PELNI Siapkan Diskon Tiket Hingga 30 Persen untuk Arus Mudik Lebaran 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 48 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menyiapkan kebijakan diskon tiket kapal laut hingga 30 persen untuk kelas ekonomi dalam rangka mendukung program stimulus ekonomi pemerintah menjelang Lebaran 1447 Hijriah. Kebijakan ini berlaku untuk periode keberangkatan dari 11 Maret hingga 5 April 2026 dan mencakup seluruh trayek kapal penumpang PELNI di Indonesia.
Layanan Arus Mudik di Wilayah Balikpapan
Di wilayah Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, layanan arus mudik akan dilayani oleh tiga kapal PELNI yang rutin singgah, yaitu KM Lambelu, KM Bukit Siguntang, dan KM Dorolonda. Ketiga kapal tersebut diproyeksikan menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik tahun ini.
Kepala Cabang PELNI Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menyampaikan bahwa kebijakan diskon ini diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh akses transportasi laut yang lebih terjangkau sekaligus mendorong peningkatan mobilitas penumpang dari Balikpapan.
“Program ini sangat positif karena memberi kesempatan masyarakat merencanakan mudik lebih awal dengan biaya yang lebih ringan. Kami di Cabang PELNI Balikpapan siap mendukung kelancaran operasional dan peningkatan pelayanan selama periode angkutan Lebaran,” ujar Ridwan.
Cara Pembelian Tiket Diskon
Tiket diskon dapat dibeli melalui seluruh kanal resmi PELNI, termasuk aplikasi PELNI Mobile dan loket resmi Cabang PELNI Balikpapan. Masyarakat diimbau melakukan pemesanan lebih awal mengingat kuota tiket diskon terbatas.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Program diskon tiket ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di sektor pariwisata dan perdagangan. Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, masyarakat akan lebih mudah melakukan perjalanan antar daerah, baik untuk mudik maupun kunjungan wisata.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi beban biaya transportasi bagi keluarga yang ingin pulang kampung, terutama bagi masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memastikan akses transportasi yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Tantangan dan Persiapan Operasional
Meskipun program ini dinilai positif, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kesiapan armada dan jumlah penumpang yang bisa ditampung. PELNI harus memastikan bahwa semua kapal yang digunakan dalam program ini dalam kondisi prima dan mampu menangani lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran.
Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait seperti Kementerian Perhubungan dan pihak pelabuhan juga sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional. PELNI perlu memperkuat sistem informasi dan pelayanan pelanggan agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi terkini tentang jadwal keberangkatan dan status tiket.
Program diskon tiket kapal laut hingga 30 persen oleh PELNI merupakan langkah strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan akses transportasi laut yang terjangkau. Dengan adanya program ini, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih nyaman dan hemat. Selain itu, program ini juga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor transportasi dan pariwisata.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar