Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Festival Kasanga 2026 Berakhir, Ogoh-Ogoh Wit Kawit Jadi Juara

Festival Kasanga 2026 Berakhir, Ogoh-Ogoh Wit Kawit Jadi Juara

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Festival Kasanga 2026 telah berakhir di Denpasar, Bali. Dalam acara ini, ogoh-ogoh karya ST Taruna Dharma Castra, Banjar Tengah, Desa Sidakarya, yaitu Wit Kawit, berhasil menjadi juara utama. Sementara itu, ogoh-ogoh Banyu Pinaruh karya ST Cantika, Banjar Sedana Mertha Ubung, harus puas dengan posisi di luar enam besar meskipun mendapatkan nilai tertinggi saat penilaian on the spot ke banjar-banjar.

Ogoh-ogoh yang menggambarkan Dewi Saraswati hanya menerima penghargaan sebagai juara favorit pilihan masyarakat. Namun, hal ini tidak memenuhi harapan dewan juri dalam pemilihan juara pada perhelatan tahun ini. Salah satu juri, I Gede Anom Ranuara, menjelaskan bahwa alasan Banyu Pinaruh terlempar dari enam besar bukan karena roboh saat pawai, melainkan karena tampilannya yang kurang estetis.

Menurut Guru Anom, posisi kaki Dewi Saraswati dalam ogoh-ogoh tersebut tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. “Dewi Saraswati digambarkan nengkleng atau satu kakinya terangkat ketika dalam posisi berdiri. Hal ini tidak masuk secara estetika dan logika,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kesepakatan di sekolah-sekolah menyatakan bahwa posisi kaki Dewi Saraswati tidak boleh nengkleng. “Jika penari wanita memakai butuhnya, maka posisi seperti itu tidak masuk akal. Nanti takutnya anak-anak yang melihat ogoh-ogoh itu akan memprotes Dewi Saraswati yang ada di sekolah-sekolah dengan posisi yang berdiri tegak begitu,” katanya.

Guru Anom mengungkapkan bahwa ia langsung menemui arsitek ogoh-ogoh untuk memberikan petunjuk agar anatomi dan proporsi dibuat lebih sempurna. “Tiang sampai bertanya ke pembuatnya, kenapa posisi Dewi Saraswati itu tidak disimpuhkan saja? Gerakkan pergelangan kaki dan lututnya kan berdiri sempurna jadinya. Bukan harus nengkleng dengan kelihatan yang di tengahnya itu, itu jorok sekali.”

Meski masyarakat umum tidak melihat hal-hal kecil ini, Guru Anom menilai dampaknya cukup signifikan. “Tiang bisa menerima jika dia juara favorit. Memang itu publik yang menilai, tapi untuk kita termasuk juri-juri ada pertimbangan etika. Kemarin tiga juri yang on the spot ke banjar juga baru ngeh saat tiang katakan begitu. Sehingga mereka juga kaget,” tambahnya.

Penilaian yang Ketat dan Komprehensif

Menurut Guru Anom, penilaian dalam Festival Kasanga 2026 dilakukan secara ketat dan komprehensif. Dari segi anatomi, angle, dan proporsi ogoh-ogoh, Wit Kawit dinilai sangat baik. Selain itu, penampilannya saat pawai juga atraktif dan memikat.

“Penilaian memang berlangsung alot. Yang paling alot perbincangannya kemarin adalah ogoh-ogoh dari Banjar Ceramcam. Karena seni pementasannya realistis sekali, kita sampai sampai geleng-geleng kepala semua juri itu melihat pementasannya. Untuk penentuannya kembali kami lihat dari anatomi, proporsi ogoh-ogoh, psikoplastisnya,” jelasnya.

Selain itu, penilaian untuk pawai ogoh-ogoh memiliki bobot 35 persen. Dalam penilaian on the spot, dewan juri juga mengecek apakah masukan-masukan yang diberikan sudah diperbaiki oleh peserta.

“Terkait sistem karnaval, penilaian juga mencakup bagaimana ogoh-ogoh bergerak seperti karnaval, bukan hanya fragmen tari yang sifatnya ditampilkan pada titik-titik tertentu. Setelah itu presentase ogoh-ogoh yang ditarikan dengan fragmennya berapa persen. Artinya ogoh-ogohlah yang lebih mendapat peluang lebih banyak untuk ditarikan bukan mengunggulkan fragmen sebenarnya fungsinya sebagai tali untuk menarik ogoh-ogoh itu bisa menjadi ke titik center pementasan kan gitu,” paparnya.

Bagi ogoh-ogoh yang menggunakan mesin, juga dinilai apakah mesinnya bekerja efektif saat pawai.

Hasil Akhir dan Hadiah yang Diberikan

Setelah penilaian yang ketat, ogoh-ogoh Wit Kawit karya ST Taruna Dharma Castra, Banjar Tengah, Sidakarya, Denpasar, berhasil menjadi juara utama. Disusul oleh ST Sukarela Banjar Kepisah Pedungan sebagai juara kedua, dan ST Swadharmita Banjar Ceramcam Kesiman sebagai juara ketiga.

