Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kegagalan Berulang Italia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kegagalan Berulang Italia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kekalahan Italia dalam pertandingan playoff melawan Bosnia dan Herzegovina menjadi bukti bahwa negara yang pernah memenangkan Piala Dunia empat kali ini semakin kesulitan untuk kembali tampil di ajang paling bergengsi dunia. Kali ini, kegagalan tersebut terjadi lewat adu penalti, sebuah momen yang sering menjadi momok bagi tim nasional Italia.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Asim Ferhatović Hase, Sarajevo, menunjukkan performa luar biasa dari tim tuan rumah. Meski sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Moise Kean pada babak pertama, Bosnia dan Herzegovina mampu bangkit dan menciptakan banyak peluang. Mereka bahkan unggul dalam jumlah tembakan selama 90 menit, dengan rasio 11-2 dibandingkan Italia.

Namun, meskipun memiliki dominasi atas bola, Bosnia dan Herzegovina gagal memanfaatkan peluang-peluang tersebut. Gol penyama kedudukan baru tercipta pada menit ke-79 melalui Haris Tabakovic. Setelah itu, pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan karena skor imbang 1-1.

Adu penalti menjadi momen krusial. Bosnia dan Herzegovina berhasil mengonversi semua tendangan mereka, sementara Italia hanya mampu memasukkan dua dari empat eksekusi. Hasil ini membuat tim asuhan Sergej Barbarez meraih tiket ke Piala Dunia 2026, sementara Italia kembali merasakan kekecewaan yang sudah menjadi rutinitas.

Table of Contents

Perjalanan Panjang Kegagalan Italia

Ini adalah kali ketiga dalam lima edisi terakhir Piala Dunia bahwa Italia gagal lolos. Sebelumnya, mereka juga tidak bisa tampil di Piala Dunia 2018 setelah kalah dari Swedia dalam babak playoff. Tahun 2022, kegagalan berulang terjadi lagi saat kalah dari Makedonia Utara.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia, Carlo Tavecchio, pernah menyebut kegagalan 2018 sebagai “apokaliptik” dan kemudian mengundurkan diri. Kini, situasi ini menjadi hal yang biasa bagi para penggemar sepak bola Italia. Dalam wawancara, pelatih Italia Gennaro Gattuso menyampaikan rasa malu dan penyesalan atas kegagalan ini.

“Sulit untuk dicerna,” ujar Gattuso. Ia mengakui bahwa pemainnya telah berjuang keras, tetapi kegagalan ini menjadi yang kelima kalinya dalam sejarah timnas Italia. “Saya secara pribadi meminta maaf atas kegagalan ini,” tambahnya.

Performa Tim Bosnia dan Herzegovina

Bosnia dan Herzegovina menunjukkan semangat yang luar biasa selama pertandingan. Mereka mampu mengendalikan permainan dan menciptakan banyak peluang. Bahkan, sebelum kalah jumlah pemain akibat kartu merah Alessandro Bastoni, mereka sudah unggul dalam jumlah tembakan.

Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, memberikan komentar lucu sebelum pertandingan. Ia berkata bahwa jika timnya mencetak gol lebih dulu, mereka mungkin akan “mengunci bus” untuk menjaga keunggulan. Namun, setelah kebobolan, mereka justru semakin agresif dan menyerang tanpa henti.

Dari segi strategi, pelatih Italia Gattuso mencoba mengubah formasi setelah kehilangan satu pemain. Ia memasukkan bek tambahan dan mengganti striker. Namun, perubahan ini tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan.

Kehilangan Kesempatan Emas

Salah satu momen penting dalam pertandingan terjadi ketika Moise Kean melewatkan kesempatan emas pada menit ke-60. Ia berhasil mencuri bola dari lawan dan langsung melepaskan tembakan, tetapi bola melebar. Keputusan ini menjadi salah satu faktor krusial dalam kekalahan Italia.

Selain itu, Italia juga gagal memaksimalkan peluang yang ada. Pemain seperti Edin Dzeko dan lainnya sering menciptakan peluang, tetapi gagal memasukkan bola ke gawang. Di babak tambahan, kelelahan tampak mulai menggerogoti stamina pemain.

Penghargaan untuk Tim Bosnia dan Herzegovina

Sebaliknya, tim Bosnia dan Herzegovina layak mendapatkan apresiasi atas performa mereka. Mereka mampu memperlihatkan semangat juang yang tinggi dan kemampuan teknis yang baik. Meski sempat tertinggal, mereka tetap percaya diri dan akhirnya sukses dalam adu penalti.

