Nama Unik di Google Maps Mengundang Perhatian Publik, Rumah Jokowi Viral dengan Nama ‘Tembok Ratapan Solo’
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Ketika sebuah lokasi diidentifikasi dengan nama yang tidak biasa, hal tersebut bisa menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Solo, kini menjadi pusat perhatian setelah dinamai “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps. Nama ini muncul tepat di atas lokasi rumah Jokowi yang berada di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari.
Fenomena Viral di Media Sosial
Selain di Google Maps, fenomena ini diperkuat dengan beredarnya video seorang pemuda yang beraksi seolah sedang meratap di depan gerbang rumah tersebut. Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @indopium dan menarik perhatian banyak netizen. Caption dari unggahan tersebut menyebutkan bahwa “Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z.”
Tanggapan Ajudan Presiden
Ajudan Presiden, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku sudah mengetahui adanya penamaan unik tersebut di platform digital. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah presiden periode 2014 sampai 2024 itu sendiri sudah mengetahui hal tersebut atau belum.
“Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya,” katanya saat dihubungi.
Tidak Merasa Tersinggung
Ketika ditanya mengenai kemungkinan untuk meminta perubahan nama di Google Maps, Syarif enggan berkomentar banyak. Ia pribadi mengaku tidak merasa tersinggung dengan label tersebut.
Kontroversi atau Kreativitas?
Penamaan “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps memicu berbagai respons dari masyarakat. Beberapa menganggapnya sebagai bentuk kreativitas muda, sementara yang lain melihatnya sebagai bentuk penghinaan. Meski begitu, tidak ada informasi resmi dari pihak istana mengenai rencana perubahan nama tersebut.
Dampak pada Wisatawan
Nama unik ini juga mulai menarik minat wisatawan yang ingin melihat langsung lokasi tersebut. Banyak orang mencari tahu lebih dalam tentang arti dari “Tembok Ratapan Solo” dan bagaimana lokasi ini menjadi viral di media sosial.
Masa Depan Penamaan Lokasi di Digital
Peristiwa ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh media digital dalam membentuk persepsi publik terhadap suatu tempat. Nama-nama yang muncul di platform seperti Google Maps bisa menjadi cerminan dari tren dan opini masyarakat.
Viralnya nama “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps menunjukkan bagaimana teknologi dan media sosial bisa menjadi alat yang sangat efektif dalam menyebarkan informasi. Meski ada perbedaan pendapat, fenomena ini menunjukkan betapa dinamisnya interaksi antara masyarakat dan ruang digital.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar