Dominasi Peseluncur Salju Slopestyle Jepang di Olimpiade Milan-Cortina 2026: Sapu Bersih Sembilan dari 18 Medali!
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 menjadi panggung yang luar biasa bagi atlet-atlet Jepang, terutama dalam cabang olahraga snowboarding. Tim nasional Jepang berhasil mencatatkan prestasi yang sangat mengesankan, dengan meraih sembilan medali dari total 18 yang dipertandingkan. Konsistensi dan kualitas performa peseluncur salju Jepang membuat mereka menjadi salah satu kekuatan utama dalam ajang ini.
Penampilan Mencolok di Cabang Snowboarding
Salah satu momen paling menonjol adalah saat Mari Fukada (19 tahun) memenangkan medali emas di nomor snowboarding Slopestyle putri. Dengan skor akhir 87,83 poin, ia berhasil mengalahkan juara bertahan Zoe Sadowski-Sinot dari Selandia Baru, yang hanya mendapat 87,48 poin. Perbedaan skor antara keduanya hanya sebesar 0,35 poin, yang menunjukkan kompetisi yang sangat ketat.
Fukada melakukan penampilan luar biasa dengan eksekusi switch backside 1260 pada percobaan ketiganya, yang sempurna dan mendapatkan skor sempurna 10,00. Namun, ada kontroversi terkait penilaian wasit, terutama terhadap performa Sadowski-Sinot yang dinilai tidak adil.
Kontroversi Penilaian Wasit
Komentator ternama Amerika, Todd Richards, menyampaikan kekecewaannya terhadap penilaian dalam acara tersebut. Ia menyebutnya sebagai “penilaian terburuk yang benar-benar tidak dapat dipahami.” Richards menyoroti bahwa lompatan Sadowski-Sinot yang luar biasa tidak sepenuhnya terakui dalam skornya. Menurutnya, lompatan yang dilakukan oleh Sadowski-Sinot dua kali lebih tinggi daripada peserta lain, tetapi justru diberi skor lebih rendah.
Richards juga menegaskan bahwa ia tidak mencoba menyangkal kemampuan Fukada, yang menunjukkan teknik presisi khas Jepang. Namun, ia menilai bahwa penilaian terhadap Sadowski-Sinot tidak sesuai dengan performa yang ditunjukkan.
Prestasi Lain yang Mengesankan
Selain Fukada, Kokomo Murase dari Jepang juga meraih medali perunggu dengan skor 85,80 poin. Ini menunjukkan bahwa Jepang memiliki banyak atlet berbakat di cabang snowboarding. Bahkan, peseluncur salju Jepang finis di podium dalam enam nomor yang dipertandingkan, membuktikan dominasi mereka dalam ajang ini.
Prestasi ini menjadikan Olimpiade Milan-Cortina 2026 sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Jepang dalam cabang olahraga musim dingin. Total medali yang diraih mencapai 19, menjadikan Jepang berada di peringkat ke-10 secara keseluruhan.
Komentar dari Pengamat Olahraga
Pengamat olahraga internasional menyambut baik prestasi Jepang di Olimpiade ini. Mereka menilai bahwa atlet-atlet Jepang telah menunjukkan kesiapan dan kualitas yang luar biasa, terutama dalam hal teknik dan strategi. Selain itu, konsistensi dalam pertandingan juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan mereka.
Dominasi peseluncur salju Jepang di Olimpiade Milan-Cortina 2026 merupakan bukti nyata dari persiapan dan pengembangan olahraga musim dingin di negara ini. Dengan pencapaian yang luar biasa, Jepang menunjukkan bahwa mereka siap menjadi pesaing utama dalam ajang internasional. Meskipun ada kontroversi terkait penilaian wasit, prestasi yang diraih tetap menjadi catatan sejarah yang membanggakan.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar