Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Bongkar kampas rem gak harus copot kaliper, tips mudah biar rem tetap aman dan ringan

Bongkar kampas rem gak harus copot kaliper, tips mudah biar rem tetap aman dan ringan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Mengganti kampas rem depan sering menjadi momok tersendiri bagi pemilik motor, apalagi kalau bautnya susah dilepas. Biasanya masalah ini muncul karena baut pengganti bukan asli atau sudah aus, sehingga proses pembongkaran kaliper bisa bikin frustrasi.

Untungnya, ada metode yang memungkinkan kampas rem depan diganti tanpa harus melepas kaliper sama sekali. Cara ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga meminimalkan risiko merusak cat, seal, atau komponen lain yang sensitif terhadap panas maupun benturan.

Tutorial ini akan membahas langkah demi langkah cara melepas kampas rem depan motor Yamaha dan Honda, lengkap dengan tips memanfaatkan obeng min, kunci sederhana, dan teknik mengatur kancingan kecil agar kampas bisa diganti dengan aman.

Mengatasi Kampas Rem yang Sulit Dilepas

Seringkali saat ingin mengganti kampas rem, pengendara mendapati baut macet atau koneksi rodanya rampal. Masalah ini biasanya muncul akibat penggunaan baut bukan asli pabrik. Namun, dengan metode yang tepat, kampas rem dapat dilepas tanpa harus membongkar kaliper secara keseluruhan.

Pertama, perhatikan adanya kancing atau kait kecil di bagian belakang kampas. Kancing ini berfungsi menahan kampas tetap di posisinya. Dengan bantuan obeng min, kancing dapat dijungkit perlahan untuk membuka celah kampas. Setelah celah terbuka, kampas belakang bisa ditarik keluar dengan mudah. Cara ini cocok bagi yang tidak ingin melepas roda, meski melepas roda tetap bisa menjadi opsi alternatif jika kampas sangat sulit dicopot.

Teknik ini juga berlaku untuk motor Honda maupun Yamaha, hanya berbeda sedikit pada pola rem dan bentuk kancingnya. Penggunaan alat sederhana seperti kunci pas 14, obeng, atau alat penarik kancing kecil sudah cukup untuk melakukan pekerjaan ini dengan aman.

Pemasangan Kanvas Rem Baru yang Mudah

Setelah kampas lama dilepas, pemasangan kampas baru relatif mudah. Pertama, posisikan kampas pada dudukan yang tepat, pastikan cangkol atau kait kecil masuk pada lubangnya. Dorong perlahan hingga kampas menempel kuat di kaliper. Selanjutnya, pasang kembali kancing atau kait yang tadi dilepas. Jika terasa kurang pas, cukup dorong sedikit agar masuk dengan rapat.

Teknik ini memastikan kampas menempel sempurna tanpa harus memanaskan baut atau membongkar komponen lain. Roda dapat dipasang kembali, sambil memastikan cable speedodan komponen lain terpasang dengan sempurna. Setelah semua bagian terpasang, tekan tuas rem untuk memastikan kampas mengunci cakram secara efektif, lalu periksa putaran roda. Pastikan roda berputar lancar tanpa ada hambatan, yang menunjukkan bahwa rem terpasang dengan benar dan aman.

Tips dan Trik Agar Ganti Kampas Rem Lebih Aman

Bagi pemula yang ingin mengganti kampas rem sendiri, penting untuk menyiapkan alat dasar yang biasanya tersedia di rumah. Kunci L, obeng mini, atau alat pengangkat kait kecil sudah cukup untuk mengganti kampas rem depan pada motor Yamaha atau Honda. Jangan gunakan api atau alat panas karena bisa merusak cat dan seal kaliper.

Jika baut terlalu ketat atau macet, cara mengetuk ringan menggunakan pahat bisa dilakukan untuk menghasilkan getaran agar baut dapat lepas. Namun, lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak bagian sekitarnya. Dengan persiapan alat yang tepat dan teknik yang benar, mengganti kampas rem depan menjadi aktivitas yang mudah, cepat, dan aman dilakukan sendiri di rumah, bahkan bagi pemula.

