Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Penerimaan Pajak DJP dari Sektor Usaha Ekonomi Digital Meningkat Sebesar Rp 25,88 Triliun

Penerimaan Pajak DJP dari Sektor Usaha Ekonomi Digital Meningkat Sebesar Rp 25,88 Triliun

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagram Kota SurabayaDirektorat Jenderal Pajak (DJP) mengumumkan bahwa mereka telah menerima sejumlah besar pajak dari sektor usaha ekonomi digital, sebesar Rp 25,88 triliun. Ini termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) senilai Rp 20,8 triliun.

Untuk pajak kripto Rp 798,84 miliar, pajak fintech (P2P lending) Rp 2,19 triliun, dan pajak yang dipungut oleh pihak lain atas transaksi pengadaan barang dan/atau jasa melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP) Rp 2,09 triliun.

Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) DJP, Dwi Astuti, jumlah pajak ini mencerminkan pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan dari sektor usaha ekonomi digital di Indonesia.

DJP telah bekerja sama dengan perusahaan fintech dan penyedia layanan kripto untuk memastikan bahwa mereka mematuhi semua peraturan dan regulasi pajak yang relevan.

Penerimaan pajak yang meningkat ini menunjukkan bahwa industri usaha ekonomi digital semakin matang dan menjadi kontribusi yang signifikan bagi perekonomian negara.

DJP akan terus bekerja sama dengan perusahaan fintech dan penyedia layanan kripto untuk memastikan bahwa mereka mematuhi semua peraturan dan regulasi pajak yang relevan dan memberikan kontribusi yang adil terhadap perekonomian negara.

Dwi Astuti menjelaskan, sampai dengan Juni 2024, pemerintah telah menunjuk 172 pelaku usaha PMSE menjadi pemungut PPN. Pada bulan Juni 2024, tidak terdapat penunjukan, pembetulan/perubahan data maupun pencabutan pemungut PPN PMSE.

“Dari keseluruhan pemungut yang telah ditunjuk, 159 PMSE telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE Rp 20,8 triliun. Jumlah tersebut berasal dari Rp 731,4 miliar (2020), Rp 3,90 triliun (2021), Rp 5,51 triliuun (2022), Rp 6,76 triliun (2023), dan Rp 3,89 triliun setoran (2024),” ungkap Dwi dalam keterangan tertulis yang diterima diagramkota.com, Senin (22/7/2024).

Ia memerinci, penerimaan pajak kripto telah terkumpul Rp 798,84 miliar sampai dengan Juni 2024. Penerimaan tersebut berasal dari Rp 246,45 miliar (2022), Rp 220,83 miliar (2023), dan Rp 331,56 miliar (2024).

Penerimaan pajak kripto tersebut, terdiri dari Rp 376,13 miliar penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas transaksi penjualan kripto pada exchanger dan Rp 422,71 miliar penerimaan PPN dalam negeri (DN) atas transaksi pembelian kripto pada exchanger.

Sementara, pajak fintech (P2P lending) juga telah menyumbang penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital sebesar Rp 2,19 triliun sampai dengan Juni 2024. Penerimaan dari pajak fintech berasal dari Rp 446,39 miliar (2022), Rp 1,11 triliun (2023), dan Rp 635,81 miliar (2024).

“Pajak fintech tersebut terdiri atas PPh 23 atas bunga pinjaman yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri (WPDN) dan BUT (Bentuk Usaha Tetap) Rp 732,34 miliar, PPh 26 atas bunga pinjaman yang diterima WPLN Rp 270,98 miliar, dan PPN DN atas setoran masa Rp 1,19 triliun,” jelas Dwi.

Penerimaan pajak atas usaha ekonomi digital lainnya berasal dari penerimaan pajak SIPP. Hingga Juni 2024, penerimaan dari pajak SIPP Rp 2,09 triliun.

Penerimaan dari pajak SIPP tersebut berasal dari Rp 402,38 miliar (2022), Rp 1,12 triliun (2023), dan Rp 572,17 miliar (2024). Penerimaan pajak SIPP terdiri dari PPh Rp 141,23 miliar dan PPN Rp 1,95 triliun.

“Dalam rangka menciptakan keadilan dan kesetaraan berusaha (level playing field) bagi pelaku usaha baik konvensional maupun digital, pemerintah masih akan terus menunjuk para pelaku usaha PMSE yang melakukan penjualan produk maupun pemberian layanan digital dari luar negeri kepada konsumen di Indonesia,” ungkap Dwi.

Dwi menambahkan pemerintah akan menggali potensi penerimaan pajak usaha ekonomi digital lainnya seperti pajak kripto atas transaksi perdagangan aset kripto, pajak fintech atas bunga pinjaman yang dibayarkan oleh penerima pinjaman, dan pajak SIPP atas transaksi pengadaan barang dan/atau jasa sistem tersebut. (akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Surabaya Dukung Pengadaan Taksi Air Yang Inovatif Untuk Tahun 2025

    DPRD Surabaya Dukung Pengadaan Taksi Air Yang Inovatif Untuk Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Surabaya menyambut positif rencana Pemerintah Kota Surabaya untuk menghadirkan taksi air sebagai sarana transportasi alternatif pada tahun 2025 medatang. Upaya tersebut dinilai sebagai solusi inovatif bagi mobilitas warga di kota Pahlawan ini. Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto menilai inisiatif ini sebagai langkah visioner yang tak hanya meningkatkan aksesibilitas dan mengurangi […]

  • Rutan Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Natal dan Tahun Baru 2025

    Rutan Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Natal dan Tahun Baru 2025

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 377
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyongsong perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya mengambil langkah strategis dengan menggelar apel kesiapsiagaan di lapangan utama (20/12/24). Apel ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Hengki Giantoro, dan dihadiri oleh seluruh petugas keamanan serta staf Rutan. Langkah ini menjadi bagian dari arahan […]

  • Jalan-jalan Sore: Tempat Nongkrong Sekaligus Wisata Di Tengah Kota

    Jalan-jalan Sore: Tempat Nongkrong Sekaligus Wisata Di Tengah Kota

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 465
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jalan-jalan sore bisa menjadi solusi ampuh untuk menyegarkan pikiran, sembari menikmati keindahan kota dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Lebih dari sekadar berjalan kaki, kegiatan ini bisa menjadi pengalaman wisata mini yang menyenangkan, apalagi jika dilakukan di tempat-tempat menarik yang menawarkan suasana berbeda. Banyak kota besar di Indonesia yang memiliki spot-spot ideal untuk jalan-jalan […]

  • Polres Tulungagung

    Kembangkan Kemampuan Kehumasan, Polres Tulungagung Adakan Pelatihan Fotografi

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya meningkatkan kualitas kehumasan dan kemampuan komunikasi visual, Polres Tulungagung mengadakan pelatihan fotografi untuk para personelnya, Jumat (25/10/2024). Pelatihan ini bertema “Pembinaan Peningkatan Kemampuan Produk Fotografi” dan menghadirkan Erwan Septiyono, seorang pengajar dari SMKN 1 Boyolangu, sebagai pemateri utama. Kasihumas Polres Tulungagung, Ipda Nanang, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah untuk memperkuat […]

  • FA Cup: Pertandingan Menarik dan Reaksi dari Tim-Tim yang Lolos Babak Empat

    FA Cup: Pertandingan Menarik dan Reaksi dari Tim-Tim yang Lolos Babak Empat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan babak empat Piala FA musim ini menghadirkan banyak momen menarik dan kejutan. Banyak tim dari divisi liga yang berhasil melangkah lebih jauh, termasuk Mansfield Town yang berhasil mengalahkan Burnley dalam pertandingan yang penuh drama. Kejutan di Stadion iPro Stadium Mansfield Town menjadi salah satu kejutan besar dalam babak empat Piala FA. Mereka berhasil […]

  • Berbagai Elemen Masyarakat Dukung Polresta Malang Kota Jaga Kondusifitas Tolak Anarkis

    Berbagai Elemen Masyarakat Dukung Polresta Malang Kota Jaga Kondusifitas Tolak Anarkis

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 218
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polresta Malang Kota Polda Jatim mendapatkan dukungan penuh dari elemen masyarakat mulai dari Banser, Kokam, Pemuda Batak, Minang, Madura hingga warga Aremania untuk menjaga kondusifitas Kota Malang. Hal itu disampaikan oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono di Mapolresta Malang Kota, Jumat (5/9/25). Menurut Kapolresta Malang Kota, semua elemen sepakat menjaga kondusivitas […]

expand_less