Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kegagalan Berulang Italia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kegagalan Berulang Italia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kekalahan Italia dalam pertandingan playoff melawan Bosnia dan Herzegovina menjadi bukti bahwa negara yang pernah memenangkan Piala Dunia empat kali ini semakin kesulitan untuk kembali tampil di ajang paling bergengsi dunia. Kali ini, kegagalan tersebut terjadi lewat adu penalti, sebuah momen yang sering menjadi momok bagi tim nasional Italia.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Asim Ferhatović Hase, Sarajevo, menunjukkan performa luar biasa dari tim tuan rumah. Meski sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Moise Kean pada babak pertama, Bosnia dan Herzegovina mampu bangkit dan menciptakan banyak peluang. Mereka bahkan unggul dalam jumlah tembakan selama 90 menit, dengan rasio 11-2 dibandingkan Italia.

Namun, meskipun memiliki dominasi atas bola, Bosnia dan Herzegovina gagal memanfaatkan peluang-peluang tersebut. Gol penyama kedudukan baru tercipta pada menit ke-79 melalui Haris Tabakovic. Setelah itu, pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan karena skor imbang 1-1.

Adu penalti menjadi momen krusial. Bosnia dan Herzegovina berhasil mengonversi semua tendangan mereka, sementara Italia hanya mampu memasukkan dua dari empat eksekusi. Hasil ini membuat tim asuhan Sergej Barbarez meraih tiket ke Piala Dunia 2026, sementara Italia kembali merasakan kekecewaan yang sudah menjadi rutinitas.

Table of Contents

Perjalanan Panjang Kegagalan Italia

Ini adalah kali ketiga dalam lima edisi terakhir Piala Dunia bahwa Italia gagal lolos. Sebelumnya, mereka juga tidak bisa tampil di Piala Dunia 2018 setelah kalah dari Swedia dalam babak playoff. Tahun 2022, kegagalan berulang terjadi lagi saat kalah dari Makedonia Utara.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia, Carlo Tavecchio, pernah menyebut kegagalan 2018 sebagai “apokaliptik” dan kemudian mengundurkan diri. Kini, situasi ini menjadi hal yang biasa bagi para penggemar sepak bola Italia. Dalam wawancara, pelatih Italia Gennaro Gattuso menyampaikan rasa malu dan penyesalan atas kegagalan ini.

“Sulit untuk dicerna,” ujar Gattuso. Ia mengakui bahwa pemainnya telah berjuang keras, tetapi kegagalan ini menjadi yang kelima kalinya dalam sejarah timnas Italia. “Saya secara pribadi meminta maaf atas kegagalan ini,” tambahnya.

Performa Tim Bosnia dan Herzegovina

Bosnia dan Herzegovina menunjukkan semangat yang luar biasa selama pertandingan. Mereka mampu mengendalikan permainan dan menciptakan banyak peluang. Bahkan, sebelum kalah jumlah pemain akibat kartu merah Alessandro Bastoni, mereka sudah unggul dalam jumlah tembakan.

Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, memberikan komentar lucu sebelum pertandingan. Ia berkata bahwa jika timnya mencetak gol lebih dulu, mereka mungkin akan “mengunci bus” untuk menjaga keunggulan. Namun, setelah kebobolan, mereka justru semakin agresif dan menyerang tanpa henti.

Dari segi strategi, pelatih Italia Gattuso mencoba mengubah formasi setelah kehilangan satu pemain. Ia memasukkan bek tambahan dan mengganti striker. Namun, perubahan ini tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan.

Kehilangan Kesempatan Emas

Salah satu momen penting dalam pertandingan terjadi ketika Moise Kean melewatkan kesempatan emas pada menit ke-60. Ia berhasil mencuri bola dari lawan dan langsung melepaskan tembakan, tetapi bola melebar. Keputusan ini menjadi salah satu faktor krusial dalam kekalahan Italia.

Selain itu, Italia juga gagal memaksimalkan peluang yang ada. Pemain seperti Edin Dzeko dan lainnya sering menciptakan peluang, tetapi gagal memasukkan bola ke gawang. Di babak tambahan, kelelahan tampak mulai menggerogoti stamina pemain.

Penghargaan untuk Tim Bosnia dan Herzegovina

Sebaliknya, tim Bosnia dan Herzegovina layak mendapatkan apresiasi atas performa mereka. Mereka mampu memperlihatkan semangat juang yang tinggi dan kemampuan teknis yang baik. Meski sempat tertinggal, mereka tetap percaya diri dan akhirnya sukses dalam adu penalti.

