Rizqinf21 / Wikimedia Commons – CC0
DIAGRAMKOTA.COM – Polda Metro Jaya kembali melakukan rotasi internal di jajaran perwira tinggi dengan melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) tiga posisi strategis. Upacara sertijab digelar di Aula Lantai 2 Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat (6/11/2026), dan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto.
Perubahan jabatan ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum ibu kota.
Jabatan Irwasda Berpindah dari Brigjen Sri Satyatma ke Kombes Rifki
Posisi Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Metro Jaya secara resmi diserahterimakan dari Brigjen Pol. Sri Satyatma kepada Kombes Pol. Rifki. Jabatan ini sangat penting karena menangani fungsi pengawasan internal guna memastikan proses operasional kepolisian berjalan sesuai aturan, transparan, dan bebas dari praktik korupsi atau penyimpangan.
Kombes Rifki diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan integritas tinggi, serta mampu mengidentifikasi potensi risiko sebelum menjadi masalah besar bagi institusi.
Brigjen Ade Ary Syam Indradi Resmi Menjadi Kepala Biro Operasi
Salah satu perubahan paling menonjol adalah bergantinya jabatan Kepala Biro Operasi (Karoops) dari Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar ke Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi. Sebagai Karoops, ia memiliki tanggung jawab utama atas koordinasi, pengendalian, dan pelaksanaan operasional di lapangan, termasuk dalam penanganan situasi darurat, kecelakaan, hingga gangguan kamtibmas skala besar.
Brigjen Ade Ary dikenal sebagai perwira dengan rekam jejak kuat dalam manajemen operasional dan kepemimpinan tim. Ia diharapkan mampu memperkuat sistem respons cepat dan sinergi antar satuan kerja di bawah Polda Metro Jaya.
Dirintelkam Digantikan oleh Kombes Ardyansyah
Di bidang intelijen, posisi Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) kini diemban oleh Kombes Pol. Ardyansyah, menggantikan Kombes Pol. Miko Indrayana. Jabatan ini menjadi garda terdepan dalam deteksi dini ancaman keamanan, baik dari kelompok radikal, provokator, maupun aktivitas ilegal yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kombes Ardyansyah akan fokus pada penguatan jaringan intelijen, kolaborasi dengan instansi lain, serta pemanfaatan data dan teknologi untuk memprediksi potensi konflik sebelum terjadi.
Kapolda: Rotasi untuk Meningkatkan Kinerja Institusi
Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto menegaskan bahwa mutasi ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi bagian dari transformasi organisasi yang lebih komprehensif. “Kita harus terus bergerak maju. Rotasi pejabat utama ini bertujuan menciptakan dinamika baru, mendorong inovasi, dan memastikan setiap posisi diisi oleh orang yang tepat, berkompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ketiga jabatan yang diserahterimakan memiliki peran strategis: Irwasda untuk pengawasan internal, Karoops untuk pengendalian operasional, dan Dirintelkam untuk antisipasi dini ancaman. Ketiganya saling mendukung dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta.
Rotasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan moral dan semangat kerja di lingkungan Polda Metro Jaya, serta memberikan kesempatan bagi perwira muda berprestasi untuk menunjukkan kapasitasnya di level yang lebih tinggi.
Dengan dilakukannya sertijab ini, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya terhadap profesionalisme, transparansi, dan kesiapan dalam menjaga keamanan ibu kota di tengah kompleksitas tantangan zaman modern.



















