Pengalaman Fotografer yang Mengungkap Keindahan Alam Hong Kong
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Fotografer lanskap Kelvin Yuen telah menjelajahi berbagai sudut dunia, tetapi salah satu tempat yang paling menginspirasinya adalah UNESCO Global Geopark Hong Kong. Dengan pengalaman bertahun-tahun di bidang fotografi dan minat terhadap alam, Yuen menemukan bahwa kawasan ini menawarkan keunikan yang tidak ditemukan di tempat lain. Kombinasi antara bentuk-bentuk batuan heksagonal, garis pantai yang spektakuler, dan suasana alam yang tenang membuatnya merasa seperti sedang berada di “taman bermain” bagi para fotografer.
Keunikan Bentuk-Bentuk Alam di Hong Kong Geopark
Salah satu hal yang membuat Yuen tertarik adalah kolom-kolom batu volkanik heksagonal yang menjulang dari laut. Bentuk-bentuk ini sangat langka, karena sebagian besar kolom batu heksagonal di dunia berwarna hitam. Namun, di Hong Kong, mereka memiliki warna kuning pucat yang unik dan menarik. Pemandangan ini menjadi daya tarik utama bagi para fotografer yang ingin menangkap keindahan alam dalam foto.
Yuen juga menyebutkan bahwa pulau-pulau kecil seperti Bluff Island, Wang Chau, dan Basalt Island memiliki formasi karang yang menarik. Tebing curam dan busur laut di sini memberikan kesempatan untuk memotret dengan perspektif yang berbeda. Bahkan, Pulau Jin Island terlihat seperti ikan mas koki dari udara saat dipotret dengan drone. Sementara itu, tebing Bluff Island tampak seperti tangan yang sedang berdoa jika dilihat dari perahu.
Perjalanan Menjadi Fotografer Lanskap
Kelvin Yuen mulai menekuni fotografi pada usia 18 tahun ketika sepupunya memberinya kamera bekas. Awalnya, ia hanya sekadar mencoba-coba, tetapi pengalaman mendaki gunung untuk memotret hamparan awan di atas Lion Rock menjadi titik balik dalam hidupnya. Saat itu, ia menyadari bahwa Hong Kong memiliki panorama alam yang begitu spektakuler. Momen itu membuka jalan baginya untuk terus mengeksplorasi keindahan alam melalui lensa kameranya.
Sejak saat itu, Yuen terus berkembang sebagai fotografer lanskap. Ia bahkan berhasil memenangkan International Landscape Photographer of the Year Award 2020, sebuah penghargaan yang sangat berarti baginya. Penghargaan ini mendorongnya untuk lebih fokus pada aspek-aspek lain dari Hong Kong, terutama panorama alam yang belum banyak terekspos.
Tips untuk Pengunjung yang Ingin Memotret di Geopark
Bagi pengunjung yang ingin memotret di Hong Kong UNESCO Global Geopark, Yuen menyarankan untuk mengikuti tur perahu dengan pemandu. Ini akan memudahkan akses ke lokasi-lokasi yang indah tanpa harus khawatir tentang jalur atau kondisi cuaca. Selain itu, ia menyarankan membawa kamera, lensa telefoto, dan lensa sudut lebar. Lensa telefoto cocok untuk mengambil foto tekstur kolom batu heksagonal dari jarak dekat, sementara lensa sudut lebar ideal untuk foto dengan perspektif tajam dan kuat di ngarai sempit atau di samping busur laut.
Pengalaman Unik di Tengah Alam
Yuen sering menghabiskan lebih dari 10 hari dalam sebulan menjelajahi Geopark, mencari sudut baru dan menunggu momen yang tepat untuk memotret. Baginya, setiap pulau memiliki keunikan tersendiri. Ia menggambarkan pulau-pulau ini seperti tempat-tempat yang tidak ada di dunia, yang tidak disangka ada di Hong Kong.
Ia juga menyebutkan bahwa pengalaman melihat matahari terbit di tengah lautan di Geopark Hong Kong sangat istimewa. Meskipun sebagian besar warga Hong Kong tinggal di pusat kota yang sibuk, hanya dalam waktu sekitar satu jam, mereka dapat berada di pulau terpencil dan tak berpenghuni ini untuk menyaksikan matahari terbit di tengah lautan. Pengalaman ini terasa seperti kisah peri yang menawan.
Masa Depan dan Rencana Jelajah Dunia
Saat ini, Yuen sedang merencanakan perjalanan keliling dunia selama tiga bulan. Ia bersemangat untuk menerapkan teknik baru yang dipelajarinya di Geopark selama pandemi COVID-19. Memotret Geopark telah mengajarkannya teknik berimprovisasi dan menemukan sudut terbaik di berbagai lanskap dengan cepat. Ia percaya bahwa pengalaman lanskap di luar negeri tidak bisa mengungguli pengalaman menyaksikan matahari terbit di Geopark Hong Kong.***

>
>
Saat ini belum ada komentar