Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kepala Daerah dan Kompetensi Birokrasi: Tantangan yang Perlu Diperhatikan

Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kepala Daerah dan Kompetensi Birokrasi: Tantangan yang Perlu Diperhatikan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, menyoroti pentingnya kompetensi dalam pengelolaan birokrasi oleh kepala daerah. Ia menyatakan bahwa banyak dari mereka tidak memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola anggaran dan sistem pemerintahan.

“Memang ada banyak kejadian di mana Kepala Daerah terpilih tidak memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas dalam pengelolaan birokrasi dan anggaran,” ujar Deddy kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa kurangnya pemahaman sering kali memicu tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur dan etika.

Penyebab Korupsi: Niat dan Kesempatan

Deddy menjelaskan bahwa korupsi terjadi karena kombinasi antara niat pelaku dan adanya kesempatan. Menurutnya, sulit untuk memberantas korupsi jika dilakukan atas dasar keinginan pribadi yang serakah.

“Korupsi itu soal (niat) orang dan adanya kesempatan. Dari sisi orang, biasanya karena pengaruh karakter yang serakah dan atau suka jalan pintas, pengaruh lingkungan dan gaya hidup. Susah memberantas jika kejadian korupsi berasal dari kehendak pribadi,” ujarnya.

Penguatan Kapasitas ASN

Menurut Deddy, penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dan birokrasi secara keseluruhan sangat penting. Ia menekankan bahwa birokrasi yang profesional dan bersih merupakan kunci untuk meminimalisir peluang terjadinya korupsi.

“Oleh karena itulah sebenarnya dilakukan penguatan kapasitas ASN dan birokrasi melalui UU sehingga birokrasi bisa benar-benar profesional dan aman. Kendalanya kan birokrasi juga rawan dan tidak selalu bersih,” tambahnya.

Kelemahan dalam Tata Kelola

Deddy juga menyoroti kelemahan dalam tata kelola pemerintahan daerah. Ia mengatakan bahwa kelemahan tersebut sering terkait dengan pengelolaan anggaran, kewenangan, otoritas, hingga jabatan.

“Jadi berbagai penyimpangan dan korupsi itu selalu terkait dengan orang dan sistem,” jelasnya.

Peringatan bagi Kepala Daerah

Sementara itu, anggota Komisi II DPR Fraksi PKB, Muhammad Khozin, menilai banyaknya kasus hukum yang melibatkan kepala daerah harus menjadi peringatan bagi pemerintah dan seluruh kepala daerah.

“Bagi pemerintah daerah lainnya, peristiwa sejumlah kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi harus menjadi eraly warning bagi kepala daerah lainnya untuk tidak main-main dengan kewenangan yang dimiliki. Bila merasa belum yakin dengan tindakannya, jangan segan untuk konsultasi dengan Kemendagri atau lembaga penegak hukum,” ujarnya.

Pengawasan dan Pembinaan yang Lebih Baik

Menurut Khozin, kemendagri harus meningkatkan aspek pengawasan dan pembinaan kepada pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa banyaknya kepala daerah yang tertangkap bukan hanya sekedar angka kuantitatif dan peristiwa hukum biasa.

“Kemendagri harus mengaktivasi fungsi pengawasan dan pembinaan kepada Pemda. Awasi dan bina Pemda agar tidak terulang peristiwa serupa,” katanya.

Ketidaktahuan Bukan Alasan

Khozin menekankan bahwa ketidakpahaman birokrasi tidak bisa menjadi alasan bagi kepala daerah untuk menormalisasi pelanggaran hukum. Ia mengatakan bahwa seorang kepala daerah seharusnya sudah memahami tugas pokok sejak maju dalam kontestasi pilkada.

“Soal ketidaktahuan birokasi bukan jadi alasan bagi kepala daerah untuk menormalisasi pelanggaran hukum. Karena saat maju dalam kontestasi pilkada, mestinya Kepala Daerah mengetahui tugas, pokok, dan fungsi jabatan yang melekat,” tuturnya.

Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka kasus dugaan korupsi karena ikut-ikutan dalam proyek pengadaan di Pemkab Pekalongan. Fadia berdalih latar belakangnya sebagai musisi dangdut membuatnya tak paham aturan.

“Dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan, FAR menerangkan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai musisi, dia bukan seorang birokrat. Ini yang disampaikan saudari FAR dengan demikian saudari FAR tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.

Fadia juga berdalih urusan birokrasi diserahkan ke Sekda Pekalongan. Dia menyebut Fadia mengaku lebih banyak mengurusi seremonial.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Broken Strings Book Karya Aurelie Moeremans, Perkenalan dengan Konsep Child Grooming

    Broken Strings Book Karya Aurelie Moeremans, Perkenalan dengan Konsep Child Grooming

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Child grooming adalah proses yang dilakukan oleh orang dewasa untuk membangun hubungan emosional dengan anak-anak, dengan tujuan untuk memanipulasi dan mengeksploitasi mereka. Proses ini sering kali dimulai dengan memberikan perhatian khusus atau hadiah kepada korban, sehingga membuat mereka merasa istimewa. Pelaku juga biasanya mengisolasi korban dari keluarga dan teman-temannya, sehingga korban hanya memiliki pelaku […]

  • Rapat Koordinasi Yayasan Bangga Indonesia Maju (YBIM) Pembahasan Program Akhir Tahun: Bakti Sosial Yatim Dhuafa Serta Tasyakuran Launching PWIN

    Rapat Koordinasi Yayasan Bangga Indonesia Maju (YBIM) Pembahasan Program Akhir Tahun: Bakti Sosial Yatim Dhuafa Serta Tasyakuran Launching PWIN

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Yayasan Bangga Indonesia Maju (YBIM) menggelar rapat koordinasi internal guna mematangkan persiapan program akhir tahun yang akan dilaksanakan bersama Persatuan Wartawan Independen Nasional (PWIN). Rapat berlangsung di Sekretariat YBIM dan dihadiri oleh jajaran pengurus harian, bidang sosial, humas, serta perwakilan PWIN. Ketua YBIM dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan akhir tahun ini memiliki dua […]

  • HIPMI Jawa Timur Dorong Pengusaha Muda Berkembang di Rakerda ke-XVII dan Forbisda Surabaya

    HIPMI Jawa Timur Dorong Pengusaha Muda Berkembang di Rakerda ke-XVII dan Forbisda Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 182
    • 0Komentar

    HIPMI Jawa Timur Siap Gelar Rakerda dan Forbisda untuk Mendorong Pertumbuhan UMKM DIAGRAMKOTA.COM – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur akan menggelar dua agenda besar, yaitu Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-XVII dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda), yang rencananya akan berlangsung di Hotel Westin Surabaya pada 23 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkuat […]

  • Snowboard Slopestyle

    Snowboard Slopestyle Tren Olahraga Ekstrem yang Menggemparkan Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Snowboard slopestyle kini menjadi salah satu olahraga ekstrem yang menarik perhatian generasi muda di seluruh dunia. Dampaknya tidak hanya terasa di negara dengan musim salju, tetapi juga melalui siaran global dan media digital, minat terhadap snowboard juga meningkat di negara tropis seperti Indonesia. Olahraga ini semakin populer karena dinamika dan kekreatifannya yang luar biasa. […]

  • Polisi Bongkar Sindikat Balpres di Jakarta, 207 Bal Pakaian Bekas Impor Disita

    Polisi Bongkar Sindikat Balpres di Jakarta, 207 Bal Pakaian Bekas Impor Disita

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya membongkar praktik perdagangan pakaian bekas impor ilegal (balpres) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Dalam operasi ini, polisi menyita total 207 bal pakaian bekas yang diduga masuk secara ilegal. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian […]

  • Gempa Bumi Mengganggu Operasional Kereta Api di Jawa Timur

    Gempa Bumi Mengganggu Operasional Kereta Api di Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi yang terjadi pada Jumat (6/2) pukul 01.08 WIB mengguncang wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan. Peristiwa ini memicu tindakan cepat dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya untuk memastikan keselamatan penumpang dan prasarana. Langkah Penghentian Sementara Operasional Kereta Api Untuk menjamin keamanan, KAI […]

expand_less