Pelatih PSS Sleman Absen, Asisten Berhasil Bawa Tim Raih Kemenangan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Ming, 11 Jan 2026
- comment 0 komentar

(pssslemanid)
DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah situasi yang penuh tekanan, asisten pelatih PSS Sleman, Gilang Ramadan, berhasil memimpin tim dalam pertandingan melawan PSIS Semarang. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (10/1/2026) dalam laga pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/2026. Meskipun pelatih kepala Ansyari Lubis absen akibat sanksi akumulasi kartu kuning, Gilang mampu membawa Super Elja meraih kemenangan 2-1 atas Laskar Mahesa Jenar.
Gilang mengakui bahwa pengalaman pertama kali memimpin langsung selama 90 menit sangat berbeda dari biasanya. Ia menjelaskan bahwa ia tidak pernah duduk sepanjang pertandingan karena ingin terus memantau pergerakan pemain dan memberikan instruksi secara langsung. “Saya merasa tekanan besar, tapi kami bisa melewati fase sulit ini,” ujarnya dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.
Tantangan Menghadapi Lawan dengan Perubahan Pemain
Salah satu tantangan utama dalam pertandingan ini adalah perubahan komposisi pemain PSIS Semarang. Gilang menyatakan bahwa banyaknya pemain baru membuat tim pelatih kesulitan dalam menyusun strategi. “Kami hanya bisa menerka-nerka analisis lawan, tapi fokus kami tetap pada permainan sendiri,” tambahnya.
Meski demikian, PSS Sleman mampu mengatasi tekanan tersebut. Gol pembuka dicetak oleh Junior Haqi, sedangkan gol kedua datang dari Gustavo Tocantins. Sementara itu, PSIS mencoba membalas lewat gol Beto Goncalvez. Meski menang, Gilang tetap memberikan evaluasi terkait proses gol balasan PSIS di awal babak kedua. “Ada kelengahan yang harus segera dibenahi,” katanya.
Penampilan Keras dan Dukungan Suporter
Junior Haqi, pencetak gol pembuka, mengakui bahwa kemenangan ini tidak mudah diraih. Ia menekankan bahwa kerja keras tim dan dukungan suporter menjadi kunci kemenangan. “Kuncinya dari tim dan doa orang tua di rumah,” ujarnya.
Dalam pertandingan ini, PSS Sleman berhasil mempertahankan posisi kedua di klasemen sementara. Sementara itu, PSIS Semarang semakin terpuruk setelah kekalahan ini. Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa meskipun pelatih utama absen, tim tetap mampu beradaptasi dan menunjukkan performa yang baik.
Evaluasi dan Persiapan untuk Masa Depan
Gilang mengakui bahwa ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama dalam hal konsistensi bermain. Ia berharap tim dapat belajar dari pertandingan ini dan terus meningkatkan performa di laga-laga mendatang. “Kami akan terus berbenah agar bisa lebih siap dalam pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Pertandingan ini juga menunjukkan bahwa PSS Sleman memiliki potensi besar untuk bersaing di kompetisi musim ini. Dengan kedisiplinan dan kerja sama tim, Super Elja dapat memperkuat posisi mereka di papan klasemen.***





Saat ini belum ada komentar