Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Senegal Berencana Arak-Arakan Trofi Piala Afrika 2025 di Laga Persahabatan

Senegal Berencana Arak-Arakan Trofi Piala Afrika 2025 di Laga Persahabatan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Senegal mengambil langkah dramatis untuk mengekspresikan kekecewaan mereka terhadap keputusan Federasi Sepakbola Afrika (CAF) yang mencabut gelar juara Piala Afrika 2025. Timnas Senegal, yang dikenal dengan julukan The Lions of Teranga, akan melakukan aksi arak-arakan trofi sebelum pertandingan persahabatan melawan Peru di Stade de France, Paris, pada Sabtu (28/3). Aksi ini menjadi bentuk protes terbuka terhadap keputusan CAF yang dinilai tidak adil.

Keputusan CAF yang Menimbulkan Kontroversi

Keputusan CAF untuk mencabut gelar juara Senegal dilakukan dua bulan setelah turnamen berakhir. Gelar tersebut diserahkan kepada Maroko, yang sebelumnya menjadi runner-up dan tuan rumah. Alasan utama dari pencabutan gelar adalah tindakan walkout yang dilakukan oleh tim Senegal saat injury time babak kedua. Saat itu, wasit memberikan hadiah tendangan penalti kepada Maroko, yang dianggap sebagai kesalahan oleh pelatih dan pemain Senegal.

Kontroversi ini memicu reaksi keras dari federasi sepakbola Senegal. Presiden Federasi Sepakbola Senegal (FSF), Abdoulaye Fall, menyatakan bahwa keputusan CAF merupakan “perampokan administratif paling terang-terangan dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah olahraga kita.”

Langkah Hukum dan Protes Massal

Untuk menuntut keadilan, FSF resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Selasa (24/3/2026). Meskipun proses hukum masih berlangsung, Senegal tetap memilih untuk mengambil langkah simbolis dengan memperingati gelar mereka lewat aksi arak-arakan trofi.

Presiden FSF juga menyatakan niatnya untuk melakukan “crusade” atau perang besar-besaran melawan keputusan CAF. Ia menegaskan bahwa federasi tidak akan menerima keputusan ini sebagai sesuatu yang tak terhindarkan.

Aksi Arak-Arakan Sebagai Pesan Keras

Aksi arak-arakan trofi akan berlangsung selama 15 menit sebelum laga Senegal vs Peru di Stade de France. Rencana ini bukan hanya sekadar upaya untuk memperingati gelar, tetapi juga menjadi pesan keras bagi CAF dan dunia sepakbola Afrika. Dengan membawa trofi, Senegal ingin menunjukkan bahwa mereka tetap bangga dengan kemenangan yang diraih, meskipun telah dicabut secara administratif.

Pemain andalan seperti Sadio Mane juga turut merespons keputusan ini. Meski tidak secara langsung berkomentar, video-video yang beredar menunjukkan sikap tenang dan profesional dari para pemain, meskipun di baliknya ada rasa kecewa yang mendalam.

Reaksi Masyarakat dan Dunia Sepakbola

Reaksi masyarakat Senegal terhadap keputusan CAF sangat beragam. Banyak warga yang marah dan menuntut agar federasi sepakbola negara mereka bertindak tegas. Di sisi lain, beberapa pengamat sepakbola Afrika menilai bahwa keputusan CAF bisa menjadi preseden buruk bagi kompetisi-kompetisi serupa di masa depan.

Perlu dicatat bahwa Piala Afrika 2025 dianggap sebagai salah satu turnamen yang paling kontroversial dalam sejarah. Tidak hanya karena hasil akhir yang dipertanyakan, tetapi juga karena cara penyelenggaraannya yang sempat dianggap tidak transparan.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa KLJ, KAJ, dan KPDJ Desember 2025 Belum Cair? Ini Alasan dan Prediksi Jadwalnya

    Mengapa KLJ, KAJ, dan KPDJ Desember 2025 Belum Cair? Ini Alasan dan Prediksi Jadwalnya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memasuki minggu kedua bulan Desember 2025, distribusi Bantuan Sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar (Bansos PKD) DKI Jakarta, yang mencakup KLK, KAJ, dan KPDJ, belum juga berjalan. Hal ini menimbulkan keraguan dari para penerima manfaat. Mengapa demikian? Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, alasan utama keterlambatan pencairan adalah karena Pemprov DKI Jakarta masih menyelesaikan pendistribusian bantuan alokasi dari […]

  • Kasus Korupsi RSUD Koltim: 3 Tersangka Baru, Anggaran Melonjak Jadi Perhatian KPK

    Kasus Korupsi RSUD Koltim: 3 Tersangka Baru, Anggaran Melonjak Jadi Perhatian KPK

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 114
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menahan tiga tersangka baru terkait dugaan kasus korupsi dalam pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, pada hari Senin lalu, 24 November 2025. Ketiga individu tersebut adalah ASN dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Yasin (YSN); ASN Kementerian Kesehatan, Hendrik Permana (HP); serta Direktur Utama PT […]

  • Banjir Rob Menggenangi Wilayah Pesisir Pasuruan, Melanda 10 Desa dan 4 Kelurahan

    Banjir Rob Menggenangi Wilayah Pesisir Pasuruan, Melanda 10 Desa dan 4 Kelurahan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir rob yang terjadi di kawasan pesisir Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, telah mengakibatkan genangan air yang mengganggu kehidupan warga setempat. Diketahui, sebanyak 10 desa dan 4 kelurahan yang berada di dekat pantai terdampak oleh banjir ini. Ketinggian air mencapai rata-rata antara 10 hingga 20 sentimeter, dengan beberapa wilayah seperti kawasan Pelabuhan Pasuruan […]

  • Reses Di Putat Jaya, Agoeng Prasodjo Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Rutilahu

    Reses Di Putat Jaya, Agoeng Prasodjo Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Rutilahu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 250
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Golkar, Agoeng Prasodjo, melaksanakan agenda reses masa sidang pertama, masa persidangan ketiga tahun anggaran 2025 di Balai RT 05 RW 09, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kamis (15/5/2025). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum tasyakuran atas pemanfaatan balai RT yang baru rampung direnovasi. Reses ini menjadi […]

  • Al-Hilal, Al-Fateh

    Kekuatan dan Tantangan Al-Hilal Jelang Laga Kontra Al-Fateh

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim sepak bola papan atas Liga Roshn Saudi, Al-Hilal, menghadapi tantangan baru menjelang pertandingan melawan Al-Fateh. Tim yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 61 poin, harus menghadapi situasi sulit akibat cedera tiga pemain utama. Hal ini menambah kompleksitas strategi yang akan diambil oleh pelatih Simone Inzaghi dalam laga mendatang. Pemain […]

  • Pedro Matos, Pemain Asing , Persebaya Surabaya Dejan Tumbas, Persis Solo

    Profil Pedro Matos, Pemain Asing Baru Persebaya Surabaya yang Membawa Kreativitas Baru

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya kembali memperkuat skuadnya dengan kedatangan pemain asing baru. Gelandang Portugal, Pedro Ricardo Rodrigues de Matos, resmi bergabung dengan klub berjuluk Bajol Ijo pada 22 Januari 2026. Keberadaannya diharapkan memberikan permainan yang lebih kreatif dan dinamis di lini tengah. Latar Belakang Karier Pedro Matos Pedro Matos lahir di Vila Nova de Gaia, Portugal, […]

expand_less