Persib Bandung Dominasi Laga Kontra Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen Padang FC dalam pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 berlangsung dengan intensitas tinggi. Meski bermain di kandang, Semen Padang FC gagal mengimbangi permainan Persib yang tampil dominan sejak awal pertandingan. Skor akhir 0-2 untuk kemenangan Maung Bandung memperkuat posisi mereka sebagai pemuncak klasemen sementara.
Performa Persib yang Mengesankan
Persib Bandung menunjukkan dominasi yang jelas sepanjang pertandingan. Dengan penguasaan bola mencapai 58 persen, tim asuhan Bojan Hodak mampu mengendalikan ritme permainan. Penyerang andalan mereka, Ramon Tanque, menjadi bintang utama dengan mencetak dua gol pada menit ke-32 dan ke-70. Gol pertama dicetak melalui umpan terobosan Berguinho dari sisi kiri pertahanan Semen Padang. Di dalam kotak penalti, Ramon menyontek bola dengan gerakan sliding yang tak terduga.
Gol kedua datang dari umpan lambung Thom Haye yang sempat mengenai bek tuan rumah sebelum dilempar ke arah gawang. Ramon yang tidak terkawal berhasil menyundul bola dan membuat kiper Rendy Oscario tak bisa melakukan apa-apa.
Kesulitan Semen Padang dalam Mencetak Gol
Meski tampil ofensif sejak awal, Semen Padang FC kesulitan memaksimalkan peluang yang didapat. Peluang terbaik mereka terjadi pada menit ke-27 ketika Maicon de Souza melepaskan tendangan keras dari sisi kanan pertahanan Persib. Sayangnya, bola melenceng tipis ke sisi kiri gawang kiper Teja Paku Alam.
Pelatih Kepala Semen Padang FC, Imran Nuhmarury, mengakui bahwa timnya gagal memanfaatkan peluang-peluang tersebut. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter karena tidak mampu meraih tiga poin. “Inilah sepak bola, kalau kami tidak cetak gol, kami yang kebobolan,” ujarnya.
Strategi dan Perubahan Pemain
Semen Padang memulai laga dengan strategi ofensif dengan memasukkan dua striker sekaligus, yaitu Diego Mauricio dan Guillermo Fernandez. Namun, meski tampil agresif, tim ini tidak mampu mematahkan dominasi Persib setelah menit ke-20. Babak kedua, Semen Padang melakukan penyegaran dengan mengganti dua pemain sayap, namun hal ini tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Pelatih Bojan Hodak mengakui bahwa laga melawan Semen Padang tidak mudah. Meskipun berada di zona degradasi, tim tuan rumah mampu mengimbangi Persib hingga menit ke-20. Setelah itu, Persib mampu mengontrol permainan dan mencetak gol.
Kondisi Klasemen dan Tantangan Berikutnya
Kemenangan ini memperkuat posisi Persib Bandung di puncak klasemen sementara Liga Super dengan 61 poin. Sementara itu, kekalahan ini membuat Semen Padang tertahan di zona degradasi pada peringkat ke-17 dari 18 tim. Tim ini hanya mengumpulkan 20 poin dari 5 kemenangan, 5 imbang, dan 16 kekalahan.
Imran Nuhmarury melihat ada sisi positif dari performa anak asuhnya. Ia menilai para pemain tampil lebih percaya diri dan siap menghadapi lawan-lawan berat. “Nilai positifnya, mereka tampil lebih percaya diri karena lawannya tidak mudah,” ujarnya.
Bojan Hodak menilai bahwa setelah jeda liga saat Idul Fitri, timnya semakin baik. Ia berharap Persib dapat mempertahankan performa terbaiknya untuk memenangi liga. Kemenangan ini juga memperlebar jarak empat poin dari pesaing terdekat, Borneo FC, yang meraih kemenangan 3-1 atas Madura United.***

>
>
Saat ini belum ada komentar