Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Sapa Penonton, ‘Pelangi di Mars’ Bawa Misi Besar untuk Film Anak Indonesia

Sapa Penonton, ‘Pelangi di Mars’ Bawa Misi Besar untuk Film Anak Indonesia

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month 39 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Minimnya produksi film anak di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian serius di industri perfilman.

Di tengah dominasi film remaja dan dewasa, kehadiran Mahakarya Pictures menggelar roadshow “Pelangi di Mars” di sejumlah kota di Jawa hadir sebagai angin segar yang mencoba menghidupkan kembali semangat film ramah anak di Tanah Air.

Roadshow berlangsung di tiga kota, yakni Surabaya (CGV BG Junction), Semarang (DP Mall), dan Yogyakarta (Empire XXI). Dalam kegiatan ini, penonton tidak hanya menikmati film di bioskop, tetapi juga berkesempatan bertemu langsung dengan para cast dan kru.

Hadir dalam rangkaian tersebut di antaranya Messi Gusti sebagai pemeran Pelangi, Bimoky sebagai pengisi suara karakter Batik, Vanya Rivani sebagai voice dan body actor Kimchi, serta produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava.

Suasana hangat terlihat dari interaksi antara para cast dan penonton, khususnya anak-anak yang menunjukkan antusiasme tinggi usai menyaksikan film. Karakter robot seperti Kimchi, Batik, dan Sulil menjadi favorit, sekaligus memperkuat pesan persahabatan yang diangkat dalam cerita.

Bimoky, pengisi suara Batik, menyampaikan harapannya kepada penonton anak-anak. “Seperti Batik yang selalu menjaga Pelangi, semoga teman-teman juga selalu setia kawan dan menjaga sahabat-sahabat kalian,” ujarnya.
Sementara itu, sutradara Upie Guava menjelaskan bahwa Pelangi di Mars lahir dari kebutuhan akan film anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun imajinasi dan mimpi.

“Kami merasa Indonesia masih kurang film anak yang menginspirasi. Kami ingin anak-anak punya mimpi, ingin jadi astronot, saintis, dan menjelajah dunia,” ujarnya.
Film ini mengambil latar masa depan tahun 2100, ketika bumi menghadapi krisis lingkungan. Tokoh Pelangi diceritakan memimpin misi ke Mars untuk mencari solusi bagi bumi, dengan dukungan robot dari berbagai latar.

Menurut Upie, pendekatan science fiction dipilih sebagai cara untuk menumbuhkan visi masa depan pada anak-anak. “Kami ingin anak-anak percaya bahwa Indonesia juga bisa menjadi bagian dari cerita besar tentang masa depan,” tambahnya.

Dari sisi produksi, film ini menghadirkan pendekatan yang berbeda dengan penggunaan teknologi Extended Reality (XR), serta melibatkan voice actor dan body actor secara menyeluruh dalam proses kreatif.

Messi Gusti mengungkapkan tantangan saat menjalani proses syuting. “Aku harus membayangkan robotnya ada di depan atau di sampingku, jadi imajinasi harus kuat,” katanya.

Bimoky menambahkan bahwa keterlibatan voice actor dan body actor menjadi salah satu hal baru dalam industri perfilman Indonesia.

“Film ini membuka mata bahwa Indonesia punya banyak talenta kreatif lain yang selama ini belum banyak diangkat,” ujarnya.

Sementara Vanya Rivani yang memerankan karakter Kimchi mengaku tidak mengalami kesulitan berarti dalam proses pengisian suara.

“Karena aku suka nonton drama Korea, jadi basic-nya sudah ada. Tantangannya tidak terlalu ada, justru prosesnya menyenangkan dan aku senang bisa dipercaya di proyek ini,” ujarnya.

Produser Dendi Reynando menilai film anak masih menjadi segmen yang belum banyak digarap di Indonesia. Melalui film ini, pihaknya ingin menghadirkan alternatif tontonan sekaligus memperkuat ekosistem film keluarga.

“Film anak itu masih sangat kurang. Kami ingin anak-anak punya ruang di sinema, sekaligus menghadirkan cerita yang bisa membangun imajinasi mereka,” ujarnya.

Dengan rangkaian roadshow ini, Mahakarya Pictures berharap Pelangi di Mars tidak hanya menjadi tontonan keluarga selama Lebaran, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mendorong perkembangan film anak dan industri kreatif nasional yang lebih beragam. (*)l

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Ponorogo: Strategi yang Menjanjikan

    Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Ponorogo: Strategi yang Menjanjikan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencatatkan penurunan signifikan pada Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dalam evaluasi pembangunan kesehatan terbaru. Capaian positif ini menjadi landasan strategis untuk memperkuat layanan kesehatan dasar sebagai prioritas utama pada tahun anggaran 2026. Data yang Menggembirakan Data Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa kasus AKI di Bumi Reog turun […]

  • Ombudsman NTT

    Ombudsman NTT Tingkatkan Focal Point untuk Penyelesaian Pengaduan Publik Cepat dan Tuntas

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat perannya sebagai pihak pertama dalam pengawasan layanan publik melalui penandatanganan kesepakatan bersamafocal pointjaringan pengawasan pelayanan publik. Kegiatan penting ini diadakan di Hotel Harper Kupang, Senin, 15 Desember 2025, sebagai bagian dari dukungan terhadap visi besar Indonesia Emas 2045. Tindakan ini sesuai dengan arah […]

  • Pemkot Surabaya melakukan peremajaan pohon untuk menghadapi cuaca buruk.

    Cuaca Ekstrem di Jawa Timur: Penyebab dan Dampak Angin Kencang yang Mengguncang Wilayah

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir menimbulkan berbagai dampak, termasuk kerusakan infrastruktur dan gangguan transportasi. Peristiwa ini telah menjadi perhatian masyarakat dan instansi terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda. Faktor Pemicu Angin Kencang Menurut prakirawan BMKG Juanda, Restina Wardhani, angin kencang yang melanda Jawa […]

  • Antusias Puluhan Anak Ikut Khitan Massal Gratis Polres Pacitan di Hari Bhayangkara ke – 79

    Antusias Puluhan Anak Ikut Khitan Massal Gratis Polres Pacitan di Hari Bhayangkara ke – 79

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gedung Graha Bhayangkara Polres Pacitan Polda Jatim terasa berbeda pada Rabu, (25/06) pagi. Bukan karena sirine atau apel pasukan, melainkan tawa canggung anak-anak berpadu pelukan hangat dari orang tua yang tampak penuh haru. Di tempat itulah, sebanyak 58 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Polres Pacitan Polda […]

  • Mensos Sampaikan Tiga Mandat Prioritas di Jawa Timur

    Mensos Sampaikan Tiga Mandat Prioritas di Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Tiga Fokus Utama Pemerintah dalam Mengatasi Kemiskinan di Indonesia DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah terus berupaya untuk mengurangi angka kemiskinan dengan menetapkan beberapa prioritas utama. Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan tiga mandat yang harus segera ditindaklanjuti. Ketiga hal ini mencakup pemutakhiran data sosial ekonomi nasional, pengembangan […]

  • Lima Tahun Laporan Tidak Ditindak Lanjuti Justru di Tersangkakan, Kuasa Hukum Nuryadin Lapor Mabes Polri

    Lima Tahun Laporan Tidak Ditindak Lanjuti Justru di Tersangkakan, Kuasa Hukum Nuryadin Lapor Mabes Polri

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lima Tahun Laporan Tidak Ditindak Lanjuti Oleh Polresta Kota Bandar Lampung, Justru korban penipuan sebesar 500 Juta diduga ditersangkakan dengan tuduhan memberikan keterangan palsu diduga kuat juga pihak Darusalam bisa terbebas dari hutang serta jeratan hukum, Kuasa Hukum Hi.Nuryadin,SH Lapor ke Provam Mabes Polri. Selain itu pihak kuasa hukum Nuryadin juga sudah 3 […]

expand_less