Bupati Sumedang Jadi Mentor PKN, Jelaskan Transformasi Birokrasi Berbasis Kinerja
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 11 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumedang yang terus melakukan perbaikan di bidang birokrasi, menyebabkan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir diundang sebagai mentor dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN).
Dony Ahmad Munir bertindak sebagai pembimbing dalam Seminar Implementasi PKN Tingkat I yang diselenggarakan di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Pejompongan, Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Kehadiran Bupati juga memberikan dukungan terhadap perubahan yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Hj. Tuti Suswati selama ini, yang telah berjuang keras untuk meningkatkan kualitas birokrasi di Sumedang, serta hadir bersama-sama dalam acara PKN tersebut.
Keterlibatan Bupati Dony sebagai pembimbing dalam forum nasional ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan kemampuan pemimpin wilayah serta memacu perubahan birokrasi.
Seminar dimulai dengan paparan Sekda Sumedang, Hj. Tuti Suswati, yang menyampaikan inisiatif perubahan bernama Smart Investment Experience (SIX).
Pada presentasinya, Hj. Tuti mengungkapkan bahwa SIX adalah pengembangan dari sistem informasi sebelumnya, SIPIPI, yang masih bersifat satu arah dan tidak interaktif.
“Melalui SIX, para investor dapat berkomunikasi langsung melalui sistem tanpa perlu bertemu secara langsung. Hal ini dilakukan untuk mencegah tindakan yang tidak diinginkan sekaligus mempercepat proses pelayanan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan berbagai manfaat dari SIX, antara lain, Akses informasi lahan dan legalitas yang terintegrasi dengan Gistaru, Membantu peningkatan investasi daerah, Pendampingan investor oleh tim inti, Pemasaran investasi melalui katalog potensi, media visual, dan souvenir resmi.
Ibu Tuti menyatakan bahwa sistem ini mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan memiliki potensi untuk diadopsi secara nasional.
Bupati Dony menekankan bahwa SIX adalah langkah penting dalam perbaikan pelayanan investasi di Sumedang.
“Dengan SIX, semua data investasi tersimpan dalam satu portal. Investor memperoleh pengalaman lengkap mulai dari pengajuan, izin, hingga pendampingan,” ujar Dony.
Menurutnya, SIX mulai menunjukkan dampak yang nyata. Investasi daerah tercatat mencapai Rp4,5 triliun dan diperkirakan akan melampaui Rp6 triliun dalam waktu dekat. Beberapa investor besar juga mulai memperluas usahanya, termasuk Garuda Food.
“Kami percaya SIX akan menjadi contoh nasional dan ditiru oleh daerah lain,” katanya.
Anggota tim evaluasi nasional, termasuk Andi Taufik, mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh SIX. Namun, mereka menyarankan agar platform investasi tersebut menerapkan prinsip SDGs (Sustainable Development Goals) yang didasarkan pada nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Pengawas juga menegaskan bahwa inovasi tidak boleh hanya berfokus pada aspek digital dan teknis, tetapi harus tetap memperhatikan pelestarian lingkungan serta keseimbangan sosial.
Saat sesi mendekati akhir, mentor mengajukan pertanyaan reflektif mengenai alasan inovasi tersebut dibuat. Dengan jujur, Hj. Tuti menjawab bahwa inovasi muncul karena adanya kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan investasi yang sudah ada. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar