Peristiwa Serangan Bersama AS dan Israel ke Iran
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Serangan besar-besaran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah memicu krisis regional yang menimbulkan ketegangan tinggi. Pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, berbagai kota di Iran, termasuk ibu kota Tehran, mengalami ledakan yang mengakibatkan asap tebal mengelilingi langit. Ledakan ini terjadi setelah AS dan Israel melakukan serangan yang disebut sebagai tindakan pencegahan.
Presiden Trump Menjelaskan Tujuan Operasi Militer
Presiden Donald Trump dalam sebuah video menyatakan bahwa operasi militer tersebut adalah “besar dan terus berlangsung” dengan tujuan mencegah Iran dari ancaman terhadap keamanan nasional AS. Ia menekankan bahwa tindakan ini diperlukan untuk melindungi nyawa warga AS dan menjaga stabilitas wilayah. Trump juga menyatakan bahwa Iran sedang mencoba membangun kembali program nuklirnya setelah serangan pada bulan Juni 2025.
Kesiapan Darurat di Israel
Israel mengumumkan keadaan darurat nasional seiring dengan serangan yang dilancarkan. Pihak berwenang memperingatkan warga negara mereka untuk siap menghadapi kemungkinan balasan dari Iran. Selain itu, rumah sakit utama di Israel mulai beralih ke operasi bawah tanah sebagai bagian dari persiapan darurat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pasien dan staf medis di tengah ketidakpastian situasi.
Persiapan Balasan dari Iran
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa negara tersebut sedang bersiap untuk balasan terhadap serangan yang dilakukan. Tasnim, agensi berita semi-pemerintah, menyatakan bahwa Iran akan merespons dengan “tindakan keras”. Analis mengatakan bahwa Iran memiliki berbagai opsi balasan, termasuk serangan rudal terhadap pangkalan militer AS di kawasan tersebut atau target lainnya.
Keterlibatan AS dalam Serangan
Sumber dari Israel mengungkapkan bahwa serangan terhadap Iran dilakukan secara koordinasi dengan AS. Meskipun belum jelas apakah serangan tersebut dilakukan secara mandiri oleh Israel atau dengan partisipasi AS, sumber tersebut menyatakan bahwa fokus serangan adalah pada rudal dan peluncur rudal yang dianggap sebagai ancaman serius.
Peringatan bagi Warga AS di Israel
Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, memberi peringatan kepada warga AS yang berada di negara tersebut untuk siap mengambil tindakan segera jika terdengar alarm atau sirene. Ia menyarankan agar warga AS tetap berada di dekat tempat perlindungan dan segera bertindak saat mendengar suara alarm.
Serangan Kedua dalam Setahun
Ini adalah serangan kedua AS terhadap Iran dalam waktu kurang dari setahun. Pada Juni 2025, Trump memerintahkan pesawat tempur untuk melemparkan bom besar ke tiga situs nuklir di dalam Iran. Serangan tersebut menjadi yang pertama oleh presiden AS sejak hampir setengah abad.
Situasi di Tehran
Warga Tehran melaporkan adanya banyak ledakan di berbagai daerah. Seorang warga menggambarkan pengalamannya saat ledakan terjadi, menyebutkan bahwa suasana sangat menakutkan dan semua orang panik. Ia mengatakan bahwa situasi saat ini sangat buruk dan hanya bisa menunggu perkembangan lebih lanjut.
Ketegangan antara AS, Israel, dan Iran semakin memanas, dengan serangan yang terus berlangsung dan ancaman balasan yang tak terduga. Masyarakat di kedua negara menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian, sementara pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar