Gempa Bumi Kecil Tercatat di Wilayah Papua Barat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3.6 telah terjadi di wilayah Kaimana, Papua Barat. Peristiwa ini tercatat pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 04:49:14 WIB. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mencatat bahwa gempa ini berada di lokasi 3.68 Lintang Selatan (LS) dan 133.54 Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada sekitar 62 kilometer di barat daya Kaimana, Papua Barat.
Gempa yang terjadi di kedalaman 9 kilometer ini tidak menimbulkan kerusakan signifikan. Namun, masyarakat setempat tetap diminta untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG. Sebab, gempa kecil seperti ini bisa menjadi indikasi aktivitas geologis yang perlu dipantau lebih lanjut.
Informasi Terkini dari BMKG
BMKG merilis data gempa tersebut melalui akun media sosialnya. Dalam rilisnya, disebutkan bahwa informasi yang diberikan bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data. Hal ini dilakukan untuk memastikan kecepatan penyebaran informasi tanpa mengorbankan akurasi.
“#Gempa Mag:3.6, 28-Feb-2026 04:49:14 WIB, Lok:3.68LS, 133.54BT (62 km BaratDaya KAIMANA-PAPUABRT), Kedlmn:9 Km #BMKG, Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam rilisnya.
Potensi Aktivitas Seismik di Papua Barat
Wilayah Papua Barat sering kali menjadi daerah rawan gempa akibat letaknya yang berdekatan dengan lempeng tektonik. Meskipun gempa yang terjadi kali ini tidak terlalu besar, masyarakat tetap diimbau untuk tetap siaga.
Ahli seismologi menyatakan bahwa gempa kecil seperti ini bisa menjadi tanda adanya tekanan atau gesekan antar lempeng tektonik. Jika aktivitas ini terus meningkat, kemungkinan akan terjadi gempa yang lebih besar.
Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Meski gempa terasa cukup kuat di beberapa titik, tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa. Masyarakat di sekitar lokasi gempa juga tidak mengalami kepanikan.
Salah satu warga setempat mengungkapkan bahwa mereka sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini. “Kami sudah tahu bahwa gempa kecil sering terjadi di sini. Kami hanya perlu waspada dan mengikuti informasi dari BMKG,” ujar dia.
Pentingnya Sistem Peringatan Dini
Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya sistem peringatan dini gempa. BMKG terus berupaya meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam memberikan informasi. Dengan teknologi terkini, mereka berharap bisa memberikan peringatan lebih awal kepada masyarakat jika terjadi gempa besar.
Selain itu, edukasi masyarakat tentang cara bertahan saat gempa juga sangat penting. Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat bisa lebih siap menghadapi situasi darurat.
Gempa bumi dengan magnitudo 3.6 di Kaimana, Papua Barat, menjadi pengingat bahwa wilayah ini masih rentan terhadap aktivitas seismik. Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, kejadian ini menegaskan perlunya kesiapan dan pemahaman masyarakat terhadap risiko gempa.
BMKG terus memantau perkembangan gempa dan memberikan informasi terkini kepada publik. Dengan kolaborasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat, diharapkan bisa mengurangi dampak bencana alam yang mungkin terjadi.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar