempertahankan target yang sama. “Kami melihat tren datanya memang ada kecenderungan naik, tetapi tidak serta merta langsung dinaikkan targetnya,” katanya.
Pertumbuhan Jumlah Perusahaan yang Berinvestasi
Selain nilai investasi yang meningkat, jumlah perusahaan yang berinvestasi di Jombang juga mengalami peningkatan. Data yang tercatat dalam sistem Online Single Submission (OSS) menunjukkan adanya peningkatan jumlah Penanaman Modal Asing (PMA).
“Jumlah Penanaman Modal Asing meningkat menjadi sekitar 56 perusahaan, dari sebelumnya sekitar 50 perusahaan,” jelas Bayu.
Faktor Pendukung Pertumbuhan Investasi
Beberapa faktor dapat menjadi penyebab tumbuhnya investasi di Jombang. Antara lain adalah aksesibilitas infrastruktur yang semakin baik, kebijakan yang pro-investasi, serta dukungan pemerintah daerah dalam memberikan layanan perizinan yang efisien dan cepat.
Selain itu, posisi geografis Jombang yang strategis juga menjadi daya tarik bagi para investor. Wilayah ini memiliki akses yang mudah ke kota-kota besar seperti Surabaya dan Malang, sehingga memudahkan logistik dan distribusi produk.
Tantangan yang Tetap Ada
Meski demikian, tidak semua tantangan bisa diabaikan. Persaingan dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur tetap menjadi tantangan yang harus dihadapi. Selain itu, kondisi ekonomi global yang fluktuatif juga bisa memengaruhi minat investor.
Namun, dengan komitmen pemerintah dan kesiapan infrastruktur, Jombang memiliki potensi besar untuk terus menarik investasi dan berkembang lebih pesat lagi.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar