Tim Veteriner DKPP Sumenep Turun Lapangan
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 21 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM– Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mengerahkan tim veteriner dan paramedik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai wilayah.
Langkah ini dilakukan guna memastikan hewan yang akan diperjualbelikan dan disembelih dalam kondisi sehat, aman, serta memenuhi syarat syariat Islam.
Tim yang terdiri dari 12 tenaga medis veteriner dan 27 petugas paramedik tersebut turun langsung ke kandang peternak maupun lapak penjualan hewan kurban di seluruh kecamatan.
Mereka melakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan hewan secara menyeluruh untuk mencegah adanya ternak yang sakit beredar di pasaran.
Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Sumenep, dr. Sulfa, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan hingga mendekati pelaksanaan Iduladha.
“Kami menurunkan tim veteriner dan paramedik ke lapangan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat benar-benar sehat dan layak dikurbankan,” ujarnya.
Petugas memeriksa berbagai aspek kesehatan hewan, mulai dari kondisi fisik, nafsu makan, kebersihan tubuh, hingga indikasi penyakit yang dapat membahayakan kesehatan hewan maupun manusia.
Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan hewan memenuhi persyaratan umur sesuai ketentuan kurban.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban.
Ia meminta calon pembeli memperhatikan kondisi fisik hewan dan memastikan ternak yang dipilih telah melalui pemeriksaan petugas.
Menurut Chainur, hewan kurban yang sehat umumnya memiliki mata cerah, tubuh aktif, bulu bersih, serta nafsu makan yang baik. Selain itu, hewan tidak boleh mengalami cacat fisik yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah kurban.
“Pilihlah hewan yang sehat dan memenuhi syarat syariat. Jangan ragu meminta informasi kepada penjual terkait hasil pemeriksaan kesehatan hewan,” katanya.
DKPP Sumenep juga memberikan kemudahan dalam pengurusan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) bagi ternak yang telah lolos pemeriksaan.
Surat tersebut menjadi bukti resmi bahwa hewan kurban telah diperiksa dan dinyatakan sehat oleh petugas berwenang.
Chainur menegaskan bahwa SKKH sangat penting karena memberikan jaminan kepada masyarakat mengenai kondisi kesehatan hewan yang akan dibeli. Dengan adanya dokumen tersebut, konsumen dapat lebih tenang saat memilih hewan kurban.
Selain melakukan pemeriksaan, tim veteriner DKPP juga memberikan edukasi kepada peternak dan pedagang mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, kualitas pakan, serta kesehatan ternak menjelang Iduladha.
DKPP Sumenep memastikan pengawasan terhadap lalu lintas dan perdagangan hewan kurban akan terus dilakukan hingga hari pelaksanaan kurban.
Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang sehat, aman, dan sesuai dengan ketentuan agama.
“Pemantauan akan terus kami lakukan secara berkala. Kami ingin memastikan seluruh hewan kurban yang beredar di Kabupaten Sumenep dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan,” tegas Chainur.
Melalui langkah proaktif tersebut, DKPP Sumenep berupaya memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah kurban dengan menyediakan hewan yang sehat dan berkualitas.(Dk/yud)
- Penulis: Teguh Priyono

>
