Jawa Timur Fokus pada Penguatan Sumber Daya Manusia dan Kolaborasi Lintas Sektor
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan pemerintahan mereka. Setahun setelah dilantik, mereka terus berupaya memaksimalkan potensi daerah dengan fokus utama pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan sinergi lintas sektor. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Prioritas Pembangunan SDM dan Infrastruktur
Khofifah menyatakan bahwa ia tidak hanya terpaku pada hitungan hari masa jabatan, tetapi lebih pada dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Jawa Timur. Peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur menjadi pilar utama yang harus berjalan selaras.
“Kualitas SDM, pendidikan, kesehatan, infrastruktur semakin membaik. Kemiskinan kita semakin menurun, pertumbuhan ekonomi semakin membaik,” ujar Khofifah. Dengan peningkatan tersebut, diharapkan dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan dan memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Sinergi Lintas Sektor sebagai Kunci Keberhasilan
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi salah satu faktor utama keberhasilan pembangunan daerah. Khofifah menegaskan bahwa kolaborasi ini diperkuat dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kunci utama keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Keterlibatan berbagai pihak memastikan program-program pemerintah dapat berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Sinergi dari seluruh institusi, baik di level lokal, regional, nasional maupun global, akan terus dimaksimalkan,” harap Khofifah. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kemajuan, kemakmuran, dan kedamaian di Jawa Timur secara bersama-sama.
Respons Adaptif dan Capaian di Bawah Kepemimpinan Emil Dardak
Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah merespons berbagai dinamika kebijakan nasional dan global secara adaptif. Pendekatan progresif ini memungkinkan Jatim tetap relevan dan berdaya saing di tengah perubahan.
Emil menjelaskan bahwa Gubernur Khofifah menjalankan peran “dobel gardan” dalam memimpin. Ini berarti beliau tidak hanya sukses menyukseskan program-program nasional Astacita, tetapi juga melanjutkan program-program Pemprov yang menjadi harapan masyarakat.
Beberapa capaian yang disoroti termasuk pemberian penghargaan kepada cabang dinas yang berhasil 100 persen mendistribusikan ijazah. Selain itu, perluasan koridor bus Trans Jatim di berbagai daerah juga menjadi indikator kemajuan layanan publik.
“Kami optimis bahwa Jawa Timur akan semakin maju di bawah kepemimpinan beliau yang sangat luar biasa,” ucap Emil. Ia juga berharap Khofifah senantiasa diberikan kesehatan untuk terus memimpin Jawa Timur menuju kemajuan.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar