Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Alexander Agung: Kisah Hidup Sang Penakluk Terbesar dalam Sejarah

Alexander Agung: Kisah Hidup Sang Penakluk Terbesar dalam Sejarah

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
  • comment 0 komentar

Diagramkota.com – Alexander Agung, atau lebih dikenal dengan nama Alexander III dari Makedonia, adalah salah satu tokoh paling legendaris dalam sejarah dunia.

Ia lahir pada 356 SM di Pella, ibu kota Makedonia. Alexander Agung adalah putra Raja Philip II dan Ratu Olympias.

Sejak muda, Alexander telah menunjukkan bakat kepemimpinan dan kecerdasannya, yang kemudian membawanya menjadi penakluk terbesar sepanjang masa.

Sejak usia dini, Alexander sudah dibentuk untuk menjadi seorang pemimpin. Ayahnya, Raja Philip II, merupakan sosok militer yang kuat dan berhasil memperluas kekuasaan Makedonia.

Namun, pengaruh terbesar dalam masa muda Alexander adalah gurunya, Aristoteles. Aristoteles adalah seorang filsuf besar Yunani yang mengajarkan banyak hal kepada Alexander, termasuk ilmu pengetahuan, filosofi, etika, dan strategi militer.

Pendidikan ini membantu Alexander memiliki wawasan luas, yang kemudian membantunya dalam memimpin dan mengembangkan strategi-strategi perang cerdas.

Pada tahun 336 SM, setelah pembunuhan ayahnya, Alexander naik takhta Makedonia. Saat itu, usianya baru 20 tahun, tetapi ambisinya luar biasa besar.

Salah satu langkah pertama yang ia lakukan adalah menyatukan kembali Yunani yang sempat terpecah, dan dengan cepat ia memimpin invasi ke Kekaisaran Persia, salah satu kekaisaran terbesar dan terkuat pada masanya.

Dalam waktu yang relatif singkat, Alexander berhasil menaklukkan wilayah Persia melalui serangkaian pertempuran penting, seperti Pertempuran Granikos, Pertempuran Issos, dan Pertempuran Gaugamela.

Setelah menaklukkan Persia, Alexander terus memperluas wilayah kekuasaannya hingga ke Mesir, Asia Tengah, dan bahkan mencapai wilayah India.

Salah satu aspek menarik dari kepemimpinan Alexander adalah visinya tentang kekaisaran multikultural. Ia tidak hanya menaklukkan wilayah baru, tetapi juga memadukan budaya Makedonia dengan budaya-budaya yang ditaklukkan.

Di Mesir, misalnya, ia mendirikan kota Alexandria, yang kemudian menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan dunia kuno.

Alexander juga mendorong pernikahan antarbangsa dan berusaha menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang etnis dan budaya dalam pemerintahannya.

Alexander Agung meninggal pada tahun 323 SM di usia yang relatif muda, yaitu 32 tahun, di Babilonia (sekarang Irak).

Penyebab kematiannya masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan, beberapa teori menyebutkan ia meninggal karena penyakit, sementara yang lain berspekulasi adanya racun.

Setelah kematiannya, kekaisaran yang dibangun Alexander terpecah-pecah di antara jenderalnya, yang dikenal sebagai Diadochi.

Meski kekaisarannya tidak bertahan lama setelah kepergiannya, warisan Alexander tetap hidup melalui penyebaran budaya Yunani (Hellenisme) ke seluruh wilayah yang ia taklukkan.

Hellenisme mempengaruhi seni, arsitektur, agama, dan ilmu pengetahuan di berbagai wilayah, dari Timur Tengah hingga Asia Selatan, selama berabad-abad setelah kematiannya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sultan Hamengkubuwono X Beri Apresiasi Penyerahan Sertifikat Tanah ke Masyarakat Gunungkidul

    Sultan Hamengkubuwono X Beri Apresiasi Penyerahan Sertifikat Tanah ke Masyarakat Gunungkidul

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Gubernur DIY Berikan Apresiasi atas Penyerahan Sertipikat Tanah untuk Rakyat DIAGRAMKOTA.COM –Ā Pada acara Penyerahan Sertipikat Tanah untuk Rakyat yang berlangsung di Gunungkidul, D.I. Yogyakarta pada Rabu (08/10/2025), Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, memberikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) atas komitmennya dalam memberikan kepastian hukum atas tanah di […]

  • Ramalan Zodiak Pisces Minggu Ini 20 Oktober-26 Oktober 2025

    Ramalan Zodiak Pisces Minggu Ini 20 Oktober-26 Oktober 2025

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –Ā Ramalan Zodiak Pisces Hari Ini – Zodiak Pisces berasal dari konstelasi rasi bintang Pisces. Zodiak ini memiliki elemen air dan simbol zodiak Pisces adalah ikan. Orang yang lahir pada tanggal 19 Februari sampai 20 Maret memiliki zodiak Pisces. Yuk, lihat ramalan zodiak Pisces minggu ini, 20 Oktober-26 Oktober 2025. Siapa tahu intuisimu jadi kunci […]

  • Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz meninggal dunia

    Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz meninggal dunia

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Diagram Kota Surabaya- Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz meninggal dunia, Rabu (24/7/2024) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, di usia 84 tahun. Kabar terserbut dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi. Setelah dimandikan nantinya direncanakan akan disalatkan di masjid miliknya yang berlokasi di Jalan Nenas, Bogor, Jawa Barat. Selanjutnya pada sekitar pukul […]

  • Warga Gundih keluhkan Layanan Publik, Didik Bledex Siap Fasilitasi

    Warga Gundih keluhkan Layanan Publik, Didik Bledex Siap Fasilitasi

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik Adiono, S.Sos., yang akrab disapa Didik Bledex, mengadakan kegiatan Jaring Aspirasi Masyarakat dalam rangka reses tahun sidang pertama masa persidangan II tahun anggaran 2025. Acara ini digelar di RT 07 RW 04, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, pada Rabu, 12 Februari 2025. Dalam […]

  • Sinergi Polres Malang dan Forkopimda untuk Pemulihan Korban Tragedi Kanjuruhan

    Sinergi Polres Malang dan Forkopimda untuk Pemulihan Korban Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, menghadiri doa bersama di pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, pada Sabtu (22/6/2024). Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menyatakan bahwa kegiatan doa bersama ini adalah salah satu upaya untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. “Alhamdulillah, […]

  • Budidaya Ikan Lele di Desa Suruh Sukodono Berkembang Baik, Topang Ketahanan Pangan Polresta Sidoarjo

    Budidaya Ikan Lele di Desa Suruh Sukodono Berkembang Baik, Topang Ketahanan Pangan Polresta Sidoarjo

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di sektor ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Suruh, Polsek Sukodono, Briptu Wibisono, bersama perangkat Desa Suruh melakukan pengecekan perkembangan budidaya ikan lele di kolam bioflok milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Suruh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (17/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

expand_less