Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Pembunuhan di Peristiwa Kelam di Balik Hari Kasih Sayang: Pembantaian yang Mengubah Sejarah Kriminalitas Amerika Valentine: Puncak Perang Antarmafia pada Hari Kasih Sayang

Pembunuhan di Peristiwa Kelam di Balik Hari Kasih Sayang: Pembantaian yang Mengubah Sejarah Kriminalitas Amerika Valentine: Puncak Perang Antarmafia pada Hari Kasih Sayang

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Hari Valentine sering dikaitkan dengan cinta, romansa, dan perayaan kasih sayang. Namun, di balik nuansa romantis ini tersembunyi sebuah momen kelam dalam sejarah kriminalitas Amerika Serikat. Pada 14 Februari 1929, sebuah pembantaian yang berlangsung di Chicago menjadi salah satu peristiwa paling berdarah dalam sejarah kejahatan terorganisir. Peristiwa ini tidak hanya mengubah wajah kota, tetapi juga membentuk narasi tentang kekuasaan, ambisi, dan konflik antara dua kelompok kriminal besar.

Latar Belakang Era Prohibition dan Persaingan Kekuasaan

Pada awal abad ke-20, Amerika Serikat sedang menjalani era Larangan Alkohol (Prohibition) yang melarang produksi, distribusi, dan penjualan minuman keras. Meski aturan ini dibuat untuk mengurangi kejahatan dan masalah sosial, justru memicu munculnya perdagangan ilegal. Chicago menjadi pusat utama dari aktivitas ini karena lokasinya yang strategis dan populasi yang padat.

Dalam situasi ini, dua kelompok kriminal dominan saling bersaing untuk menguasai pasar minuman keras. Salah satunya adalah Geng Sisi Utara yang dipimpin oleh George “Bugs” Moran, dan Geng Sisi Selatan yang dipimpin oleh Al “Scarface” Capone. Kedua kelompok ini tidak hanya bersaing secara bisnis, tetapi juga saling menyerang dengan kekerasan yang semakin parah.

Strategi Mematikan dan Pelaksanaan Pembantaian

Menurut catatan sejarah, persaingan antara kedua geng mencapai titik kritis ketika Capone merencanakan tindakan tegas untuk menghancurkan lawannya. Pada pagi hari 14 Februari 1929, tujuh anggota Geng Sisi Utara ditangkap dalam sebuah jebakan di gudang SMC Cartage Company. Mereka diundang dengan alasan pengiriman wiski selundupan, tetapi sebenarnya mereka menjadi korban eksekusi yang disengaja.

Pembantaian ini dilakukan dengan cara yang sangat terencana. Para pelaku menggunakan senjata api dan menembaki korban secara brutal. Dalam waktu singkat, tujuh orang tewas, sementara beberapa lainnya luka parah. Kejadian ini menjadi salah satu contoh paling mengerikan dari kekerasan terorganisir yang bisa terjadi di tengah sistem hukum yang lemah.

Dampak Jangka Panjang dan Penyelidikan yang Terhambat

Meski pembantaian ini menjadi perhatian publik, para pelaku tidak pernah sepenuhnya ditangkap. Bahkan, Al Capone sendiri berhasil menghindari hukuman selama bertahun-tahun. Menurut analisis sejarawan, hal ini disebabkan oleh keterlibatan korupsi yang luas dan dukungan dari pihak-pihak tertentu yang ingin mempertahankan kekuasaan mereka.

Peristiwa ini juga menjadi bahan diskusi dalam studi tentang kejahatan terorganisir. Banyak ahli menyebutnya sebagai contoh bagaimana kekuasaan dapat menggulingkan hukum dan membuat masyarakat takut.

Peristiwa yang Tidak Pernah Terlupakan

Pembantaian Hari Valentine tidak hanya menjadi catatan kelam dalam sejarah Chicago, tetapi juga menjadi simbol dari perang antar kelompok kriminal yang berdampak pada seluruh negara. Meski berlalu lebih dari sembilan puluh tahun, peristiwa ini masih menjadi bahan pembelajaran bagi banyak kalangan, termasuk ilmuwan, penulis, dan pejabat hukum.

Bagi masyarakat umum, peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa di balik momen-momen yang tampak indah, ada cerita-cerita yang lebih rumit dan penuh konflik.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksa Tri Taruna bantah kabur dari OTT KPK

    Jaksa Tri Taruna bantah kabur dari OTT KPK

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara Tri Taruna Fariadi membantah dirinya kabur saat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis pekan lalu. Meski demikian, Tri tak menjelaskan lebih detail bantahan yang ia ucapkan itu. Ia hanya memberikan gestur mengatupkan kedua tangannya yang terborgol kepada […]

  • Kuliah Gratis, 29 Peserta Jalur Disabilitas Lolos Seleksi di UNESA

    Kuliah Gratis, 29 Peserta Jalur Disabilitas Lolos Seleksi di UNESA

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 49 peserta disabilitas dari berbagai daerah mendaftar pada skema penerimaan khusus disabilitas jalur Mandiri Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Pendaftaran jalur ini telah ditutup pada 14 Juli 2024 lalu. Para pendaftar menjalani seleksi berupa tes wawancara secara luring di Ruang Pertemuan, lantai 1 Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Kampus 2 Lidah […]

  • Safari Ramadan: Bhabin Kel Bulak Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Cegah Perang Sarung.

    Safari Ramadan: Bhabin Kel Bulak Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Cegah Perang Sarung.

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 279
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum memperbanyak ibadah dan menjaga ketertiban, bukan ajang mencari masalah. Hal ini ditekankan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Bulak saat menggelar Safari Ramadan di Masjid As Shiddiq, Jl. Kedung Cowek No. 238, Surabaya, pada Selasa (11/3/2025) malam. Selain melaksanakan salat tarawih berjamaah, aparat kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak warga lebih […]

  • Pergerakan Pasar Saham di Tengah Kekhawatiran tentang AI dan Inflasi

    Pergerakan Pasar Saham di Tengah Kekhawatiran tentang AI dan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasar saham global mengalami volatilitas pada hari Selasa, dengan indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 0,33% dan menutup sesi perdagangan di level 6.941,81. Indeks Nasdaq Composite juga turun 0,59% menjadi 23.102,47, sementara Dow Jones Industrial Average naik 52,27 poin atau 0,10% mencapai rekor tertinggi baru sebesar 50.188,14. Rekor ini terjadi setelah indeks tersebut mencatatkan […]

  • Hari Pers Nasional 2026: Membangun Hubungan yang Lebih Erat antara Pers dan Masyarakat

    Hari Pers Nasional 2026: Membangun Hubungan yang Lebih Erat antara Pers dan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 tidak hanya menjadi momen untuk merayakan peran pers dalam masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi organisasi wartawan untuk memperkuat hubungan dengan warga. PWI Kabupaten Lamongan mengambil langkah konkret dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame. Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pers bukan hanya sekadar […]

  • Polrestabes Surabaya Kembali Ungkap Peredaran Narkoba, 16 Kantong Sabu dan Tersangka Pengedar Diamankan

    Polrestabes Surabaya Kembali Ungkap Peredaran Narkoba, 16 Kantong Sabu dan Tersangka Pengedar Diamankan

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polrestabes Surabaya, berhasil menangkap seorang tersangka pengedar narkotika jenis sabu di Sidotopo Wetan Surabaya, pada Selasa (23/7) yang lalu. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce melalui Kasat Narkoba Kompol Suriah Miftah mengatakan, tersangka yang ditangkap adalah MH (40) warga Sidotopo Wetan Mulya Surabaya. “Saat penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu dompet warna […]

expand_less