Wisatawan Asing Tertarik dengan Layanan Kereta Api Selama Libur Lebaran
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Libur Lebaran 2026 menjadi momen penting bagi sejumlah wisatawan mancanegara yang memilih menggunakan layanan kereta api sebagai transportasi selama berada di Indonesia. Khususnya di wilayah Daop 8 Surabaya, jumlah pengguna layanan ini tercatat meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur dan kualitas layanan kereta api semakin diminati oleh masyarakat luas, termasuk para pengunjung asing.
Jumlah Pengguna Layanan Kereta Api yang Meningkat
Data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menunjukkan bahwa selama masa Angkutan Lebaran 11-30 Maret 2026, sebanyak 3.508 turis asing menggunakan layanan kereta api. Angka ini mencerminkan minat yang tinggi dari wisatawan internasional terhadap moda transportasi darat yang efisien dan aman. Mayoritas pergerakan wisman ini terpusat di tiga stasiun utama, yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Malang, dan Stasiun Surabaya Pasarturi.
Faktor Pendorong Minat Wisatawan Asing
Menurut Mahendro Trang Bawono, Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, peningkatan jumlah wisatawan asing ini bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan bahwa layanan KAI diakui keandalannya, baik dari segi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu. Selain itu, konektivitas jaringan kereta yang terhubung langsung dengan pusat kota serta integrasi antarmoda menjadi nilai tambah yang mempermudah mobilitas mereka.
“Tingginya jumlah wisatawan mancanegara pada masa Angkutan Lebaran ini menunjukkan bahwa layanan KAI semakin dipercaya sebagai pilihan transportasi lintas daerah. Konektivitas jaringan kereta yang terhubung langsung dengan pusat kota dan integrasi antarmoda menjadi nilai tambah yang mempermudah mobilitas mereka,” ujar Mahendro.
Pergerakan Penumpang Secara Keseluruhan
Secara keseluruhan, arus pergerakan penumpang di Daop 8 Surabaya selama masa Angkutan Lebaran (11-31 Maret 2026) telah mencapai total 993.606 penumpang. Rinciannya, 498.466 penumpang berangkat dan 495.140 penumpang tiba di wilayah Daop 8. Angka ini menunjukkan bahwa layanan kereta api tetap menjadi pilihan utama dalam menghadapi lonjakan perjalanan selama liburan.
Penjualan Tiket yang Mencerminkan Permintaan Tinggi
Penjualan tiket kereta api jarak jauh di Daop 8 untuk keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 telah menyentuh angka 510.836 tiket, atau terserap sekitar 91 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang disediakan. Angka ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan kereta api sangat tinggi, terutama selama masa liburan.
Puncak Arus Mudik dan Balik
Puncak arus mudik tercatat pada 18 Maret 2026 dengan 30.293 penumpang. Sedangkan puncak arus balik sudah terjadi pada 24 Maret lalu dengan total layanan mencapai 57.210 penumpang. Dari data ini, terlihat bahwa penggunaan layanan kereta api tidak hanya terbatas pada keberangkatan, tetapi juga banyak dimanfaatkan untuk kembali ke kota asal setelah liburan.
Persiapan dan Strategi KAI Daop 8
Untuk menghadapi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan berbagai persiapan, seperti penambahan kereta, pengaturan jadwal, dan penguatan fasilitas di stasiun. Selain itu, pihak KAI juga memberikan diskon tiket untuk menarik lebih banyak penumpang, terutama pada masa arus balik. Dengan strategi ini, diharapkan layanan kereta api dapat tetap efisien dan nyaman bagi semua pengguna.***

>
>
>
>
Saat ini belum ada komentar