Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kasus Korupsi Pensiunan Pemkot Surabaya: Vonis 6 Tahun Penjara untuk Gratifikasi dan TPPU

Kasus Korupsi Pensiunan Pemkot Surabaya: Vonis 6 Tahun Penjara untuk Gratifikasi dan TPPU

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pengadilan Tipikor Surabaya telah menjatuhkan vonis 6 tahun penjara kepada Ganjar Siswo Pramono, seorang pensiunan pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Putusan Kasus Korupsi Pensiunan Pemkot Surabaya ini terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Peristiwa ini menarik perhatian publik karena melibatkan mantan pejabat yang dianggap memiliki akses ke sumber daya pemerintahan.

Penjelasan Mengenai Tindak Pidana yang Dilakukan

Terdakwa Ganjar Siswo Pramono dinyatakan bersalah dalam dua pelanggaran utama yaitu gratifikasi dan TPPU. Gratifika merujuk pada penerimaan manfaat atau keuntungan secara tidak sah dari pihak lain dalam rangka menjalankan tugas jabatan. Sementara itu, TPPU adalah tindakan mengubah atau menyembunyikan aset yang berasal dari tindak pidana korupsi agar tampak sah.

Dalam persidangan, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Putusan ini lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya menuntut hukuman 5 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp500 juta subsider 140 hari kurungan.

Dampak Hukuman terhadap Terdakwa dan Keluarga

Hukuman yang dijatuhkan terhadap Ganjar Siswo Pramono tidak hanya berupa pidana penjara, tetapi juga denda yang cukup besar. Selain itu, majelis hakim memerintahkan pengembalian uang sebesar Rp931.142.706,72 yang tersimpan di bank milik terdakwa. Uang tersebut dipandang sebagai hasil dari tindakan korupsi yang dilakukan.

Penasihat hukum terdakwa, Adhiguna Abdhipradhana Herwindha, menyatakan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan langkah hukum berikutnya. Ia mengungkapkan kekecewaan terhadap putusan yang lebih berat dari tuntutan jaksa. Meskipun terdakwa bersikap kooperatif selama persidangan dan mengakui kesalahan, hal ini tidak menjadi pertimbangan yang meringankan.

Perspektif Hukum dan Masyarakat

Putusan ini menunjukkan komitmen pengadilan dalam menegakkan hukum terhadap kasus korupsi. Namun, banyak pihak bertanya-tanya apakah hukuman yang diberikan sudah proporsional dengan tindakan yang dilakukan. Beberapa ahli hukum menilai bahwa hukuman harus mencerminkan tingkat kerugian negara dan dampak sosial dari tindakan tersebut.

Selain itu, kasus ini juga memicu diskusi tentang sistem pemeriksaan dan penegakan hukum di Indonesia. Banyak orang berharap agar proses hukum dapat lebih transparan dan adil, sehingga memberikan rasa keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Kasus ini menjadi contoh penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Meskipun hukuman yang diberikan tergolong berat, penting untuk memastikan bahwa setiap tindakan hukum didasarkan pada fakta dan bukti yang kuat. Dengan demikian, masyarakat akan lebih percaya pada sistem hukum yang ada dan semakin sadar akan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas jabatan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAPOLRI

    Dukungan MUI Ngawi untuk Kedudukan Polri di Bawah Presiden

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ngawi, Prof. Dr. KH. A. Halil Thahir, M.HI., memberikan dukungan penuh terhadap keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang menetapkan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden. Dukungan ini datang sebagai bentuk pengakuan atas pentingnya stabilitas dan koordinasi dalam menjaga keamanan nasional. […]

  • Anak Buron Riza Chalid, Kasus Korupsi Minyak Mentah Kasus Korupsi Minyak Mentah

    Kasus Korupsi Minyak Mentah di Indonesia: Hukuman 15 Tahun untuk Putra Taipan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus korupsi besar yang melibatkan pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di Indonesia kembali menjadi sorotan internasional. Pada Jumat (27/2/2026), seorang hakim menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada Muhammad Kerry Adrianto Riza, putra dari seorang taipan minyak ternama. Peristiwa ini menunjukkan betapa seriusnya skandal yang telah merugikan pemerintah sebesar US$17 miliar. Penyelidikan yang Melibatkan […]

  • Pemkot Matangkan Sekolah Rakyat, DPRD Surabaya Usulkan Bangun Asrama Untuk Siswa

    Pemkot Matangkan Sekolah Rakyat, DPRD Surabaya Usulkan Bangun Asrama Untuk Siswa

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemkot Surabaya memastikan kesiapan pembukaan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025/2026. Meski mengadopsi konsep dari pemerintah pusat, Pemkot Surabaya akan melakukan sejumlah modifikasi agar program ini lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Pahlawan.

  • ICN Bangkok 2024, UNESA Persembahkan Keberanian Prajurit Wengker dan Keceriaan Lerok

    ICN Bangkok 2024, UNESA Persembahkan Keberanian Prajurit Wengker dan Keceriaan Lerok

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 264
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pusat Unggulan dan Iptek (PUI) Seni Budaya Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menjadi sorotan dalam ajang Indonesian Cultural Nights (ICN) yang digelar pada Minggu malam, 15 September 2024, di Bangkok. Acara ini merupakan kesempatan kedua bagi UNESA untuk berpartisipasi dalam pagelaran yang diinisiasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand. Duta Besar […]

  • Bantuan Sosial PKH dan BPNT Tahun 2026: Penerimaan dan Cara Memeriksa Status

    Bantuan Sosial PKH dan BPNT Tahun 2026: Penerimaan dan Cara Memeriksa Status

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bantuan sosial (bansos) yang disalurkan oleh pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali menjadi perhatian masyarakat. Penyaluran bansos tahap pertama untuk periode Januari-Maret 2026 telah dimulai, dengan target sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan ini dirancang untuk membantu masyarakat rentan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pendidikan, […]

  • Yaqut Cholil Qoumas KPK , Korupsi Kuota Haji

    Penyidikan Kasus Korupsi Kuota Haji: KPK Ungkap Bukti yang Menjerat Mantan Menteri Agama

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Penetapan status tersangka dan penahanan ini dilakukan setelah penyidik KPK mengumpulkan berbagai bukti yang memperkuat konstruksi perkara. Proses penyidikan ini melibatkan sejumlah saksi, dokumen, serta bukti elektronik yang saling terkait. Bukti-Bukti yang Menguatkan […]

expand_less