Juara harapan I diraih oleh ST Satya Dharma Banjar Pekandelan Sanur, harapan II oleh ST Swastika Banjar Pekambingan Dauh Puri, dan harapan III oleh ST Mekar Sari Banjar Kesambi Kesiman Kertelangu. Sementara itu, ogoh-ogoh ST Cantika, Banjar Sedana Mertha Ubung, meraih penghargaan juara favorit.

Wit Kawit bercerita tentang kisah Gowaksa yang diambil dari Lontar Ketaka Parwa. Kisah ini menceritakan lahirnya para kera, Abdi Rama, dan Kekawin Nitisastra. Gowaksa digambarkan sebagai makhluk berwujud kera dengan wajah menyerupai burung, yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Namun, keberadaannya memiliki makna positif bagi Sang Rama karena Gowaksa merupakan salah satu palawaga yang membantu Sang Rama menaklukkan Alengka.

Kepala Dinas Kebudayaan Denpasar, Raka Purwantara, mengungkapkan bahwa setiap ogoh-ogoh di 16 besar menerima uang pembinaan masing-masing Rp 30 juta. Sementara itu, enam terbaik memperoleh hadiah tambahan.

“Untuk juara I mendapat hadiah Rp 50 juta, juara II Rp 40 juta, dan juara III Rp 30 juta. Untuk juara harapan masing-masing, juara harapan I Rp 20 juta, harapan II Rp 15 juta, dan harapan III Rp 10 juta. Dan untuk juara favorit mendapatkan Rp 10 juta,” kata Raka Purwantara.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Australian Open 2025 – Sabar/Reza Tumbangkan Mantan Juara Olimpiade, Fajar/Fikri Menanti Lawan Berat

    Hasil Australian Open 2025 – Sabar/Reza Tumbangkan Mantan Juara Olimpiade, Fajar/Fikri Menanti Lawan Berat

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Atlet ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, berhasil meraih kemenangan di babak perempat final Australian Open 2025 melaluistraight game. Seorang wakil Indonesia lainnya memastikan tempat di babak semifinal Australian Open 2025 setelah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Pada pertandingan yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Australia, Jumat (21/11/2025), mereka tampil […]

  • Suguhan Mewah Bonek dan Jakmania! Persija Jakarta Hadapi Persebaya yang Solid

    Suguhan Mewah Bonek dan Jakmania! Persija Jakarta Hadapi Persebaya yang Solid

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Duel Hebat Antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta akan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Indonesia. Dalam laga pekan ke-9 Super League 2025/2026, dua tim dengan sejarah rivalitas panjang ini akan saling beradu di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (18/10/2025) malam […]

  • Prediksi Bournemouth vs Everton: Cherries Butuh Kemenangan, Toffees Incar Kemenangan Beruntun

    Prediksi Bournemouth vs Everton: Cherries Butuh Kemenangan, Toffees Incar Kemenangan Beruntun

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah mengalami kekalahan yang mengecewakan di akhir pekan lalu, Bournemouth dan Everton akan bertemu dalam laga pekan ke-14 Liga Inggris yang akan digelar pada Rabu (3/12) di Stadion Vitality. Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi kedua tim yang berupaya untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Kesulitan yang dialami oleh The Cherriessemakin dalam rasa kekecewaan […]

  • Prediksi Pertandingan Damac FC vs Al Taawoun di Saudi Pro League 2025-26

    Prediksi Pertandingan Damac FC vs Al Taawoun di Saudi Pro League 2025-26

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Damac FC dan Al Taawoun akan menjadi salah satu laga menarik dalam babak ke-21 Liga Sepak Bola Saudi 2025-26. Laga ini akan digelar di Stadion Klub Damac, Khamis Mushait, pada hari Kamis, 12 Februari 2026, dengan kick-off pukul 21.15 WIB. Pertandingan ini tidak hanya menarik bagi penggemar sepak bola tetapi juga menjadi […]

  • Pemerintah Kembangkan Ekosistem Musik Anak Melalui Pentas KILA Sahabat Dolanan di Surabaya

    Pemerintah Kembangkan Ekosistem Musik Anak Melalui Pentas KILA Sahabat Dolanan di Surabaya

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KILA Menjadi Ajang Kreativitas dan Kolaborasi Anak-Anak DIAGRAMKOTA.COM – Balai Pemuda Surabaya, Jumat (3/10), menjadi tempat yang penuh dengan riuh keceriaan anak-anak. Acara ini merupakan bagian dari Pentas Lagu Anak “Sahabat Dolanan”, yang menjadi penutup rangkaian program nasional Kita Cinta Lagu Anak (KILA). Acara ini juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk membangun kembali ekosistem musik […]

  • Gubernur Jatim Pimpin Apel Kesiapsiagaan Nasional di alun alun Sidoarjo.

    Gubernur Jatim Pimpin Apel Kesiapsiagaan Nasional di alun alun Sidoarjo.

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 211
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Paransa memimpin Apel Kesiapsiagaan Nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-106 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, ke-75 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan ke-63 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang digelar di Alun-Alun Sidoarjo, Kamis (17/4/2025). Dalam apel tersebut, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi antar unsur dalam […]

expand_less