Para penggemar Bosnia dan Herzegovina bersorak riang saat timnya memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Mereka menikmati momen ini dengan penuh kebahagiaan, sementara para pendukung Italia harus menerima kenyataan pahit.

Kesimpulan

Kegagalan Italia di kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa negara ini membutuhkan perubahan besar-besaran dalam sistem sepak bolanya. Dari segi manajemen hingga pembinaan pemain, banyak hal yang perlu diperbaiki agar bisa kembali bersaing di level internasional.

Di sisi lain, Bosnia dan Herzegovina menunjukkan bahwa mereka siap untuk tampil di panggung dunia. Mereka telah membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi tim besar dan meraih hasil positif. Ini menjadi awal yang baik bagi mereka di Piala Dunia 2026.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanit Binmas Polsek Krembung Tinjau Ketahanan Pangan di Tanaman Bawang Merah Desa Lemujut

    Kanit Binmas Polsek Krembung Tinjau Ketahanan Pangan di Tanaman Bawang Merah Desa Lemujut

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Kanit Binmas Polsek Krembung, Aiptu Adin, bersama petani bawang merah setempat, Bapak Prayit, melakukan peninjauan langsung ke lahan pertanian bawang merah di Desa Lemujut, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (27/4/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memonitor perkembangan tanaman bawang merah sekaligus memberikan semangat dan dukungan kepada […]

  • Bersatu Pulihkan Negeri: Latsitardus 2026 Hadirkan Aksi Nyata untuk Masyarakat Aceh Tamiang

    Bersatu Pulihkan Negeri: Latsitardus 2026 Hadirkan Aksi Nyata untuk Masyarakat Aceh Tamiang

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Marzuki Ali Basyah, S.I.K., M.Si. menghadiri Upacara Pembukaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardus) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti. Upacara pembukaan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara. Kegiatan Latsitardus 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan diikuti […]

  • Kendaraan Dinas Pemkab Empat Lawang Tunggak Pajak, Bapenda Beri Peringatan

    Kendaraan Dinas Pemkab Empat Lawang Tunggak Pajak, Bapenda Beri Peringatan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banyak kendaraan dinas yang digunakan oleh instansi pemerintah daerah masih belum melunasi kewajiban pajak kendaraan bermotor (PKB). Hal ini terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), sebanyak 73 kendaraan dinas milik Pemkab Empat Lawang masih menunggak pajak hingga akhir November 2025. Jenis Kendaraan yang Tunggak […]

  • Jajaran Divhumas Polri Laksanakan Anjangsana ke Jend. Pol (Purn) Da’i Bachtiar

    Jajaran Divhumas Polri Laksanakan Anjangsana ke Jend. Pol (Purn) Da’i Bachtiar

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 236
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho melaksanakan silaturahmi dan anjangsana ke kediaman Kadivhumas Polri periode 1998 Jenderal Polisi (Purn) Tan Sri Da’i Bachtiar, P.S.M., A.O. Kegiatan ini didampingi oleh para PJU Humas Polri. Jenderal Tan Sri pun menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri saat ini. Ia mengaku bahagia dengan peningkatan […]

  • Warga Aceh Terdampak Banjir Belum Dapat Bantuan, Dedi Mulyadi Bawa Rp7 Miliar

    Warga Aceh Terdampak Banjir Belum Dapat Bantuan, Dedi Mulyadi Bawa Rp7 Miliar

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Aceh yang terkena dampak banjir kini menyampaikan keluhan karena belum menerima bantuan dari pemerintah pusat. Dedi Mulyadi segera turun tangan hingga membawa dana sebesar Rp 7 miliar. Dedi Mulyadi saat ini sedang melakukan perjalanan ke Aceh dan Sumatera guna memberikan dukungan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir serta longsor tanah. Baru-baru […]

  • Ziarah ke Makam RMT Ario Soerjo, Gubernur Khofifah: Penghormatan dan Terima Kasih untuk Pendahulu

    Ziarah ke Makam RMT Ario Soerjo, Gubernur Khofifah: Penghormatan dan Terima Kasih untuk Pendahulu

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Tradisi Ziarah Tahunan di Makam Gubernur Pertama Jawa Timur DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Minggu, 5 Oktober 2025, makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung (R.M.T.) Ario Soerjo di Jalan Salak, Kelurahan Kepolorejo, Magetan, lebih ramai dari biasanya. Kehadiran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam upacara ziarah ke makam pendahulunya menjadi bagian dari tradisi tahunan […]

expand_less