Para penggemar Bosnia dan Herzegovina bersorak riang saat timnya memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Mereka menikmati momen ini dengan penuh kebahagiaan, sementara para pendukung Italia harus menerima kenyataan pahit.

Kesimpulan

Kegagalan Italia di kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa negara ini membutuhkan perubahan besar-besaran dalam sistem sepak bolanya. Dari segi manajemen hingga pembinaan pemain, banyak hal yang perlu diperbaiki agar bisa kembali bersaing di level internasional.

Di sisi lain, Bosnia dan Herzegovina menunjukkan bahwa mereka siap untuk tampil di panggung dunia. Mereka telah membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi tim besar dan meraih hasil positif. Ini menjadi awal yang baik bagi mereka di Piala Dunia 2026.***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Persela Mengkhawatirkan, Suporter Desak Yuhronur Ambil Langkah Tegas

    Kondisi Persela Mengkhawatirkan, Suporter Desak Yuhronur Ambil Langkah Tegas

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi Persela Lamongan yang terus-menerus tidak menunjukkan kejelasan menyebabkan kecemasan para pendukung semakin terasa. Kali ini, fokus perhatian tertuju pada pemegang saham utama Persela, Yuhronur Efendi, yang juga menjabat sebagai penasihat klub sekaligus Bupati Lamongan. Penggemar menganggap, peran dan tindakan mereka dalam situasi kritis ini terlihat lambat. Persela saat ini sedang menghadapi masa sulit. […]

  • banjir jember

    Bencana Alam di Lumajang: Banjir dan Longsor Menewaskan Satu Orang, Dua Warga Hilang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 281
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bencana alam kembali mengguncang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hujan deras yang terjadi sejak awal November 2025 menyebabkan banjir dan longsor yang melanda delapan kecamatan. Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar pada infrastruktur serta rumah warga. Korban Jiwa dan Pencarian Warga Hilang Salah satu korban meninggal dalam bencana ini adalah Supandi (54), warga […]

  • Miris! Peristiwa Tragedi Siswa SD di NTT: Bukan Hanya Soal Buku dan Pena

    Miris! Peristiwa Tragedi Siswa SD di NTT: Bukan Hanya Soal Buku dan Pena

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peristiwa kematian seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berusia 10 tahun di Ngada, NTT, telah memicu perhatian serius terhadap isu-isu sosial yang mendasar. Kejadian ini tidak hanya menjadi cerminan dari kesulitan ekonomi keluarga, tetapi juga menyoroti masalah-masalah struktural dalam sistem pendidikan dan perlindungan sosial di Indonesia. Faktor-faktor Penyebab Kecemasan Masyarakat Peristiwa tragis ini mengungkapkan bahwa […]

  • KPK Periksa 8 Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    KPK Periksa 8 Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Penyidikan Kasus Korupsi Kuota Haji Tahun 2023–2024 Dilanjutkan DIAGRAMKOTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2023–2024. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada hari Kamis, 4 September 2025. Penyidik mengundang delapan orang dari berbagai latar belakang, termasuk pengurus asosiasi haji […]

  • Anggota DPR RI Reni Astuti : MPLS Harus Dapat Membawa Kegembiraan dan Kesenangan Bagi Siswa

    Anggota DPR RI Reni Astuti : MPLS Harus Dapat Membawa Kegembiraan dan Kesenangan Bagi Siswa

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 224
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memasuki hari kedua tahun ajaran baru, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Reni Astuti, M.PSDM, menyoroti pentingnya pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang positif dan memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mengakses pendidikan. Hal ini disampaikannya dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, […]

  • Cuaca Surabaya Hari Ini: Kondisi yang Menyenangkan untuk Aktivitas Luar Ruang

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Kondisi yang Menyenangkan untuk Aktivitas Luar Ruang

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca di Kota Surabaya pada hari Jumat, 17 April 2026, menunjukkan kondisi yang sangat menguntungkan bagi masyarakat. Tidak ada hujan yang mengguyur wilayah ini sepanjang hari, sehingga memungkinkan aktivitas luar ruang berjalan lancar. BMKG Juanda memberikan informasi terkini mengenai prakiraan cuaca yang dapat menjadi panduan bagi warga setempat. Kondisi Cuaca Pagi Sampai Malam Pagi […]

expand_less