Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Sejarah Pura Besakih, Pura Terbesar Di Bali

Sejarah Pura Besakih, Pura Terbesar Di Bali

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMSejarah Pura Besakih, pura terbesar di BaliLebih dari sekadar tempat suci, Pura Besakih adalah saksi bisu sejarah panjang Bali, mencerminkan perpaduan kepercayaan, budaya, dan kekuatan alam yang membentuk identitas pulau ini.

Sejarah Pura Besakih terentang jauh ke masa lalu, bahkan sebelum agama Hindu secara resmi menjadi agama mayoritas di Bali. Diperkirakan, kawasan ini telah menjadi tempat suci sejak abad ke-8 Masehi, jauh sebelum Kerajaan Gelgel berkuasa. Bukti arkeologis, seperti prasasti dan artefak, mengindikasikan adanya praktik pemujaan roh leluhur dan kekuatan alam (animisme dan dinamisme) yang kuat di wilayah tersebut. Gunung Agung sendiri, sebagai gunung tertinggi dan paling suci di Bali, diyakini sebagai tempat bersemayam para dewa dan roh leluhur.

Masuknya pengaruh Hindu dari Jawa pada abad ke-11 secara bertahap mengubah lanskap spiritual Bali. Pura Besakih, yang sebelumnya merupakan tempat pemujaan lokal, mulai diintegrasikan ke dalam sistem kepercayaan Hindu-Bali. Pada masa pemerintahan Raja Udayana Warmadewa dan Ratu Mahendradatta, Pura Besakih menjadi pusat keagamaan kerajaan. Mereka membangun beberapa pura kecil di sekitar Besakih, menandai awal dari kompleks pura yang kita kenal saat ini.

Perkembangan Pura Besakih mencapai puncaknya pada masa Kerajaan Gelgel (abad ke-14 hingga abad ke-17). Kerajaan Gelgel menjadikan Pura Besakih sebagai Pura Kahyangan Jagat, yaitu pura yang disucikan oleh seluruh umat Hindu di Bali. Pada masa ini, struktur pura diperluas dan diperindah, mencerminkan kemegahan dan kekuatan kerajaan.

Salah satu pura terpenting di kompleks Besakih adalah Pura Penataran Agung, yang merupakan pura utama dan pusat dari seluruh kompleks. Pura ini didedikasikan untuk Trimurti, yaitu tiga dewa utama dalam agama Hindu: Brahma (pencipta), Wisnu (pemelihara), dan Siwa (pelebur). Selain Pura Penataran Agung, terdapat puluhan pura lain yang lebih kecil, masing-masing didedikasikan untuk dewa-dewi tertentu, roh leluhur, atau aspek alam.

Pura Besakih tidak hanya menjadi pusat peribadatan, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan budaya masyarakat Bali. Upacara-upacara besar, seperti Odalan (peringatan hari jadi pura) dan Eka Dasa Rudra (upacara besar yang diadakan setiap beberapa puluh tahun sekali), diadakan di Pura Besakih, melibatkan ribuan umat Hindu dari seluruh Bali. Upacara-upacara ini bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan, melestarikan tradisi, dan merayakan kehidupan.

Seiring berjalannya waktu, Pura Besakih mengalami berbagai ujian dan tantangan. Erupsi Gunung Agung pada tahun 1963 menjadi pukulan berat bagi pura ini. Meskipun sebagian besar bangunan tetap berdiri, erupsi tersebut menyebabkan kerusakan yang signifikan dan menewaskan banyak orang. Namun, semangat masyarakat Bali untuk membangun kembali Pura Besakih sangat kuat. Dengan dukungan dari pemerintah dan donatur, Pura Besakih berhasil dipugar dan dikembalikan ke kejayaannya.

Kini, Pura Besakih bukan hanya menjadi tempat suci bagi umat Hindu Bali, tetapi juga menjadi destinasi wisata yang populer. Keindahan arsitektur pura, kemegahan lanskap Gunung Agung, dan kekayaan budaya Bali menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya. Namun, di balik daya tarik wisata tersebut, Pura Besakih tetaplah tempat suci yang dijaga kesakralannya oleh masyarakat Bali.