Dengan memahami cara melepas dan memasang kampas rem depan tanpa perlu membongkar kaliper, pemilik motor kini dapat menghemat waktu serta mengurangi potensi kerusakan. Tutorial ini menunjukkan bahwa dengan alat yang sederhana, sedikit kesabaran, dan langkah yang benar, perawatan rem motor bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa repot, tetap aman, dan hasilnya terlihat profesional seperti di bengkel resmi. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Surabaya Desak Perusahaan Untuk Kembalikan Ijazah Pegawai Yang Telah Resign, Jangan Di Tahan !

    DPRD Surabaya Desak Perusahaan Untuk Kembalikan Ijazah Pegawai Yang Telah Resign, Jangan Di Tahan !

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Kami juga menyarankan kepada Pemkot Surabaya supaya menutup perusahaan yang telah menahan ijazah karyawan. “ Ini adalah salah satu langkah yang baik. Memang kalau ada sesuatu yang salah dan selama ini belum bisa terangkat, itu memang harus ada sesuatu disruptif. Seperti kasus kemarin UD Sentoso Seal,” ujar Arjuna Rizky Dwi Kresnayana di Surabaya, Senin (21/04/2025). […]

  • Polsek Tarik Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program P2B di Desa Singogalih

    Polsek Tarik Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program P2B di Desa Singogalih

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya mewujudkan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di wilayah pedesaan terus digalakkan oleh Polsek Tarik. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur di Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Kapolsek Tarik, AKP Heri Setyawan, pada Selasa (10/6/2025), menurunkan Bhabinkamtibmas untuk meninjau langsung perkembangan budidaya ikan lele di Desa Singogalih. […]

  • Prof. Dr. Sadjijono Guru besar FH Universitas bhayangkara.

    Seminar Nasional di UMSIDA Sidoarjo, Prof. Sadjijono Soroti RKUHAP Versi Terbaru

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 334
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menggelar Seminar Nasional bertema pembaruan hukum acara pidana yang menghadirkan sejumlah narasumber ahli, di antaranya Prof. Dr.Sadjijono, S.H.,M.Hum. Prof. Dr. Sri Winarsih, S.H., M.H., Dr. Radian Salman, S.H., LL.M. Dr. Prawitra Thalib, S.H., M.H., ACIArb. serta Direktur LKBH UMSIDA, Dr. Rifqi Ridlo Phahlevi. S.H., M.H.Seminar yang berlangsung pada Senin […]

  • DPRD Jatim Siap Telusuri Kabar Kebocoran Pajak BBKB Lintas Provinsi

    DPRD Jatim Siap Telusuri Kabar Kebocoran Pajak BBKB Lintas Provinsi

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dugaan adanya kebocoran atau salah setor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (BBKB) lintas provinsi kembali mencuat. Komisi C DPRD Jawa Timur menyatakan siap menelusuri kabar tersebut setelah muncul klaim dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait kelebihan pembayaran pajak BBKB ke Jawa Timur senilai Rp100 miliar. Anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad […]

  • Eri Cahyadi: Transformasi Surabaya atau Sekadar Janji Manis?

    Eri Cahyadi: Transformasi Surabaya atau Sekadar Janji Manis?

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 194
    • 0Komentar

    *Oleh: Agung Hari Bayangkan Surabaya sebagai kota masa depan: parkir minimarket bebas pungli, pelajar bebas pekerjaan rumah (PR), dan Mobile Legends menjadi ekstrakurikuler resmi di sekolah. Inilah sebagian visi Wali Kota Eri Cahyadi—sebuah gambaran kota yang tertib, sejahtera, dan modern. Namun di balik pencapaian yang diklaim gemilang, muncul pertanyaan kritis: benarkah ini transformasi nyata atau […]

  • Demonstrasi Buruh Jawa Timur untuk Tuntutan Upah Minimum Provinsi 2026 Rp 3,3 Juta

    Demonstrasi Buruh Jawa Timur untuk Tuntutan Upah Minimum Provinsi 2026 Rp 3,3 Juta

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 6.000 ribu buruh dari berbagai kota di Jawa Timur menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Aksi ini dilakukan pada Kamis, 27 November 2025, dengan tujuan menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar Rp 3.356.349. Massa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Pekerja/Serikat Buruh (Gasper) berasal dari wilayah seperti Surabaya, […]

expand_less