Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Rumah Layak, Hidup Tidak: DPRD Surabaya Ungkap Fakta Lansia Hidupi 4 Cucu Tak Dianggap Miskin

Rumah Layak, Hidup Tidak: DPRD Surabaya Ungkap Fakta Lansia Hidupi 4 Cucu Tak Dianggap Miskin

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di atas kertas, keluarga ini tidak miskin. Rumahnya masih berdiri. Dindingnya utuh. Terlintas semuanya tampak baik-baik saja. Akan tetapi di dalamnya, DPRD Surabaya temukan seorang lansia harus menanggung hidup satu anak dan empat cucu tanpa penghasilan tetap.

Fakta itu diungkapkan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i, saat turun langsung ke wilayah Kecamatan Krembangan.

Ironisnya, keluarga ini tidak masuk kategori miskin. Bukan karena hidupnya cukup, tapi karena rumahnya dianggap masih “layak”.

Sebuah standar yang, dalam praktiknya, lebih peduli pada bangunan daripada isi perut penghuninya.

Sekolah Jadi Kemewahan bagi Anak Asma

Di keluarga itu, sekolah bukan lagi hak dasar. Ia berubah menjadi kemewahan.

Cucu pertama sang lansia, siswi kelas 2 di SMP Negeri 7 Surabaya, harus berjuang melawan penyakit asma setiap hari.

Berjalan kaki ke sekolah bukan sekadar melelahkan—tapi bisa membuatnya jatuh sakit.

“Kalau tidak ada tetangga yang memberi uang untuk naik ojek, ya tidak sekolah. Jalan kaki langsung sakit, bahkan bolak-balik opname di rumah sakit,” ungkap Imam.

Sekolah, yang seharusnya menjadi pintu masa depan, justru menjadi beban yang tak selalu bisa dijangkau.

Akhirnya, bukan negara yang hadir. Tapi tetangga.

Imam pun mengaku turun tangan dengan membelikan sepeda agar siswi tersebut tetap bisa bersekolah.

“Apalagi nanti saat bulan puasa, kondisi fisiknya pasti lebih rentan kalau harus berjalan jauh,” tambahnya.

Usia Sekolah, Tapi Belum Pernah Sekolah

Di sudut rumah yang sama, dua anak kembar berusia 6 tahun belum pernah merasakan bangku pendidikan.

Bukan karena tidak mau. Tapi karena tidak mampu.

Di tengah gencarnya wacana peningkatan kualitas SDM, masih ada anak-anak yang bahkan belum memulai.

Imam berjanji akan membantu keduanya masuk TK pada tahun ajaran baru.

“Anak-anak ini harus mendapatkan akses pendidikan sejak dini,” tegasnya.

Satu Nenek, Lima Cucu, Tanpa Sandaran

Cerita ini tidak berhenti di sana.

Anak kedua sang lansia, lulusan STM, hingga kini belum memiliki pekerjaan. Sementara ibu dari kelima cucu tersebut telah menikah dua kali—dan kedua suaminya pergi tanpa tanggung jawab.

Yang tersisa hanyalah seorang nenek, menanggung hidup lima cucu di usia senja.

Sebuah potret keluarga yang rapuh, tapi tak cukup “rapuh” untuk diakui sebagai miskin.

DPRD Surabaya: Program Tinggi, Realita Masih Rendah

Dalam kondisi seperti ini, Imam menilai arah kebijakan pemerintah perlu ditinjau ulang.

“Pemkot jangan muluk-muluk dulu bicara program satu keluarga satu sarjana. Faktanya, masih banyak warga yang kesulitan makan karena tidak punya pekerjaan,” tegasnya.

Pernyataan itu seperti menampar realita: ketika program besar digagas, kebutuhan paling dasar justru belum terpenuhi.

Lebih ironis lagi, ada warga yang jelas kesulitan hidup, namun tidak masuk daftar bantuan karena tidak memenuhi syarat administratif.

