Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Penemuan dan Pengembalian Arca Shiva Mahadeva: Kembali ke Akar Budaya Nusantara

Penemuan dan Pengembalian Arca Shiva Mahadeva: Kembali ke Akar Budaya Nusantara

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Arca Shiva Mahadeva, salah satu benda bersejarah yang kini telah kembali ke Indonesia dari Belanda, menjadi bukti perjuangan panjang dalam upaya repatriasi warisan budaya yang hilang selama masa kolonial. Artefak ini tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga menjadi simbol perjuangan bangsa untuk mengembalikan identitas dan kebudayaan yang sempat terpisah.

Sejarah Arca Shiva Mahadeva

Arca Shiva Mahadeva dibuat dari batu andesit dengan tinggi sekitar 123 cm. Bentuknya menampilkan Dewa Shiva dalam posisi berdiri dengan empat lengan. Dua tangan di belakang memegang atribut suci seperti camara dan aksamala, sementara dua tangan depan berada dalam posisi meditatif di depan dada. Di samping figur terdapat ornamen lotus yang menunjukkan gaya seni dari periode Singasari.

Berdasarkan penelitian, arca ini diperkirakan berasal dari abad ke-13 dan dikaitkan dengan Raja Anusapati, penguasa Kerajaan Singasari yang wafat sekitar tahun 1248. Namun, asal-usul pasti dari arca masih menjadi perdebatan antara para ahli. Beberapa teori menyebut bahwa arca ini mungkin berasal dari Candi Kidal atau situs Candi Gedung Putri di Lumajang.

Jejak Kepemilikan di Belanda

Jejak kepemilikan arca Shiva di Belanda bisa ditelusuri sejak 1851 ketika artefak ini disumbangkan oleh eks kapten kapal dagang, Isaac Gerard Veening, kepada perkumpulan Natura Artis Magistra di Amsterdam. Tidak ada bukti bagaimana Veening memperoleh arca tersebut. Komisi Koleksi Kolonial Belanda akhirnya menyimpulkan bahwa arca kemungkinan besar diambil dalam konteks kolonial dan termasuk dalam kategori kehilangan kepemilikan secara paksa.

Proses Pengembalian Arca Shiva

Permintaan resmi pengembalian diajukan oleh Indonesia pada 20 September 2023. Setelah melalui penelitian mendalam, Komisi Koleksi Kolonial Belanda pada 17 Oktober 2025 merekomendasikan pengembalian tanpa syarat. Keputusan ini menjadi dasar kesepakatan repatriasi antara kedua negara.

Berikut adalah garis waktu utama dalam proses pemulangan arca Shiva:

  • September 2023: Pemerintah Indonesia mengajukan permintaan resmi untuk repatriasi.
  • Februari 2024 – Februari 2025: Dilakukan penelitian mendalam terhadap asal-usul objek oleh tim ahli gabungan.
  • Oktober 2025: Komisi Belanda secara resmi menyarankan pengembalian tanpa syarat.
  • 31 Maret 2026: Penandatanganan kesepakatan penyerahan resmi dilakukan di Den Haag.
  • April 2026: Pengiriman artefak ke Indonesia dilakukan untuk diserahkan kepada Museum Nasional Indonesia.

Peran Penting dalam Upaya Repatriasi

Proses ini tidak hanya menjadi kemenangan bagi Indonesia dalam upaya mengembalikan warisan budaya, tetapi juga menjadi contoh penting dalam diplomasi internasional. Selain Arca Shiva, Belanda juga mengembalikan Prasasti Damalung dan sebuah Alquran koleksi Wereldmuseum Rotterdam yang didapat tentara Belanda saat terjadi penjarahan di rumah Teuku Umar.

Komentar dari Narasumber

Menurut narasumber dari Kementerian Kebudayaan RI, “Pengembalian arca ini merupakan langkah penting dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia. Ini juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk mengembalikan warisan yang hilang selama masa kolonial.”

Selain itu, narasumber lain menyatakan bahwa “proses ini membutuhkan kerja sama yang sangat baik antara Indonesia dan Belanda. Kami berharap ini menjadi awal dari banyak upaya serupa di masa depan.”

Kembalinya Arca Shiva Mahadeva ke Indonesia merupakan momen penting dalam sejarah repatriasi warisan budaya. Ini tidak hanya menjadi simbol perjuangan bangsa untuk mengembalikan identitasnya, tetapi juga menjadi contoh nyata dari diplomasi dan kerja sama internasional dalam menjaga kekayaan budaya global.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Royalti Musik Jadi Polemik, Sopir dan Pengusaha Bus Mengaku Dirugikan

    Royalti Musik Jadi Polemik, Sopir dan Pengusaha Bus Mengaku Dirugikan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Adanya aturan mengenai pembayaran royalti musik yang dikeluarkan oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) kini menuai banyak tanggapan dari berbagai pihak. Jika sebelumnya aturan ini ramai diperbincangkan karena berdampak pada rumah makan dan kafe, kini para sopir bus pun mulai merasakan dampaknya secara langsung. Salah satu sopir bus, Joko, mengaku sangat kecewa dengan […]

  • Azhar Kahfi Gerindra Surabaya DPRD Surabaya Satgas Kampung Pancasila vandalisme Surabaya

    DPRD Surabaya Desak Sekda Baru Tuntaskan Polemik Pembatasan Jumlah KK

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 233
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, mendesak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya yang baru dilantik, Lilik Arijanto, segera menuntaskan persoalan pembatasan jumlah Kartu Keluarga (KK) di Kota Pahlawan. Kebijakan ini dinilai banyak merugikan warga, khususnya yang tinggal di kawasan padat penduduk. “Saya minta Sekda baru untuk segera menyelesaikan masalah ini. Banyak warga […]

  • Polres Sumenep Ungkap Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah, Kerugian Capai Rp 2,1 Miliar

    Polres Sumenep Ungkap Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah, Kerugian Capai Rp 2,1 Miliar

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 347
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Sumenep Polda Jatim mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang melibatkan biro perjalanan. Tersangka berinisial AMB kini telah ditahan setelah diduga menipu 60 calon jemaah umrah Masjid Al-Falah dengan total kerugian dari para korban mencapai Rp 2,1 miliar. Kapolres Sumenep Akbp Rivanda.,S.I.K, menyatakan bahwa tersangka AMB diduga berpura-pura sebagai penyelenggara […]

  • Aksi Solidaritas di Taman Apsari: Bendera Palestina Membentang 30 Meter

    Aksi Solidaritas di Taman Apsari: Bendera Palestina Membentang 30 Meter

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Minggu (7/7/2024), suasana di Taman Apsari, Surabaya, berubah menjadi lebih semarak. Sekelompok aktivis menggelar aksi solidaritas dengan membentangkan bendera Palestina sepanjang 30 meter di sekitar patung Gubernur Suryo. Aksi ini menarik perhatian banyak warga yang sedang beraktivitas di taman. Bendera besar tersebut dibentangkan dari kaki patung Gubernur Suryo hingga ke area tengah taman, […]

  • Langgar Perda, Pemkot Surabaya Tertibkan Utilitas Kabel FO dan Tiang Provider di Kawasan Jalan  Adityawarman

    Langgar Perda, Pemkot Surabaya Tertibkan Utilitas Kabel FO dan Tiang Provider di Kawasan Jalan  Adityawarman

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gencar melakukan penertiban utilitas kabel fiber optik (FO) hingga tiang provider. Kali ini, Pemkot melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) hingga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya melakukan penertiban utilitas di kawasan Jalan Adityawarman pada Senin (23/2/2026).  Kepala Bidang (Kabid) […]

  • Pemkot Surabaya Berikan Penghargaan

    Pemkot Surabaya Berikan Penghargaan Kepada 26 Perusahaan yang Peduli Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya memberikan apresiasi kepada 26 pelaku usaha yang dinilai patuh dalam menjalankan kebijakan lingkungan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen mereka dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mematuhi regulasi yang berlaku. Acara penganugerahan digelar di Graha Sawunggaling, dengan hadirnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Tanggung Jawab Moral bagi Generasi Mendatang Wali […]

expand_less