Ramadan 2026, Forwan Surabaya Peduli Lansia di Panti Werda Hargo Dedali
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 12 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Forum Wartawan (Forwan) Surabaya menyalurkan bantuan sosial kepada Panti Werda Hargo Dedali, Rabu (4/3/2026)(dk)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Forum Wartawan (Forwan) Surabaya menyalurkan bantuan sosial kepada Panti Werda Hargo Dedali, Rabu (4/3/2026), dalam rangka kegiatan Ramadan 2026.
Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000, 60 kilogram beras, paket biskuit, serta berbagai kebutuhan operasional panti lainnya dengan total nilai sekitar Rp2.000.000.
Donasi tersebut diterima langsung oleh pengelola panti untuk mendukung kebutuhan harian dan operasional penghuni yang saat ini berjumlah sekitar 30 lanjut usia (lansia).
Momentum Ramadan Perkuat Solidaritas Sosial
Ketua Pelaksana kegiatan, Indra Setiawan, mengatakan aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian komunitas wartawan terhadap masyarakat, khususnya para lansia yang tinggal di panti.
“Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial. Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan para penghuni panti,” ujar Indra.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap kelompok lansia di Surabaya perlu terus diperkuat, baik oleh keluarga, masyarakat, maupun komunitas sosial.
Data BPS: Lansia Surabaya Capai 363 Ribu Jiwa
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya tahun 2024 yang dirilis awal 2025, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas di Surabaya mencapai lebih dari 363.282 jiwa.
Rinciannya meliputi:
- Usia 60–64 tahun: 131.626 jiwa
- Usia 65–69 tahun: 100.586 jiwa
- Usia 70–74 tahun: 64.973 jiwa
- Usia 75 tahun ke atas: 66.097 jiwa
“Jumlah lansia yang cukup besar ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kelompok usia lanjut perlu terus diperkuat,” kata Indra.
Apresiasi dari Pengelola Panti
Ketua Yayasan Panti Werda Hargodadali, Endang Sinar Giyanti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Forwan Surabaya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan operasional sekaligus memberi semangat bagi para penghuni panti.
Endang menjelaskan, para lansia di panti rutin mengikuti berbagai kegiatan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, seperti senam ringan setiap hari serta penyuluhan kesehatan dari mahasiswa yang menjalankan program pengabdian masyarakat.
Kegiatan Rohani Multikepercayaan
Selain aktivitas fisik, panti juga menyediakan pembinaan rohani yang disesuaikan dengan latar belakang agama penghuni.
“Di sini penghuninya berasal dari berbagai agama, seperti Islam, Kristen Protestan, Konghucu, dan Buddha. Karena itu kegiatan rohani juga menyesuaikan, ada pengajian, kegiatan gereja, serta aktivitas seperti yoga untuk menjaga kebugaran,” ujar Endang.
Ia menambahkan, panti tersebut bersifat nasional dan terbuka bagi lansia dari berbagai daerah. Namun terdapat persyaratan administratif, termasuk kepemilikan KTP Surabaya, guna memudahkan pengurusan layanan kesehatan dan administrasi lainnya.
“Kalau ada lansia dari luar kota atau luar pulau tetap kami terima, tetapi salah satu syaratnya memiliki KTP Surabaya. Hal ini untuk memudahkan pengurusan administrasi jika suatu saat ada kebutuhan layanan kesehatan atau hal lainnya,” pungkasnya.***

>
>
>
