Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Konsistensi dalam Menentukan Awal dan Akhir Ramadhan 1447 H

Konsistensi dalam Menentukan Awal dan Akhir Ramadhan 1447 H

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menegaskan pentingnya konsistensi dalam menetapkan awal dan akhir bulan Ramadhan berdasarkan kriteria yang telah disepakati. Hal ini dilakukan untuk memastikan kepastian dan keadilan dalam penghitungan waktu ibadah umat Islam.

Kriteria Imkanur Rukyah yang Masih Belum Terpenuhi

Data hisab dari Lembaga Falakiyah PBNU, Kementerian Agama, dan BMKG menunjukkan bahwa posisi hilal pada 29 Ramadhan 1447 H/19 Maret 2026 M belum memenuhi kriteria imkanur rukyah. Kriteria tersebut meliputi tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Di beberapa wilayah seperti Sabang Aceh, meskipun tinggi hilal mencapai lebih dari 3 derajat, elongasi hilal masih di bawah ambang batas yang ditetapkan. Sementara itu, di Merauke, tinggi hilal hanya sekitar 0,8 derajat dengan elongasi 4,6 derajat, jauh di bawah standar yang diperlukan.

Keberatan terhadap Upaya Perubahan Kriteria

PBNU menyatakan kekhawatiran terhadap upaya perubahan kriteria imkanur rukyah, termasuk usaha untuk mengubah nilai elongasi menjadi 6 derajat. Kiai KH Sarmidi Husna, Katib Syuriyah PBNU, menilai bahwa perubahan ini bisa mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap proses penentuan awal dan akhir Ramadhan.

Selain itu, ada indikasi adanya upaya untuk mengulangi metode yang digunakan pada rukyah awal Ramadhan 1446 H, yaitu dengan mengirimkan tim rukyah dari Jawa ke Aceh agar dapat “melihat” hilal meskipun data hisab menunjukkan bahwa kondisi tidak memungkinkan.

Penolakan atas Hasil Rukyah yang Tidak Valid

PBNU menegaskan bahwa jika lima metode falak qath’iy yang berbeda menunjukkan bahwa hilal tidak mungkin terlihat, maka kesaksian rukyatul hilal harus ditolak. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas dan kepercayaan terhadap sistem penentuan waktu ibadah.

Kiai Sirril Wafa, Ketua LF PBNU, menekankan bahwa hasil rapat sinkronisasi oleh Kemenag menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 M. Posisi hilal yang dihimpun seluruhnya menunjukkan angka di bawah kriteria yang disepakati.

Pentingnya Sikap Ihtiyath dalam Penentuan Waktu Ibadah

PBNU menyarankan kepada pemangku kebijakan untuk mengedepankan sikap ihtiyath atau kehati-hatian dalam menentukan waktu-waktu ibadah syar’iyyah. Pengotakan angka atau manipulasi data untuk kepentingan tertentu dapat berpotensi menyebabkan ketergelinciran dalam bentuk ucapan maupun tindakan.

Rekomendasi untuk Mengistimalkan Ramadhan

PBNU juga menekankan bahwa Ramadhan 1447 H harus diistikmalkan, yakni digenapkan menjadi 30 hari hingga Jumat, 20 Maret 2026 M. Selain itu, para masyayikh di PBNU yang memegang mandat diminta tetap komitmen untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 M.

Hasil Halaqah Nasional PBNU bidang keagamaan menunjukkan bahwa jika hasil hisab Falakiyah menunjukkan posisi hilal belum imkan rukyat, sementara ada pihak yang mengaku melihat hilal, maka pengakuan ini ditolak.

PBNU memohon kepada Kementerian Agama untuk tetap konsisten pada kriteria MABIMS dan Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026. Dengan demikian, keputusan tentang awal dan akhir Ramadhan akan lebih transparan, adil, dan dapat dipercaya oleh seluruh masyarakat.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manly Wharf, Sydney kini memiliki pabrik bir berkapasitas 700 orang dan tempat hiburan musik langsung

    Manly Wharf, Sydney kini memiliki pabrik bir berkapasitas 700 orang dan tempat hiburan musik langsung

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Manly Wharf kini menjadi pusat aktivitas baru yang menarik perhatian warga sekitar dan pengunjung. Setelah diambil alih oleh Artemus Group pada April 2024, kawasan ini terus berkembang dengan berbagai inovasi. Salah satu yang paling mencolok adalah pembukaan Felons Barrel Room, sebuah tempat yang menggabungkan microbrewery dan venue musik live. Pengalaman Baru di Manly Wharf […]

  • Live Score Korea Open 2025 Semifinal: Alwi Hadapi Sang Idola, Jonatan Christie! Rebut Tiket Final

    Live Score Korea Open 2025 Semifinal: Alwi Hadapi Sang Idola, Jonatan Christie! Rebut Tiket Final

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Babak Semifinal Korea Open 2025 Super 500: Lima Wakil Indonesia Berjuang untuk Final DIAGRAMKOTA.COM – Turnamen Korea Open 2025 Super 500 kini memasuki babak semifinal yang akan digelar hari ini, Sabtu, 27 September 2025, di Gimnasium Suwon, Korea Selatan. Lima wakil Indonesia akan turun bertanding dalam laga-laga penting yang akan menentukan siapa yang berhak melangkah ke […]

  • Langkah Tak Terbendung: Lilik Hendarwati Jawab Aspirasi Lewat Aksi

    Langkah Tak Terbendung: Lilik Hendarwati Jawab Aspirasi Lewat Aksi

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Di tengah hiruk-pikuk politik dan ketidakpastian ekonomi, Lilik Hendarwati, Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKS, menunjukkan bahwa kepercayaan rakyat bukan sekadar simbol di atas kertas. Dalam agenda reses masa sidang II tahun 2025 di Kota Surabaya, ia kembali membuktikan bahwa keberpihakan pada rakyat harus diwujudkan dalam tindakan nyata.(08/07/25) Tak ingin menjadikan reses […]

  • Ditpolairud Polda Jatim Siagakan Tim SAR dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

    Ditpolairud Polda Jatim Siagakan Tim SAR dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 266
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya Dalam rangka memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2025, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur menyiapkan personel yang akan berjaga selama 24 jam. Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025, Ditpolairud Polda Jatim juga menyiagakan Tim Search and Rescue (SAR) guna mengantisipasi potensi cuaca […]

  • Perubahan Terkini dalam Tingkat Kepemilikan Rumah

    Perubahan Terkini dalam Tingkat Kepemilikan Rumah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tingkat suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) di pasar Indonesia mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Angka ini menunjukkan tren yang menarik, terutama setelah laporan penjualan ritel yang tidak memuaskan. Penurunan ini mencatatkan angka terbesar dalam satu hari sejak 0,15% pada 9 Januari, dengan rata-rata tingkat suku bunga tetap 30 tahun turun […]

  • sahroni police line UIN Suska Riau, Mahasiswa

    Sahroni dan Empat Keluarga Tewas Tertimbun

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 243
    • 0Komentar

      Penemuan Jenazah Keluarga di Indramayu Diduga Korban Pembunuhan DIAGRAMKOTA.COM – Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait penemuan lima jenazah sekeluarga yang ditemukan dalam satu liang di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu. Dugaan kuat mengarah pada tindakan pembunuhan sebagai penyebab kematian para korban. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa laporan resmi dari Polres Indramayu […]

expand_less