Tradisi Ibadah Salat Tarawih di Bulan Ramadhan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Salat tarawih merupakan salah satu bentuk ibadah yang dilakukan umat Muslim selama bulan suci Ramadhan. Ibadah ini dikerjakan setelah salat Isya dan biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau tempat ibadah lainnya. Tujuan dari salat tarawih adalah untuk memperkuat iman, meningkatkan ketaqwaan, serta menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Dalam sejarah, salat tarawih pertama kali diperkenalkan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW setelah beliau wafat. Para ulama sepakat bahwa salat ini termasuk dalam kategori qiyamul lail (salat malam) dan bisa dikerjakan dengan jumlah rakaat yang bervariasi. Beberapa mazhab mengizinkan salat tarawih hingga 20 rakaat, sementara yang lain lebih menekankan pada jumlah 11 rakaat seperti yang dilakukan oleh Nabi sendiri.
Bacaan Niat Salat Tarawih
Niat menjadi hal penting dalam melaksanakan salat tarawih. Niat harus dibaca dengan tulus dan benar agar ibadah dapat diterima oleh Allah SWT. Berikut adalah beberapa contoh bacaan niat salat tarawih:
Niat Salat Tarawih Berjamaah
Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”Niat Salat Tarawih Sendiri (Munfarid)
Usholli sunnatattarowihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Jenis-Jenis Salat Tarawih
Salat tarawih bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, antara lain:
- Dua Rakaat-Salam: Biasanya digunakan untuk orang yang ingin melakukan salat secara singkat.
- Empat Rakaat-Salam: Lebih umum dilakukan di banyak daerah, terutama dalam salat berjamaah.
- 11 Rakaat: Dianjurkan sesuai dengan riwayat hadis, meskipun ada perbedaan pendapat di kalangan ulama.
Selain itu, salat witir juga sering dilakukan setelah salat tarawih sebagai penutup. Witir memiliki tata cara tersendiri dan biasanya dilakukan dalam tiga rakaat.
Peran Salat Tarawih dalam Kehidupan Masyarakat
Salat tarawih tidak hanya sekadar ritual ibadah, tetapi juga menjadi momen kebersamaan bagi umat Islam. Di banyak daerah, salat tarawih menjadi ajang silaturahmi antar warga, terutama di masjid-masjid besar. Selain itu, salat ini juga menjadi pengingat akan arti pentingnya kesabaran dan ketakwaan selama bulan Ramadhan.
Seiring perkembangan zaman, salat tarawih juga mulai dilakukan secara virtual melalui media sosial atau aplikasi digital. Hal ini memungkinkan umat Islam yang tinggal jauh dari tempat ibadah tetap bisa ikut berpartisipasi dalam salat tersebut.
Salat tarawih adalah bagian tak terpisahkan dari tradisi ibadah umat Muslim selama bulan Ramadhan. Dengan niat yang tulus dan penuh kesadaran, salat ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meski terdapat perbedaan pandangan tentang jumlah rakaat, inti dari salat tarawih tetap sama, yaitu menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW dengan penuh keimanan dan ketekunan.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar