Jaden Smith dan Kritik Terhadap Koleksi Perdananya untuk Christian Louboutin
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Jaden Smith, putra dari aktor ternama Will Smith dan aktris Jada Pinkett Smith, kini menjadi sorotan setelah mengumumkan perannya sebagai direktur kreatif pria untuk merek fashion terkenal, Christian Louboutin. Pemilihan ini menandai langkah besar dalam kariernya di dunia mode, namun debutnya tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan.
Peran Baru Jaden Smith di Dunia Mode
Pada September 2025, Christian Louboutin mengumumkan bahwa Jaden Smith akan menjadi direktur kreatif pertama untuk lini pria merek tersebut. Dalam pernyataannya, Jaden menyampaikan rasa hormat terhadap warisan merek tersebut sambil menjelaskan visinya untuk menggabungkan pandangan kreatifnya dengan konsep yang sudah ada.
“Kombinasi visi saya dengan Christian sangat alami karena kami melihat dunia dengan cara yang sangat mirip,” ujarnya. “Ada rasa hormat bersama terhadap kebebasan kreatif, dan itulah sebabnya ini bekerja. Saya ingin melanjutkan cerita ini, menghormati masa lalu sambil membentuk masa depan melalui perspektif saya sendiri.”
Koleksi Pertama yang Mencuri Perhatian
Pada Januari 2026, Jaden memperkenalkan koleksi pertamanya di Paris Fashion Week. Produk-produk yang ditampilkan mencolok dan mendapat reaksi beragam. Beberapa desain termasuk sepatu dan boot berbahan bulu merah sintetis yang dijual dengan harga $2.990, serta aksesori seperti topi dan ikat pinggang yang sesuai dengan tema tersebut. Selain itu, tersedia juga tas harness dengan harga $1.999 yang dirancang untuk dipakai seperti ransel tanpa bagian ranselnya.
Reaksi Publik yang Tidak Menguntungkan
Desain-desain ini langsung mendapat kritik keras dari publik. Banyak netizen menganggap karya Jaden tidak sesuai dengan standar merek ternama seperti Christian Louboutin. Beberapa bahkan menyamakan desain bulu merah dengan karakter Elmo dari Sesame Street atau versi merah dari bulu Grinch. Kritik lain menyebut bahwa Jaden hanya mendapatkan posisi ini karena status keluarganya, bukan kemampuan kreatifnya.
“Ini persis apa yang saya harapkan. Saya tahu dia akan merusak merek ini,” tulis salah satu pengguna media sosial. “Dia mendapatkan pekerjaan karena ayahnya, sementara desainer berbakat yang bekerja keras tidak akan pernah mendapatkan kesempatan ini,” tambah komentar lain.
Tantangan dan Masa Depan
Debut Jaden Smith di dunia mode menunjukkan betapa sulitnya membangun reputasi di industri yang sangat kompetitif. Meskipun ia memiliki latar belakang yang kuat, kritik yang muncul menunjukkan bahwa masyarakat masih skeptis terhadap kualitas karya yang dihasilkan oleh orang-orang dengan latar belakang keluarga terkenal.
Bagi Jaden, ini bisa menjadi awal dari perjalanan panjang untuk membuktikan dirinya sebagai kreatif yang layak diakui. Namun, tantangan yang dihadapi saat ini menunjukkan bahwa ia harus bekerja lebih keras lagi untuk membangun citra yang solid di dunia mode.

>

Saat ini belum ada komentar