Pulih dari Cedera, Raphinha Siap Bantu Barcelona Kalahkan Chelsea di Stamford Bridge
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 26 Nov 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Laga menarik akan berlangsung ketika Barcelona bertemu dengan Chelsea dalam pertandingan kelima Liga Champions. Kedua tim siap saling mengalahkan di Stadion Stamford Bridge, pada hari Rabu (26/11).
Raphinha dipastikan kembali tampil setelah absen selama dua bulan akibat cedera otot paha. Sebelum pertandingan melawan Chelsea, ia sempat bermain selama sembilan menit dalam laga melawan Athletic Bilbao.
“Bergabung kembali bermain adalah hal yang luar biasa bagi saya setelah dua bulan yang penuh tantangan. Saya mengalami dua kali kambuh dan saya mengakui tanggung jawab saya dalam hal tersebut karena saya ingin segera kembali,” kata Raphinha dalam konferensi pers yang dilansir dari situs resmi Chelsea, Selasa (25/11).
Pemain berusia 28 tahun ini siap memberikan segalanya bagi Barcelona dalam pertandingan melawan Chelsea. Meskipun begitu, Raphinha masih belum mampu bermain penuh selama 90 menit.
“Saya lebih rindu pada tim daripada mereka merindukan saya. Saya adalah seseorang yang ingin memberikan segalanya di lapangan dan saya berharap bisa membantu tim saat berada di lapangan. Saya harus dalam kondisi terbaik untuk memberikan yang terbaik dan memenuhi harapan para penggemar,” ujar Raphinha.
Saat tiba di Barcelona pada musim 2022/2023, Chelsea juga termasuk klub yang berminat menggaet Raphinha ke Stamford Bridge. Namun pemain timnas Brasil itu hanya ingin bermain untuk Blaugrana, yang merupakan tim idamannya.
“Pada pertandingan terakhir bersama Leeds, saya sudah mengetahui minat dari Barça dan Chelsea. Dalam pikiran saya, impian saya adalah bermain untuk Barça. Kedua klub tersebut sangat bagus, tetapi saya memilih mengabaikan tawaran lain,” kata Raphinha.
Karena cedera hamstring, Raphinha masih belum mampu memberikan kontribusi besar dalam hal gol untuk Barcelona di Liga Champions. Musim lalu, ia berhasil mencetak 13 gol dan 9 assist dalam 14 pertandingan.
Kehadiran yang tidak lengkap di lapangan menyebabkan Barcelona meraih hasil yang tidak stabil di Liga Champions. Setelah menang dalam pertandingan pembuka melawan Newcastle United dan Olympiacos, tim besutan Hansi Flick mengalami kekalahan dari Paris Saint-Germain serta bermain imbang melawan Club Brugge. ***





Saat ini belum ada komentar