Kunjungan ke Pura Besakih bukan hanya sekadar perjalanan wisata, tetapi juga perjalanan spiritual. Di tempat ini, pengunjung dapat merasakan kedamaian, keagungan, dan kekuatan alam yang menyatu dalam harmoni. Pura Besakih adalah pengingat akan sejarah panjang Bali, warisan budaya yang tak ternilai harganya, dan akar spiritual yang mengakar kuat dalam jiwa masyarakatnya. Melalui pelestarian dan penghormatan terhadap Pura Besakih, kita turut menjaga identitas dan keberlangsungan budaya Bali untuk generasi mendatang.

Sejarah Pura Besakih, pura terbesar di Bali

(red)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pungli Oknum Satpol PP, DPRD Surabaya

    Memalukan! Video Dugaan Pungli Oknum Satpol PP Viral, DPRD Surabaya: Jangan Berlindung di Balik Alasan Video Lama

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Video viral pungli oknum Satpol PP, yang memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum anggota Satpol PP Kota Surabaya terhadap pedagang kaki lima menuai reaksi keras dari DPRD Surabaya. Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius Wali Kota Surabaya dan jajaran pimpinan Satpol PP. […]

  • Di Awal Tahun, Pemkot Surabaya Rotasi 69 Pejabat, Berikut Daftarnya

    Di Awal Tahun, Pemkot Surabaya Rotasi 69 Pejabat, Berikut Daftarnya

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawali tahun 2026 dengan melantik 69 pejabat struktural di lingkungan pemerintahan kota pada Jumat (2/1/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus penyegaran birokrasi agar kinerja pelayanan publik tetap optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelantikan puluhan pejabat tersebut mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari kepala perangkat daerah, […]

  • Semangat Gotong Royong, Sertu Aris Bersama Warga Cor Jalan Rusak

    Semangat Gotong Royong, Sertu Aris Bersama Warga Cor Jalan Rusak

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Babinsa Desa Sumberingin Kidul, Sertu Aris Setiawan anggota Koramil Tipe B 0807/05 Ngunut, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti pengecoran jalan berlubang di Desa Sumberingin Kidul, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dilaksanakan dalam program Jumat Bersih tersebut bertujuan memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya berlubang agar lebih aman dan nyaman bagi […]

  • Nasib Karier Politik Eko Patrio Usai Dinonaktifkan PAN, Serahkan pada Zulhas

    Nasib Karier Politik Eko Patrio Usai Dinonaktifkan PAN, Serahkan pada Zulhas

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Eko Patrio Minta Penangguhan Penahanan Terduga Pelaku Penjarah Rumahnya DIAGRAMKOTA.COM – Eko Hendro Purnomo, atau lebih dikenal dengan nama Eko Patrio, anggota DPR nonaktif, mengunjungi Polda Metro Jaya untuk meminta penangguhan penahanan terhadap seorang terduga pelaku yang menurutnya telah menyelamatkan kucingnya. Dalam kesempatan tersebut, Eko juga menjelaskan alasan dirinya muncul di depan publik, termasuk perasaannya terhadap […]

  • Ferdy sambo

    Ferdy Sambo Terlihat Khusyuk Saat Ibadat, Postingan Akun Resmi Mengundang Perhatian

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah postingan di akun resmi @ferdysambo_official telah menarik perhatian publik setelah Ferdy Sambo terlihat khusyuk menjalani ibadat. Meski sebelumnya dikenal sebagai mantan pejabat kepolisian yang tengah menjalani hukuman penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, kali ini ia muncul dalam konteks yang berbeda. Dalam unggahan tersebut, Sambo tampil dengan mengenakan kaos […]

  • PCU Tingkatkan Literasi Digital di Mojokerto

    PCU Tingkatkan Literasi Digital di Mojokerto

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Inovasi Pendidikan di SDN Sumberjati, Mojokerto DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah tantangan yang semakin kompleks dalam era digital, SDN Sumberjati di Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu contoh inovasi pendidikan yang menarik perhatian. Tidak hanya mengandalkan buku-buku cetak klasik, sekolah ini kini berupaya memperkuat budaya literasi dengan bantuan program inovatif yang melibatkan berbagai pihak. Program yang diberi nama […]

expand_less