Akses ke File Epstein: Platform Baru Bantu Pengguna Menjelajahi Dokumen yang Dilepaskan DOJ
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pengungkapan file Jeffrey Epstein telah menjadi perhatian global, dengan lebih dari 3 juta halaman dokumen, 180.000 gambar, dan 2.000 video yang dilepaskan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ). File-file ini menunjukkan hubungan antara Epstein dengan tokoh-tokoh penting di berbagai bidang seperti bisnis, politik, dan hiburan. Meski banyak orang ingin mengakses dan memeriksa dokumen-dokumen tersebut secara langsung, tidak semua tahu bagaimana melakukannya.
Platform Jmail.world: Solusi untuk Mengakses File Epstein
Untuk menjawab tantangan ini, dua insinyur perangkat lunak, Riley Walz dan Luke Igel, menciptakan situs web bernama Jmail.world. Platform ini dirancang untuk mengorganisir dokumen publik yang tersebar dan sulit diakses menjadi format yang lebih mudah digunakan. Situs ini memungkinkan pengguna untuk mencari dan menjelajahi email yang terkait dengan kasus Epstein dalam bentuk sistem pencarian yang mirip dengan akun Gmail.
Dengan menggunakan teknologi AI dan optical character recognition (OCR), Jmail.world dapat mengubah file PDF yang kabur atau tercoret menjadi teks yang bisa dibaca. Hal ini memudahkan pengguna untuk mencari nama, tanggal, dan kata kunci tertentu. Selain email, platform ini juga menyediakan fitur lain seperti JPhotos untuk menampilkan gambar yang dilepaskan, JDrive untuk menjelajahi dokumen dan PDF, serta JFlights yang menampilkan data perjalanan pesawat pribadi dan catatan penerbangan.
Informasi yang Terkandung dalam File Epstein
File Epstein mengungkap keterlibatan Epstein dengan sejumlah tokoh besar. Meskipun disebutkan dalam dokumen tidak selalu berarti mereka bersalah, hubungan-hubungan ini telah memicu pertanyaan dan spekulasi. Beberapa nama terkenal seperti mantan Presiden AS Donald Trump, mantan Presiden Bill Clinton, aktor Kevin Spacey, dan Woody Allen muncul dalam dokumen tersebut. Bahkan, beberapa tokoh bisnis seperti Bill Gates dan Elon Musk juga dikaitkan dengan Epstein dalam komunikasi mereka.
Penyelidikan dan Kesaksian
Beberapa tokoh yang disebutkan dalam file Epstein telah sepakat untuk memberikan kesaksian dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Komite Peninjau DPR AS. Misalnya, Bill dan Hillary Clinton setuju untuk hadir sebagai saksi. Di Inggris, Lord Peter Mandelson mundur dari House of Lords setelah munculnya keterkaitan dengan kasus Epstein. Sementara itu, Miroslav Lajčák, penasihat keamanan nasional Slovakia, juga mengundurkan diri setelah munculnya kontroversi.
Teori Konspirasi Mengenai Kasus Epstein
Selama bertahun-tahun, banyak orang percaya bahwa ada jaringan aborsi anak-anak yang berada di tingkat tertinggi masyarakat AS dan dilindungi oleh negara. Teori-teori ini menyebar melalui media online yang terkait dengan figur misterius bernama Q. Beberapa influencer juga menyatakan bahwa Epstein bekerja sebagai agen Israel. Namun, DOJ telah membantah klaim-klaim ini.
Epstein ditangkap kembali pada tahun 2019 atas tuduhan perdagangan seks federal. Menurut catatan resmi, dia meninggal karena bunuh diri di penjara New York. Namun, teori konspirasi tetap berkembang, termasuk klaim bahwa ia masih hidup dan berada di Israel. Beberapa teori bahkan menyebut adanya perbedaan bentuk hidung dan telinga Epstein, menganggapnya sebagai bukti bahwa tubuh yang ditemukan adalah palsu.
Pelanggaran dan Tuntutan Hukum
Jeffrey Epstein adalah seorang finansier AS yang divonis sebagai pelaku pelecehan seksual. Jaksa menuduhnya menjalankan operasi perdagangan seks yang berlangsung lama, melibatkan ratusan gadis di bawah umur. Pada tahun 2008, Epstein mengakui kesalahan dalam kasus Florida dan mendapatkan hukuman 13 bulan penjara dengan izin kerja. Hukuman ini sempat dikritik keras dan masih menjadi pertanyaan.***

>

Saat ini belum ada komentar