Gerakan Pangan Murah: Upaya Pemkab Bangkalan Jaga Stabilitas Harga Bapok
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 18 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang Ramadan. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional. Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Bupati Bangkalan, Jumat (13/2/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. “Gerakan Pangan Murah hari ini merupakan gerakan serentak nasional yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional, sehingga seluruh Indonesia melaksanakan pada hari yang sama,” ujarnya.
Kehadiran para stakeholder seperti Bulog, Hi-Fresh, dan WT Wilmar menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan acara. Mereka menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan pasar umum. Beberapa barang yang ditawarkan antara lain beras SPHP, minyak goreng meal food, aneka bahan makanan, serta berbagai jenis sayuran.
Harga beras dalam kegiatan ini dijual seharga Rp57.000 per kemasan, sedangkan harga di pasaran mencapai di atas Rp60.000 hingga Rp70.000 untuk kualitas medium. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan penghematan signifikan dalam pembelian bahan pokok.
Lukman juga menegaskan rencana untuk melanjutkan kegiatan ini setiap hari Jumat hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Tempatnya akan berpindah-pindah agar jangkauan semakin luas. Kami akan diskusikan lebih lanjut agar bisa menjangkau kecamatan-kecamatan,” tambahnya.
Sinergi Pemkab dan Stakeholder dalam Menjaga Kesejahteraan Masyarakat
Selain menjaga stabilitas harga, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pangan tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
“Kita laksanakan satu hari ini, dan ke depan direncanakan setiap hari Jumat sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Lukman. Ia menekankan bahwa tujuan utama dari Gerakan Pangan Murah adalah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.
Komoditas yang Ditawarkan dalam Gerakan Pangan Murah
Beberapa komoditas yang disediakan dalam kegiatan ini antara lain:
- Beras SPHP dengan harga Rp57.000 per kemasan
- Minyak goreng meal food dengan harga lebih murah dari pasaran
- Aneka bahan makanan dan sayuran segar
Dengan penawaran ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses ke bahan pokok, tetapi juga bisa menghemat pengeluaran mereka secara signifikan.
Tantangan dan Solusi dalam Pelaksanaan
Meskipun kegiatan ini dijalankan dengan keterbatasan, Bupati Lukman mengungkapkan bahwa partisipasi dari berbagai pihak sangat penting. “Alhamdulillah, meskipun dengan keterbatasan, kami mengundang seluruh stakeholder untuk secara sukarela berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya stabilisasi harga bahan pokok. Dengan begitu, masyarakat lebih siap menghadapi situasi ekonomi yang mungkin berubah.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar