Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Mengapa Semeru Sering Meletus? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Semeru Sering Meletus? Ini Penjelasan Ilmiahnya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Erupsi gunung berapi jadi salah satu bencana alam yang paling sering kita dengar akhir-akhir ini, termasuk berita erupsinya Gunung Semeru pada Rabu (19/11/2025) lalu. Erupsi kali ini bisa dibilang termasuk erupsi yang besar. Itu karena awan panas meluncur sejauh 13 kilometer menghancurkan ratusan, bahkan ribuan rumah.

Membahas soal erupsi gunung, kamu sadar, gak, sih, kalau kebanyakan gunung berapi yang sudah erupsi sekali akan kembali erupsi pada tahun selanjutnya atau beberapa tahun setelahnya? Hal yang sama ternyata juga terjadi pada Gunung Semeru. Jadi, kenapa Gunung Semeru sering erupsi? Kira-kira apa penyebabnya?

1. Gunung Semeru sudah erupsi sejak abad ke-18

Gunung Semeru merupakan gunung aktif yang berlokasi di Jawa Timur. Nah, mengingat statusnya yang masih aktif, gak heran sebetulnya kalau gunung tertinggi di Pulau Jawa ini kerap mengalami erupsi hebat dan memuntahkan sejumlah material, seperti awan panas, guguran lava, hingga batu-batu besar. Dilansir BNPB, erupsi Semeru pertama kali tercatat pada 1818–1913. Sejak itu, Semeru diketahui “tertidur pulas” setidaknya hingga 21 September 1941.

Empat tahun kemudian, Gunung Semeru kembali meletus pada tahun 1945 dan terus menunjukkan aktivitas vulkanik hingga 1960. Pada awal tahun 2000-an, Gunung Semeru meletus pada 2008, diikuti oleh periode antara 2014 hingga 2017. Setelah empat tahun dalam keadaan tenang, gunung yang terkenal dengan pemandangan indahnya ini kembali menunjukkan aktivitas pada 2021. Sejak saat itu, hampir setiap tahun gunung ini mengalami letusan, termasuk letusan besar pada hari Rabu, 19 November 2025.

2. Bagaimana Gunung Semeru erupsi?

AA1RDr5Y

Sekilas, gunung berapi seperti Semeru memang tampak tenang, tanpa adanya aktivitas apa pun. Namun, itu hanya di bagian yang terlihat. Jauh di dalam tanah, aktivitas vulkanik terus berlangsung. Dilansir USGS, suhu yang sangat panas membuat batuan perlahan mencair dan berubah menjadi zat kental yang kita sebut magma. Magma lantas mengalir, lalu berkumpul di dapur magma yang letaknya jauh di dasar gunung berapi. Lambat laun, hal ini menimbulkan tekanan besar yang membuat magma naik ke permukaan dan memicu terjadinya letusan hebat pada gunung berapi, termasuk Gunung Semeru.

Aliran magma yang keluar dari letusan inilah yang kemudian kita kenal dengan istilah lava. Meski sekilas terlihat sama, letusan gunung berapi terbagi menjadi dua jenis. Ada erupsi eksplosif yang terjadi karena magma yang lebih kental dan lengket sehingga gas gak bisa keluar dengan mudah. Hal ini membuat tekanan di dapur magma jadi semakin besar hingga memicu terjadinya ledakan dahsyat, seperti yang terjadi pada Gunung Semeru kemarin. Sementara, untuk jenis erupsi efusif, magma lebih encer, tetapi memiliki suhu yang jauh lebih panas hingga mencapai 1.200 derajat celsius. Alih-alih menyebabkan letusan hebat, pada erupsi efusif lava yang keluar akan menuruni lereng secara perlahan.

3. Mengapa Gunung Semeru sering meletus?

AA1RDsUh

Banyak gunung berapi yang mengalami masa diam selama beberapa dekade setelah meletus besar, tetapi Gunung Semeru jelas bukan salah satunya. Sebaliknya, jika melihat kembali riwayat gunung ini, Semeru termasuk dalam kategori gunung berapi yang sangat aktif. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa Semeru sering meletus? DilansirUniverse Today, jawabannya karena gunung berapi aktif seperti Semeru pada dasarnya tidak pernah kehabisan magma yang bisa dikeluarkan.

Piring tektonik yang sering bertabrakan di wilayah Cincin Api memungkinkan kerak dan mantel Bumi terus menghasilkan magma. Di sisi lain, gunung berapi yang pernah meletus akan membentuk saluran magma. Saluran ini memiliki bentuk seperti pipa yang menghubungkan dapur magma dengan permukaan bumi. Ketika gunung berapi meletus, magma akan naik melalui saluran yang telah terbentuk, menembus kerak bumi, hingga akhirnya muncul ke permukaan. Dengan semakin banyaknya lava, abu, dan bahan lainnya, ukuran saluran magma akan semakin besar sehingga bahan-bahan tersebut dapat naik lebih mudah saat terjadi erupsi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat gunung meletus, kerusakan yang terjadi memang sangat luar biasa. Namun, seiring berjalannya waktu, endapan vulkanik yang kaya akan unsur magnesium dan kalium juga akan membentuk tanah yang subur dan sangat cocok untuk pertanian. Lalu, pertanyaannya, sampai kapan Gunung Semeru akan terus mengalami erupsi?Well, berbeda dengan manusia, secara umum gunung mampu bertahan selama jutaan tahun. Selama gaya tektonik dan magma masih terbentuk, selama itu juga sebuahgunungakan tetap beraktivitas dan mengalami letusan. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adam Alis, Persib Bandung ,Liga Champions Asia

    Performa Luar Biasa Adam Alis Persib Bandung di Liga Champions Asia

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Adam Alis, pemain lokal Persib Bandung, telah menunjukkan performa yang luar biasa dalam kompetisi Liga Champions Asia 2. Meski awalnya hanya direkrut sebagai pelapis, ia kini menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di skuad Maung Bandung. Konsistensi dan kontribusi nyata yang ditunjukkannya membuat banyak penggemar sepak bola menganggapnya sebagai pembelian lokal terbaik musim ini. […]

  • Momen Mengharukan di Hari Pertama Sekolah: Para Ayah di Sidoarjo Turut Antar Anak TPG Jadwal Sekolah Selama Bulan Ramadan 2026 SPMB, SD Surabaya,

    Jadwal Sekolah Selama Bulan Ramadan 2026, Ini Rencana Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah telah menetapkan jadwal pembelajaran selama bulan Ramadan 2026. Keputusan ini diambil dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kemenko PMK pada Kamis (5/2/2026), dan turut hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta pimpinan tinggi madya […]

  • Polres Bojonegoro Terima 3 Sertifikasi Hak Paten dari Kemenkumham

    Polres Bojonegoro Terima 3 Sertifikasi Hak Paten dari Kemenkumham

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Diagram Kota Bojonegoro – Polres Bojonegoro Polda Jatim telah menerima 3 sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kemenkumham atas inovasi program unggulan. Sertifikat tersebut untuk aplikasi Matur Pak Kapolres, program Birukan Bojonegoro dan Jingle lagu Birukan Bojonegoro. Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto, SH, SIK, M.Si mengatakan bahwa keberhasilan Polres Bojonegoro dalam meraih hak paten agar […]

  • Langkah Awal Menuju Harapan Baru di Desa Sukorejo

    Langkah Awal Menuju Harapan Baru di Desa Sukorejo

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Di sebuah sudut Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat terlihat sejak pagi, Sabtu (11/4/2026). Bukan sekadar kebersamaan, kemanunggalan itu merupakan awal lahirnya perubahan besar melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0806/Trenggalek. Meski belum resmi dibuka, program ini mulai bergerak cepat. Beberapa sasaran fisik sudah disentuh, salah satunya […]

  • Perbankan Digital ,Indonesia

    Perbankan Digital di Indonesia Terus Berinovasi dalam Menarik Nasabah melalui Penyesuaian Suku Bunga Deposito

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perkembangan perbankan digital di Indonesia menunjukkan dinamika yang signifikan dalam upaya menarik minat nasabah. Salah satu strategi utama yang digunakan adalah penyesuaian tingkat suku bunga deposito, yang tidak hanya berdampak pada manajemen likuiditas, tetapi juga menjadi alat penting dalam menghimpun dana pihak ketiga (DPK). Dalam pemantauan terbaru, sejumlah bank digital menawarkan struktur suku bunga […]

  • Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni dari Tarakan ke Kupang

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni dari Tarakan ke Kupang

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal Pelni menjadi salah satu pilihan transportasi laut yang sangat diminati oleh masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) untuk melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu rute yang sering digunakan adalah dari Pelabuhan Malundung di Kota Tarakan menuju Pelabuhan Tenau di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berikut informasi terkini mengenai jadwal dan harga […]

expand_less