“Ironisnya, mereka tidak diakui miskin sehingga tidak bisa masuk daftar keluarga miskin atau pra-miskin,” lanjutnya.

Ketika Data Lebih Penting dari Kenyataan

Kasus ini memperlihatkan satu hal: kemiskinan tak selalu terlihat dari dinding rumah.

Namun dalam sistem, yang diukur justru itu.

Akibatnya, warga yang kesulitan makan bisa dianggap “mampu” hanya karena masih memiliki tempat tinggal yang layak secara fisik.

Sementara realitasnya, kebutuhan dasar belum terpenuhi.

“Penuhi dulu kebutuhan dasar warga. Setelah itu, baru bicara program-program lanjutan,” pungkas Imam. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Bersama Polsek Sawahan Surabaya Jadi Momen Silaturahmi dan Pengantar Purna Tugas Wakapolsek

    Buka Bersama Polsek Sawahan Surabaya Jadi Momen Silaturahmi dan Pengantar Purna Tugas Wakapolsek

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar keluarga besar Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Sawahan, Jalan Tidar No.171 Surabaya, tersebut tidak hanya menjadi momen berbuka puasa di bulan suci Ramadan, tetapi juga dirangkai dengan acara pengantar purna tugas Wakapolsek […]

  • Persebaya Surabaya

    Persebaya Surabaya Diambang Kekhawatiran: Ancaman Kehilangan Pemain Bintang

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola terkemuka di Indonesia, sedang menghadapi situasi kritis menjelang akhir musim Super League 2025/2026. Klub yang dikenal dengan julukan Green Force ini berisiko kehilangan sembilan pemain bintang dengan total nilai pasar mencapai Rp 34,31 miliar. Situasi ini memicu kekhawatiran serius dari para penggemar dan pihak manajemen. Pemain Bintang […]

  • Jalur Kereta Api di Pekalongan, KAI, Jalur Jakarta-Surabaya PORIS

    Gaspoll! Prabowo Tambah 30 Rangkaian Kereta Api, Ekspansi ke Seluruh Nusantara

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Berita menyenangkan sekaligus menghebohkan datang dari dunia transportasi! Pemerintah secara tak terduga mengakui bahwa 60% dari biaya operasional layanan kereta api nasional sepenuhnya didanai oleh negara. Angka luar biasa ini bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan publik yang merata dan adil. Pada acara peresmian Stasiun Tanah Abang […]

  • PSSI , Jawa Timur, Piala AFF U-17

    Timnas Indonesia U-17 Tampil Konsisten dalam Laga Uji Coba Lawan Pantai Gading

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Timnas Indonesia U-17 kembali menunjukkan performa yang stabil dalam laga uji coba terbaru mereka. Pada pertandingan yang berlangsung di Dubai, tim asuhan pelatih Nova Arianto berhasil mengimbangi Pantai Gading U-17 dengan skor 0-0. Hasil ini menjadi bagian dari persiapan mereka menjelang kompetisi penting di masa depan. Kehadiran di Piala Dunia U-17 2025 Pertandingan melawan […]

  • Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalanai Tes Urine

    Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalanai Tes Urine

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dipilih secara acak, puluhan personel Korem 081/DSJ menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan dalam penyalahgunaan Narkoba. Sebelumnya dalam sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Danrem 081/Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa peredaan Narkoba di Indonesia saat ini menjadi ancaman nyata dan telah masuk ke […]

  • Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Jalur SNBP 2026: Data dan Proses Seleksi

    Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Jalur SNBP 2026: Data dan Proses Seleksi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah selesai dilaksanakan, dengan ratusan ribu siswa yang dinyatakan lolos masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Hasil ini menjadi indikator penting dalam memahami bagaimana sistem seleksi nasional berjalan, terutama dalam konteks pengakuan terhadap prestasi akademik maupun non-akademik siswa. Jumlah Pendaftar dan Kelulusan di PTN Akademik dan Vokasi Dari total […]

expand_less